MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Tarif IM3 Membingungkan
Dikirim tanggal: Jumat, 16 Mei 2008

Tarif kartu IM3 akhir-akhir ini membingungkan saya. Dulu sewaktu nelpon tarif kartu IM3 untuk 30 menit sekitar Rp.1.350, namun akhir-akhir ini untuk telepon kurang dari 30 menit pulsa yang terpotong lebih dari Rp.1.350.

Apakah tarif 0,000000001/detik tidak berlaku lagi? Mohon penjelasan para pembaca yang tahu.

Terima kasih,

Andrey
Kupang


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 5 komentar


  1. William Cahyadi | Pesan | Jumat, 16 Mei 2008

    Andrey...

    Saya heran, yang membingungkan itu IM3 atau Anda yang tidak paham perhitungan tarif IM3 ???

    Perhitungan Tarifnya memang begitu mas....

    Biaya hanya dikenakan 90 detik pertama, abis itu 0,0000000000...1 (Nol koma Sejuta Nol Satu) rupiah per detik. Jadi Telpon 2 menit or Seharian ya bayarnya Rp. 1.350,-

    Mudah2an gak bingung lagi ya..... icon_cool

  2. suryo | Pesan | Senin, 19 Mei 2008

    untuk pak William Cahyadi ... icon_lol

    sudah pernah pake nelpon pake m3 ga?

    sudah ngerasain baru tlp 10 minit trus mati sendiri ga?

    jng terlalu bangga dng 0,0000000000...1 (Nol koma Sejuta Nol Satu) rupiah per detik. liat kenyataanya bos...tlp ga sampai 30 menit wae dah mati sendiri..kalau di ulang lagi..bayar lagi..bayar lagi..

    jd ga ngaruh tuh kalau taripnya sampai 0,00000000000000000000000000000...1 icon_redface

  3. Tommie Draven | Pesan | Senin, 19 Mei 2008

    lah p suryo, emang ada telp murah yg menggunakan itungan waktu tp gak putus ditengah jalan ?? mau dunk pa icon_biggrin

  4. suryo | Pesan | Selasa, 20 Mei 2008

    saya pakai 3 (three.) saya puas banget.. tlp ga putus2 murah lagi....pulsa tinggal 260 rupiah wae bisa tlp sampai lemes.. icon_biggrin

  5. Tommie Draven | Pesan | Selasa, 20 Mei 2008

    P Suryo .. itu untuk ke seluruh operator atau sesama saja? kl ke semua operator murah saya mau pa, tp kl sesama, wah saya gak punya relasi gy pakai 3

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya