MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Marketing Kredit Berburu Materai
Dikirim tanggal: Kamis, 01 Mei 2008

Pada tanggal 25 April 2008 saya ditelepon oleh seseorang marketing KTA alias Kredit Tanpa Agunan, dari sebuah Bank Swasta. Sebenarnya saya sudah curiga dengan gaya bicara marketing ini yang seolah-olah saya pasti akan diberikan kredit, padahal saya belum pernah mengajukan kredit seperti itu ke bank manapun.

Pembicaraan ditelepon Si Marketing menanyakan beberapa data dan berjanji akan mengirim kurir untuk mengantarkan form yang harus diisi, si Marketing juga minta kita menyiapkan 2 buah materai enam ribu rupiah untuk setiap perjanjian kredit pada satu Bank.

Kemudian kurir yang datang membawa Form aplikasi dari dua Bank swasta. Setelah form saya isi kemudian saya serahkan ke Si Kurir, ehhhh Si Kurir minta saya menyerahkan 4 buah materai 6000 rupiah dengan komposisi 2 buah materai untuk tiap Bank, katanya untuk nanti penanda-tanganan perjanjian kredit. Saya pikir "Belum tentu juga Kredit saya disetujui...! kenapa kurir ini ngotot minta materai...? Saya katakan "Kalau nanti berkas saya sudah diperiksa, dan saya layak mendapat kredit, baru saya akan tanda-tangan semua perjanjian dengan Materai. Kan ini juga baru survey ke rumah dan saya tidak tahu dari mana asal-usul orang ini...?. Kemudian si kurir dengan marah dan kesal pergi meninggalkan saya.

Saat ini banyak berkeliaran Marketing Agen dari berbagai Bank yang meminta Fotocopy KTP, Fotocopy Kartu Kredit, ataupun Billing tagihan, dan menjanjikan kita untuk mendapat fasilitas bermacam-macam kredit. Dengan cara mengiming-imingi calon korban maka si korban merasa tidak apa-apa dengan memberikan beberapa buah Materai dengan harapan "Pasti akan mendapat Kredit..." Waspadalahhhh....... ini modus operandi baru....!!!

Barenz
JL. Sindanglaya 21
Bandung


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 3 komentar


  1. Iwan Nusantara | Pesan | Minggu, 04 Mei 2008

    Hmmmm...may be YES!! may be NO!! WASPADALAH!! icon_smile

  2. Abdul Haris | Pesan | Senin, 05 Mei 2008

    Nanti sama mereka dijual lagi tuh materai. Lumayan kan. Kalau mau, materainya ditempel (dilem) dulu di dokumen terus kita tanda tangan di atas materai tsb. Dengan demikian tuh materai dah ga bisa dipake lagi. Dijual juga ga bakalan laku.

  3. marsuni | Pesan | Kamis, 08 Mei 2008

    SAMBIL NYELAM MINUM AIRLAH katanya...! MUNGKIN MEMANG MEREKA HOBBY MENCURI karena sudah kebiasaan....! Waspadalah...waspadalah...!

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya