Setiap bulan saya menggunakan jasa KA Fajar Utama, Jakarta-Jogja. Bulan lalu saya membeli air mineral 600ml dengan harga Rp.2500,- dengan petugas restorasi (yang saya tau dari CV..... (maaf saya lupa namanya CV nya)). Saya merasa harganya kok lebih mahal Rp.500,- dari pedangang asongan. Saya pikir OK lah tidak masalah mungkin memang udah dari sananya harga itu ditetapkan.
Hari ini, saya kembali menggunakan KA Fajar Utama untuk pulang ke Jogja, saya memesan kopi kapal api 1 gelas, dengan harga di kertas iklan yang dibagikan kepada penumpang seharga Rp.2500,- dan saya mendapat kembalian Rp.2000,- dari uang saya Rp.5000,- (sudah selisih Rp.500,-) dari harga iklan...dan ternyata harga air mineral di iklan tersebut Rp.2000,-. Artinya bulan lalu pun saya mendapat kerugian Rp.500,-. Cukup kecil, namun akan besar apabila dijumlah dengan penumpang lainnya. Apabila dihitung pajak, biasa kan cuman 10%, artinya tidak sampai Rp.500,-
Jadi, apakah ini bisa dikatakan penipuan?
(Maaf saya tidak bisa membawa barang buktinya, tetapi rekan-rekan yang kebetulan menggunakan jasa Fajar Utama Jakarta-Jogja bisa mendapatkan pengalaman seperti saya)
Nama & alamat ada pada redaksi
Ya... gitu deh watak orang indonesia gak punya malu......
Memang segala sesuatu yang mendatangkan uang di indonesia walaupun dinamakan haram tokh...dihalalkan juga,kasihan sebetulnya kok pada nggak ada rasa malu
to Mr. Jonathan,
gmn mau punya malu, mereka aja ga ngerti artinya malu, apalagi halal, yg mereka ngerti hanyalah "perut kenyang".