MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Hati-Hati MembeIi Barang Ke Pusat Grosir Online
Dikirim tanggal: Jumat, 04 Juli 2008

Saya ingin berbagi pengalaman dengan teman-teman sekalian, berhati-hatilah jika akan melakukan pembelian barang ke PUSAT GROSIR ONLINE http://pusatgrosir.wordpress.com yang beralamat di Surakarta Jawa Tengah. Saya memesan barang melalui Yahoo Messanger dengan pengguna yahoo id : mediatex_indonesia @yahoo.com. Saya pesan barang sesuai dengan apa yg saya lihat dan saya baca di Katalog Pusat Grosir Online, yaitu pesan Mukena Serat Lukis Kayu Bordir kode 7257 (saya tulis lengkap pada saat saya konfirmasi bahwa saya sdh transfer keuangannya untuk barang tersebut).

Namun sayang ketika barang saya terima, barang tersebut TIDAK SESUAI dengan pesanan saya. Yang saya terima mukenanya menggunakan renda bukan bordir, orang awam pun pasti tahu bedanya bordir dan renda. Saya telpon langsung dan melakukan complain bahwa barang yg saya terima tdk sesuai pesanan. Tapi sungguh sayang pihak pusat grosir selalu berkilah. Pihak Pusat Grosir Online melalui bapak Kusumu merasa bahwa mereka tdk salah mengirim barang. Saya katakan bahwa gambar yg ada di katalog menggunakan bordir dan jelas-jelas disitu tertulis bordir bukan renda. Setelah kami berbicara banyak, pihak bapak Kusumo mengatakan bahwa dia akan melakukan pengecekan terlebih dahulu dan akan memberitahu saya.

Kemudian saya dapat konfirmasi bahwa barang yg menggunakan bordir sdh tdk diproduksi lagi dan sudah diganti dengan produk yg mereka kirim (menggunakan renda). Kalau memang sudah tidak diproduksi kenapa pada saat saya pesan tidak diberitahu bahwa barang sudah tidak diproduksi, atau jika memang mendadak kenapa pada saat barang akan dikirim tdk memberitahu saya terlebih dahulu. Akhirnya karena saya merasa dipermainkan/ditipu, saya minta uang kembali dan saya akan mengembalikan barangnya. Dan saya bersedia menanggung biaya pengiriman kembali, asalkan uang saya kembali.

Tapi sungguh mengecewakan, solusi yg diberikan tdk adil padahal kesalahan jelas-jelas bukan dari saya. Pihak pusat grosir online memberikan kompensasi potongan Rp. 5.000,00 / pieces barang yg saya pesan dan dianggap sebagai deposit. Saya keberatan karena di tempat lain dengan barang yg sama persis (entahlah, menurut pihak pusat grosir katanya beda di kain) jauh lebih murah, selisih Rp. 25.000,00/pieces nya. Saya minta uang kembali bukan karena saya membandingkan di tempat lain barang yg sama harganya jauh lebih murah, tapi karena saya benar-benar sangat kecewa merasa ditipu.

Pihak pusat grosir online berkilah macam-macam dan akhirnya mereka memberikan konfirmasi bahwa mereka akan mengembalikan uang kompensasi Rp. 5.000.00/pieces + uang pengganti pengiriman barang sebesar Rp. 30.000.00. Saya tetap tdk mau terima, karena saya ingin uang kembali (tdk apa2 uang pengiriman sebesar 30.000.00 tdk diganti dan biaya pengiriman barang kembali ke pihak Pusat Grosir Online dari saya).

Tapi sungguh sayang belum sempat saya sampaikan setuju atau tidak, tiba2 dalam waktu cepat saya sudah dikirim sms lagi bahwa mereka sudah mentransfer uang kompensasi tersebut. Saya kecewa lagi, kenapa seolah-olah mereka tdk mau tahu kekecewaan kami, mungkin buat mereka yg penting urusan mereka beres tidak perduli kita setuju atau tidak. Sangat tidak masuk di akal ketika jumlah kompensasi 50 ribu mereka menjadikan uang tersebut sebagai deposit dan ketika mereka tambah 30 ribu mereka cepat-cepat mentrasfer tanpa menungu kesepakatan kedua belah fihak. Padahal jika kami mau bertindak seperti itu bisa saja sejak awal kami langsung mengirimkan kembali barang tanpa melakukan konfirmasi.

Akhirnya Suami saya menelpon bapak kusumo tapi mereka tetap berkilah. Akhirnya mereka bilang bahwa mereka mengirim barang sesuai dengan invoice. Sungguh disayangkan berarti mereka memanfaatkan ketidak telitian pembeli (dlm invoice tertulis mukena serat kayu saja). Saya akui saya tidak teliti karena saya merasa sudah pesan sesuai dengan apa yg saya inginkan, tapi mungkin saya lupa bahwa TIDAK SEMUA orang itu JUJUR. Perlu diketahui bahwa invoice yang digunakan untuk berkilah itu pun menurut saya tdk resmi karena invoicenya tidak ditandatangani dan tidak di cap.

Yah saya ambil hikmahnya saja, kejadian ini saya jadikan pelajaran. Dan saya himbau sekali lagi kepada teman-teman semua, agar BERHATI-HATI membeli barang di PUSAT GROSIR ONLINE, agar tidak tertipu seperti saya. Oh iya perlu saya tambahkan, bahwa catalog yg saya jadikan pegangan untuk melakukan pemesanan barang, sampai tulisan ini dibuat (1 Juli 2008) BELUM diperbaiki lagi alias belum di up date lagi, padahal bilangnya siiiiih mereka mau cek situs nya.

Remi Nurhayati
Jl. Pluto Utara 2 No. 1 Margahayu Raya
Bandung


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 2 komentar


  1. untung suharto | Pesan | Kamis, 03 Juli 2008

    wah,....hati2 untuk membeli barang secara online saya juga pernah tertipu saat beli barang di www.tokobagus.com disitu banyak sekali pencoleng,penipu,penjahat yang berkedok sebagai penjual barang.ini tips cara beli aman "ada barang baru ada uang".

  2. sarah | Pesan | Jumat, 04 Juli 2008

    sayang sekali ya, lagi-lagi kejadian yang tipikal banget indonesia. Kenapa sih kita kalo bisnis ga bisa jujur-jujur aja? Ga yang niru-niru orang luar telemarketing, ga yang niru-niru jual kartu diskon, ga yang niru bisnis online, semua ngibul icon_redface

    tiru juga dong profesionalisme mereka dalam menjalankan bisnis-bisnis seperti ini!

    Jangan hal yang baik dibikin jadi buruk! Bisnis online, telemarketing, itu kan maksudnya untuk sama-sama untung, bukan? Pengusaha ga perlu sewa toko, misalnya. Pembeli ga perlu keluar rumah.

    Ini kok sepertinya diartikan sebagai peluang besar untuk nipu??

    Sayang sekali, bisnis online mestinya kasi peluang besar untuk industri kecil di daerah-daerah menjangkau bahkan pasar luar negeri. Kalo yang dekat aja mau ditipu, apalagi yang jauh, kali ya?

    Malu sedikit, uda indonesia dikenal sebagai tukang bajak ulung, juga pernah pembayaran kartu kredit dari indonesia ga mau diterima, beberapa situs dengan huruf kapital merah bilang "ga mau shipping ke indonesia", masa sekarang mau ditambahin lagi? Apa mau pasar internasional juga mulai kasi peringatan, jangan beli dari website indonesia karena peluang besar anda akan ditipu??

    ya ampun... icon_rolleyes hoi, behave!

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya