Perkenalkan saya Deni, seorang pelanggan Giant yang merasa dicurangi. Lima menit yang lalu saya belanja di Giant Supermarket Jatibening Bekasi sejumlah Rp 15.025,00. Saya menyerahkan uang sebesar Rp 20.000,00. Saya terkaget-kaget karena uang kembalian yang seharusnya Rp 4.975,00 tetapi hanya dikembalikan Rp 4.900,00. Ini berarti Giant secara sadar telah mengambil uang saya sebesar Rp 75,00. Hebat yah...
Jumlah tersebut sangat kecil, namun jika begitu banyak pengunjung giant mendapatkan perlakuan yang sama (pembulatan ke atas), tentu jumlahnya akan menjadi signifikan. Menurut saya bukan masalah besar atau kecil, yang jelas pihak Giant telah melakukan sistem jual beli yang tidak fair / curang. Kalau tidak yakin bisa memberikan kembalian dalam bentuk receh, lebih baik Giant membulatkan semua harga barangnya.
Sempat terbersit untuk mempersalahkan masalah ini lebih lanjut dengan pihak Giant, tapi saya khawatir justru akan menjadi masalah bagi kasirnya.
Deni
Jatibening - Bekasi
0812 139 8371
Pak Deni...biasanya mah dikasih permen...sekarang malah dipacok itu kembalian....dasar memang mau seenaknya aja
Itung itungnya sih begini, anggaplah 75 rupiah /transaksi x 300 orang/hari (perkiraan yang entah kebanyakan atau sedikit, ga' tau
) x 30hari = 675.000,- (dibulatkan saja jadi 700.000,- rupiah
)
lumayanlah untuk biaya cleaning service...!
Sebaiknya, asosiasi pengusaha/ritail membuat aturan/kesepakatan bersama bahwa harga terendah adalah sesuai dengan uang terkecil yang berlaku secara de facto. Jadi bila saat ini uang terkecil yang masih berlaku di masyarakat adalah Rp100,- maka harga terkecil suatu barang/jasa adalah segitu. Bila nanti menjadi Rp500,- yang beredar di masyarakat, ya dijadikan harga nominal/terkecil suatu barang/jasa. Begitu seterusnya, sampai Rp1.000,- dst.
Luama-luama, ntar kaya' Turki,ya. Naik bis bayar-nya jutaan, sedangkan gaji tukang ratusan juta. Alias, nilai/harga instrinsik uang terus melambung; karena inflasi dsb. Beli mobil/motor harganya milyaran. Bila udah gitu, harus dipotong tuh 0-nya. Jaman p.Karno pernah ada pemotongan uang,kan? Dari Rp1.000,- menjadi Rp1,- karena inflasi gila-gilaan. Ops, hanya referensi ajah!