Hallo, semua. Mungkin bagi yang belum pernah main game online, hal seperti ini tidak terlalu masalah, tapi bagi orang yang hobi dan serius bermain game, terutama game online, hal ini sangat mengganggu.
Kejadiannya tanggal 17 Mei 2008, sore hari (kurang tau persisnya jam berapa), terjadi gangguan di salah server game RF Online (Rising Force online = www.rf-online.web.id) , yaitu server Lunar.
Bug tersebut memungkinkan player menjual barangnya dan mendapat uang game, lalu logout dan ketika login lagi, barang masih ada dan uangnya pun tetap ada.
Akhirnya, bug tersebut di manfaatkan oleh sebagian player untuk mencetak uang sehingga 1 player bisa mendapatkan lebih dari 200 milyar duit game. Sekedar info, dalam keadaan normal, orang yang megang 100 juta duit game sudah terbilang kaya.
Dan bukan itu saja, barang-barang yang ada di fasilitas lelang game tersebut langsung diborong habis dengan duit hasil bug tersebut. Akhirnya, sesuai dengan hukum ekonomi, harga barang menjadi hancur (sistem ekonomi dalam game tersebut mirip dengan sistem ekonomi dunia nyata), inflasi melambung tinggi. Contohnya, harga barang yang tadinya hanya 4 juta melambung jadi 40 -50 juta. Bahkan ada barang yang harga normal 30 juta menjadi 500 juta - 1 milyar (anda bisa bayangkan kalau dunia nyata, itu akan seperti apa). Dalam sekejap, muncul player-player 'dewa dadakan'.
Karena bug ini adalah kesalahan sistem game yang dibawahi Lyto, maka seharusnya, Lyto meng-offlinekan server-nya dengan segera, merollback semua kembali ke sebelum bug terjadi dan memberikan sedikit kompensasi (entah berupa duit game, atau experience tambahan). Tapi, itu tidak dilakukan, entah kenapa Lyto tidak mengambil tindakan apapun. Game menjadi kacau dan banyak player pensiun.
Banyak player server tersebut sudah berusaha meminta Lyto untuk merollback seperti sedia kala. Ada yang langsung datang, telepon, lewat email, mengumpulkan petisi, dsb. Tapi itu tidak digubris sama sekali. Lyto sama sekali tidak melakukan apapun. Tidak merollback, tidak menghukum, tidak berusaha menstabilkan harga barang, tidak ada!!
Game online juga punya komunitas sendiri, sama seperti chatting atau forum online atau komunitas arisan di dunia nyata. Game online juga membutuhkan duit yang tidak sedikit.
Meski judulnya free to play, tapi secara langsung dan tidak langsung, player digiring untuk membeli voucher mereka. Tidak sedikit yang sudah mengeluarkan duit hingga jutaan, menghabiskan waktu untuk bermain game ini, tapi Lyto sama sekali tidak menghormati para player tersebut karena berpikir 'its just a game'.
Menurut saya, it's not just a game, it's a business, a (supposed to be) professional business. And not an ordinary business, it's a community. Banyak dari kami yang mengeluarkan duit banyak dan secara berkala. Jadi, sebagai konsumen, kami seharusnya layak mendapatkan perlakuan yang tepat. Kami bermain bukan hanya untuk iseng, tapi kami mencari komunitas, sama seperti orang-orang posting di forum online, atau mengikuti kegiatan arisan RT. Dan komunitas tersebut hancur sekarang
Selama ini, game tersebut sering banyak bug dan cheater. Kadang, dalam sehari, server game bisa off (disconnect) lebih dari 5 kali dalam sehari. Anda bisa bayangkan, bagaimana rasanya jika situs / forum kesayangan anda off lebih dari 5 kali sehari? Tapi kami tetap bisa menerima kekurangan game tersebut karena ini adalah komunitas sosial bagi kami. Tetapi kejadian ini adalah puncak dari kecacatan game tersebut dan Lyto sama sekali tidak melakukan apa-apa!
Sekarang, orang-orang yang tidak ikut ngebug (sekarang, bug tersebut tidak bisa) dan player pemula hanya bisa merana karena harga barang tersebut sudah diluar jangkauan mereka. Dan player-player yang selama ini bekerja keras dan mengeluarkan uang tidak sedikit untuk membangun karakter mereka hanya bisa gigit jari melihat 'dewa dadakan'. Komunitas RF Lunar menjadi rusak
Lyto mempublish beberapa game online, RF Online, Seal, Ragnarok Online, Getamped dan (sebentar lagi) Perfect World.
Jika anda orang yang hobi game, jangan coba-coba bermain game Lyto. Publisher tersebut sangat tidak bertanggung jawab dan hanya berpikiran untuk menyerap uang anda. Jika anda mempunyai anak berumur SD sampai kuliah, hati-hati dan awasi anak anda. Siapa tau, anak anda sudah membuang duit dan waktu sedemikian banyak hanya demi game online dari Lyto tersebut.
Mungkin bahkan duit yang seharusnya bukan untuk game online (misalnya, uang sekolah/kuliah). Dan hati-hati saja, siapa tau anak anda membolos hanya demi main game online tersebut.
Ini adalah petisi online untuk game tersebut.
http://www.petitiononline.com/RFOIC1/petition.html
Mohon bagi anda yang setuju dengan pendapat saya, bisa mengisi-nya barang sejenak
Terima kasih
Raden Danur Darwindo Nursetyo
Kemanggisan, Jakarta Barat
Jakarta
Saya juga main tuh, Ragnarok, tp dah lama gak main lagi.. gak ada duit..
Anyway, menurut saya, kalau gak senang yah gak usah main ya, gak ada yg paksain kok.
Katanya mau diperbaiki bbp hari ini *Lytonya msh mikirin caranya kali he he... sdmnya kurang he he
Seharusnya emang di rollback, terlepas itu dr hanya sekedar game atau bukan, bisa menimbulkan polemik soalnya. Mungkin tidak semua org yg berfikiran spt mbak nani (maaf ya mbak), tp kl ada gamerz yg sudah terpengaruh bahkan addict itu merupakan maslah besar, dan kewajiban Lyto sbg publisher untuk meluruskan hal tersebut, krn kl ditinggal fans nya yg rugi lyto sendiri.
Sekedar fakta pembanding, saya sudah 8 thn bermain game online MUME (Multi Users Of Middle Earth) walau gak terlalu aktif, game ini hanya berupa telnet yg menampilkan tulisan bukan gambar (Mud Client),saduran penuh (full original) dr buku J.R.R Tolkien
"Lord Of The Ring", playernya banyak banget gak kei itung, gratis, krn server diadakan hasil sumbangan dr playernya, yg gak nyumbang juga lebih banyak
. Biasa di semua game pst ad abug nya, untuk case diatas, salah seorang administrator (mereka ikutan online juga ngawasin), biasanya berperan sebagai Maia/Valar (kl pgn tau, baca aja bukunya
) akan segera menginvestigasi bug yg di laporkan playernya, kl benar maka akan di rollback, kl salah maka player akan mendapat hukuman, macem2 hukumannya, bisa sampai delete account, begitu juga apabila ada player yg berbuat onar. Jadi hal tsb membuat keseimbangan terjadi di Middle Earth, maaf, krn Mas Raden juga membandingkan dunia RF mirip dunia nyata. Nah apabila dunia nya sudah berimbang, yg enak kan playernya, dan yg untung ya publishernya.
@Tommie: buset dah, 8 thn main yg sama?? saya setahun aja dah bosen...
@Mbak Nani,
Mbak kalau tidak hobi sulit berkomentar yg bisa kami terima. Bukannya ga hargain lho, tapi ini kan kita pikir secara logisnya aja deh
Lagipula untuk kasus Den Danur ini memang secara garis besar LYTO secara technical menutup mata untuk masalah2 seperti ini contoh saja seperti Bot dari RO lalu bukan hanya kasus LYTO, JaSpace, dan semua game2 MMORPG sebenarnya ada banyak kasus kecurangan yg pada intinya "memanfaatkan kelemahan pengurusan Bug" Jadi kalau boleh bilang "begitulah publisher indo" tidak peduli mao seberapa binasanya bug game mereka tak peduli asal konsumen selalu membeli voucher dan memperbanyak kurir voucher yang notabene menguras duit konsumen walaupun sebenarnya banyak bbrp konsumen tidak menginginkan hal tersebut
Mudah-mudahan bug-nya sudah dibetulkan
Saya sih tidak terlalu banyak berharap pada semacam servis gratis seperti ini, karena walaupun komunitas open source bilang "everything is and should be free," komunitas bisnis lain mikirnya. "The hell with freebie, yang penting aku dapat untung."
So, saya sendiri walaupun main RF (dan suka), tapi saya tidak pernah mengeluarkan sepeser pun untuk beli voucher-nya. Kenapa? Well, karena dia bilang "gratis bermain selamanya," jadi untuk apa beli voucher? Walaupun memang barang-barang yang bisa dibeli via Item Mall (untuk tidak main RF: ada toko sendiri, mata uangnya dibeli menggunakan voucher) cukup menggiurkan, tapi toh saya bisa survive sampai level 43 menjelang 44 (dari maksimal 55) tanpa beli voucher sama sekali
walaupun memang waktu yang diperlukan jauh lebih lama dari pemain lama, tapi tidak masalah. Toh waktu itu juga dimanfaatkan untuk bantu-bantu pemain lain (terutama yang masih baru)
Kembali ke... topik
Saya tahu kesabaran ada batasnya (dan kesabaran pemain RF sekarang ini sedang berat-beratnya diuji), tapi coba saja bersabar. Di server saya sekarang, Comet (dan saya kira di server lain sama saja), sedang marak cheat ASPD (saya sendiri bukan penganut paham cheater jadi saya tidak tahu cheat apa itu) dan cheat menyelam, belum lagi tipe-tipe cheat yang lain. Memang banyak yang nggrundhel (baca: ngomel) seperti Anda, termasuk saya juga. Tidak ada tanda-tanda tapi tiba-tiba mati sendiri. Lapor GM percuma, gak ditanggapi. Telpon percuma. Belum lagi ada event server baru Orion, jadi server lain terabaikan. Banyak yang ngomel.
Tapi, saya cukup kagum lah dengan semangat pemain yang lain (di server saya). Sudah tahu banyak cheater, bangsa saya masih semangat ikut war, walaupun berkali-kali harus ditebus dengan kekalahan ataupun kurangnya poin yang signifikan (silakan bayangkan kehilangan 21.000 CP hanya dalam 3x PK; sori kalau terlalu teknis untuk non-pemain RF). Tapi mereka belum kehilangan semangat. Satu perkataan yang saya ingat dari salah satu dewan: manusia jangan sampai mau kalah dengan mesin.
So, kesimpulan saya, hidup ini sendiri sudah susah, jangan lah ditambah susah lagi. Kalau memang bug itu masih ada, solusinya ya... enjoy aja
Kalau kantong kesabarannya sudah meletus, hmmm... Take it or leave it. Pensiun bisa jadi alternatif