MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Sakit Hati dan Kecewa, Pelayanan XL (PT.Exelcomindo Pratama)
Dikirim tanggal: Jumat, 16 Mei 2008

Kami pelanggan Internet PT.BUYASA untuk akses internet flat via GPRS pra bayar dengan nomor 08190410xxxx, Produk powerclick ini dikeluarkan oleh PT Buyasa bekerja sama dengan PT Exelcomindo Pratama (operator GSM XL). Sejak Bulan Pebruari menggunakan XL Unlimited , kami telah dihadapkan dengan sejumlah persoalan antara lain:

Pertama, dari bulan Pebruari XL sering mengalami Idle atau disconnect dan kadang Internetnya lambat sekali. Kedua sejak 3 Mei 2008 sampai sekarang tgl 8 Mei 2008, kartu internet saya telah terblokir, padahal kami selaku konsumen telah membayar terus tanpa ada keterlambatan. Saya sempat menelepon ke XL katanya ada tunggakan pembayaran.

Kemudian saya minta keterangan dari PT Buyasa, katanya Pihak BUYASA sendiri telah membayarkan semua tagihan ke XL dan saya cek memang benar telah melakukan transfer ke pihak XL dan sudah di emailkan bukti transfer tersebut ke pihak XL, tapi sampai sekarang pihak XL belum ada tanggapan sama sekali. Jadi Apakah Begini Operator Besar Seperti XL Bekerja?

Jadi kalo saya lihat XL telah melakukan kesalahan besar :

1. Tidak memberitahu kepada user (konsumen) akan adanya pemblokiran ini, harusnya ada peringatan, sehingga konsumen bisa mengerti masalah yang akan dihadapi (internet saya ini kan utk Kerja bukan utk main2).

2. Kami telah dirugikan 6 hari tidak bisa menggunakan Internet tanpa ada kejelasan kompensasi atau permintaan maaf khususnya dari XL. Mohon Jawaban Yang Pasti Dari Xl (Pt.Exelcomindo Pratama).

Naryama Alif
Pogung Dalangan B2/34
Jogjakarta


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 1 komentar


  1. marsuni | Pesan | Jumat, 16 Mei 2008

    XL itu Operator yang *****...! krn ga bisa bertanggung jawab....! (tidak menanggapi keluhan)

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya