MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Pemerasan Ala RS Mitra Kemayoran
Dikirim tanggal: Senin, 02 Juni 2008

Pada hr Sabtu 24 Mei'08, dengan bekal surat pengantar dari Dokter Specialis THT saya membawa anak saya ke RS Mitra Kemayoran untuk difisioterapy karena ada sinusitis. Dalam surat pengantar tersebut sudah jelas ditulis, bahwa anak saya sinusitis perlu di sinar (UKG) sebanyak 6 kali dan juga ada foto rontgennya.
Tetapi oleh petugas Fisioterapy RS Mitra Kemayoran saya diharuskan ke Dokter Fisioterapy nya dulu, jadi tidak boleh langsung disinar walaupun sudah membawa surat pengantar dari Dokter Spesialisa THT.

Alasan petugas Fisioterapy bahwa, yang berkuasa di bagian Fisioterapy adalah Dokter Fisioterapy jadi setiap tindakan yang harus dilakukan dibagian tersebut harus mendapatkan ijin dari Dokter Fisioterapy nya.

Akhirnya saya membawa anak saya menghadap Dokter Fisioterapy nya, ternyata yang dilakukan dokter tersebut hanya mendukung saran Dokter THT. Saran2 yang diberikan juga sama dengan Dokter THT, kira hanya 5 menit kurang hanya bincang2 sebentar. Betapa kagetnya saya ketika diberikan tagihannya mau tau brp? Rp. 115ribu hanya untuk berbincang2 ringan tanpa ada resep atau diagnosis apapun.

Seharusnya apabila pasien sudah membawa surat dari Dokter Specialis, pihak RS tidak perlu mengharuskan pasien untuk ke Dokter Fisioterapy lagi. Kecuali apabila pasien langsung datang ke bagian Fisioterapy tanpa ada surat rekomendasi Dokter lain maka dianjurkan untuk berobat ke Dokter Fisioterapy. Itu namanya peraturan yang adil dan bijaksana.

Total2 hari itu saya menghabiskan biaya dobel untuk Dokter THT dan Dokter Fisioterapy, menyesakkan sekali. Untuk Dokter THT saja 170 rb plus Dokter Fosioterapy 115 rb coba hitung berapa saya harus membayar untuk satu hari saja (belum obat dan rontgen ).

Oh iya, parkir mobil di RS Mitra Kemayoran juga banyak pungutannya, didepan gerbang sudah bayar, eh didalam ada lagi petugas2 nya yang memaksa minta uang parkir lagi.

Betapa mudahnya Rumah Sakit memeras orang sakit, buat saja peraturan2 seenaknya.

Cecilia Suryadi
Jl. Alamanda 1 A2/32. Sunter Mas
Jakarta 14350


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 2 komentar


  1. P.N Jonathan | Pesan | Minggu, 01 Juni 2008

    Itulah Jakarta...semakin hari semakin buas sampai alamnyapun sdh tidak bersahabat dengan penduduk icon_mad

  2. marsuni | Pesan | Senin, 02 Juni 2008

    Sebenarnya sebelum Artikel yg ini sy sdh mau koment ttg RS-RS matre di artikel sebelumnya (kemarin)..! krn saya ga bs ngomong apa lagi.

    disini saya cuma bisa bilang jika saya betul-betul mengomentari artikel ini, nanti pasti akan kasar..! krn pasti nama-nama binatang untuk dokter-dokter itu akan saya sebutkan semua.

    Rumah sakit lagi

    Rumah sakit lagi..!

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya