Mulanya kami sekeluarga ingin hidup mandiri terpisah dari orang tua, karena kami sudah mempunyai 2 orang anak. kemudian Saya mulai akad kredit tanggal 5 Pebruari 2008 melalui KPR bersubsidi Bank BTN dengan , dan dijanjikan listrik akan masuk satu bulan kemudian dan saya menyetujuinya. Tapi kenyataannya sampai sekarang (22 April 2008) listrik belum juga masuk-masuk.
Saya sudah tanyakan ke Perumnas dan di suruh menghubungi pihak PLN, dari pihak PLN menyuruh saya minta penjelasanya ke pihak Perumnas karena masalah jaringan (Tiang Listrik) tanggung jawab pihak Perumnas sedangkan PLN hanya memasangkan kabel ke Rumah.
Saya minta kejelasan waktunya tetapi pihak Developer Perumnas tidak bisa menjanjikan, padahal sudah hampir 3 bulan. Saya takut sebelum rumah itu kami tinggal terjadi kerusakan-kerusakan walaupun pihak Perumnas akan memperbaikinya masalahnya kami sudah ingin menempati rumah tersebut sejak awal dan setoran KPR sudah berjalan sejak bulan Maret 2008.
Warnoto
Jl. Letnan Sutejo No. 49 Rt/RW 04/01
Kel. margadadi Kab/Kec. Indramayu
Indramayu
Memang betul pemasangan listrik (termasuk jaringannya) sekarang menjadi beban pelanggan. Kemungkinan besar kontraktor sudah tidak dapat keuntungan lagi karena anggaran pada waktu bangunan dibangun jauh dibawah anggaran saat ini.
Pihak BTN tidak dapat disalahkan karena setelah akad kredit berarti nasabah sudah menyetujui kondisi rumah yang ada.
Salam.