Dalam surat ini saya ingin memberitahukan secara tegas kepada setiap pengelola mini market atau sejenisnya agar lebih selektif dalam hal pemasukan dan pengeluaran barang. Hari ini saya sebagai konsumen merasa sangat dirugikan, karena membeli barang yang ternyata sudah kadaluarsa.
Hari ini saya membeli 3 buah yoghurt aktivia di salah satu mini market di Dermaga, Bogor dengan maksud supaya memperlancar pencernaan. Namun, yang saya dapat malah sebaliknya, setelah saya memakan 1, saya baru sadar bahwa yoghurt yang saya makan sudah kadaluarsa. Dalam kemasan tertera tanggal 16 april 2008 padahal sekarang tanggal 19 april 2008. Kemudian saya konfirmasi dengan pihak mini market, tapi apa jawaban yang saya dapat??? " kita ga tau kalo barang ada barang yang kadaluarsa, kita kan ga mungkin mengecek satu satu barang disini karena terlalu banyak " kata salah satu karyawan. Dan kemudian dengan gampangnya hanya mengganti yogurt yang saya beli dengan yogurt yang belum kadaluarsa.
Kalo semua kejadian serupa hanya diselesaikan dengan cara demikian, bagaimana rasa tanggung jawab mereka terhadap konsumen. Kalo kejadian ini tidak sampai menjadi hal yang serius mungkin tidak terlalu menjadi masalah, namun kalo sebaliknya?? Apa yang mereka bisa pertanmggung jawabkan terhadap konsumen?
Seharusnya sebagai pengelola sebuah mini market seperti itu tidak boleh hanya " profit orientied " dengan mengabaikan keselamatan konsumen.
Rahmawan Setiaji
Asrama mahasiswa UI
Depok
Pembeli khususnya untuk bahan makanan dan obat obatan memang harus teliti melihat tanggal kadaluwarsa tersebut.Bila ternyata dalan kemasan tidak dicantumkan lebih baik tinggalkan dan ganti yang lain yang ada tanggal kadaluwarsanya.Mungkin ditempat anda membeli tidak mempunyai komputer yang mengelola data base sehingga makanan tersebut harus diteliti secara langsung satu persatu.
Salam.
Sebaiknya kita sebagai konsumen lebih hati hati dalam memilih dan membeli makanan dimanapun, baik dipasar atau di swalayan.
Yang perlu diperhatikan adalah komposisi makanan dan masa expired makanan itu. Jika tidak ada informasinya lebih baik anda jangan membeli.
Teguran untuk makanan yang telah kadaluarsa yang masih dijual di swalayan memang berbahaya, tetapi anda juga tidak bisa 100% menyalahkan supermarket tersebut, anda juga harus berhati hati dalam meneliti makan sebelum membeli.
Berhubung Tanggungjawab seseorang / swalayan itu terbatas. jadi sebaiknya kita jangan menuntut terlalu banyak.
Mungkin tak ?
kalo kita yang salah dan Bapak kita yang dituduh / dituntut macam-macam dengan alasan KURANG MENGAJARI anaknya ?
Ada pepatah "Sebelum Hujan Sedia Payung"
Kalo KEHUJANAN siapa yang BASAH ?
Kalo sudah BASAH yang disalahkan siapa ?
Berita TV yang kurang akurat ?
TUHAN yang menurunkan HUJAN ?
ok. Terus terang saya juga seorang pengusaha swalayan.
saya sering menerima komplain seperti Anda bahkan ada lagi yang lebih DASHYAT.
Umumnya mereka bertujuan untuk MEMERAS !!!
disini bisa diketahui kalau banyak pihak swalayan yang "males" dengan komplain konsumen yang hanya meminta "tanggungjawab" tetapi tanggungjawab seperti apa ?
Tidur semalam dengan mereka ?
Ganti rugi dalam jumlah tak terhingga ?
Atau jadikan saja "saudara" kakek, nenek, bapak, ibu, paman, bibi, atau anak kita ?
---ooo---
ada cerita tentang pembunuhan
Polisi saja bisa mengatakan,
Di posisi yang benar : Sebelum terdapat korban maka seseorang tidak bisa divonis Pembunuh.
Di posisi yang salah : Membawa Pisau saja adalah punya TEKAD membunuh.
Ada benernya...tapi apa salahnya kita teliti sebelum membeli..sekali kali jangan terlalu bergantung pada orang lain kan nggak ada salahnya.