MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Ikan Asin dengan Belatung
Dikirim tanggal: Senin, 14 April 2008

Minggu tanggal 6 April 2008 yang lalu, saya ke pasar di glodok yang berada di bawah bekas gedung city hotel yang lama, untuk mencari ikan asin jambal roti. Saya bilang sama mbaknya, tolong 1/2 kg jambal roti yang bagus karena mau dikirim keluar kota.

Dengan harga RP. 45.000/0.5kg, saya percaya mbak yang jaga/encim yang punya pasti pilihkan yang bagus. Sampai di rumah, waktu saya keluarkan dari kresek hitam, ternyata di plastik pembungkus jambal roti, banyak sekali belatungnya.

Hi saya merinding dan sekaligus marah. Saya bertekad untuk kembali ke glodok untuk complain.

Besoknya ketika saya ke pasar itu, saya minta mbaknya untuk lihat sendiri ada apa di dalam plastik yang ada di kresek hitam tsb. Walaupun belum melihat ada apa di dalam plastik tersebut, mbak yang jaga dengan tenangnya berkata, itu jambal bagus, ngga pake formalin. Kan udah dilarang pemerintah. Non mau yang jelek pakai formalin atau yang bagus dengan belatung? Wah wah wah, saya langsung ilang feeling dan minta kembali uang aja.

Tolong dong di sidak,biar yang laen juga tak dirugikan. Thanks.

Delyza Susilo
Tanah Kusir II/ 128
Jakarta Selatan


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 5 komentar


  1. P.N Jonathan | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Mbak mustinya bilang ama itu encim ikan asin "Ya mi ping a cau"....aya aya wae ngajual lauk asin aya hileud na..ontohod eta si encim icon_lol icon_lol

  2. Agung H.Susilo | Pesan | Selasa, 15 April 2008

    Lho ? mba Delyza gimana to ? Dikasih bonus malah marah ?

    icon_biggrin

  3. yoky26 | Pesan | Selasa, 15 April 2008

    Emang benar. Alasannya toko. Kalo yg pake formalin itu belatung tidak bisa hidup, lalat juga ogah nemplok. Jadi ciri-ciri tidak berformalin ya tak lain dan tak bukan ya belatung itu bisa hidup. hanya saja si penjaga toko harus bisa minta maaf dan memberi penjelasan yg lebih ramah dan elegan. pasti pembeli juga maklum. pengemasannya juga salah. kalo mau awet, si toko harus pake kemasan yg kedap udara, shgga kemungkinan kecil belatung hidup.

  4. Barce | Pesan | Senin, 21 April 2008

    -----hanya saja si penjaga toko harus bisa minta maaf dan memberi penjelasan yg lebih ramah dan elegan. pasti pembeli juga maklum-----

    walah kalo pake logika Yoki Ekantara, misalnya mas yoki makan mie baso, mie nya basi dan baksonya bau. Nah pas mas yoki komplain ke si penjual, dengan ramah penjual baso nya minta maaf seraya bilang, "nuwun sewu mas, tapi ini hebatnya mie baso-ku mas, tanpa formalin, dijamin asli!"

    Pasti mas Yoki bisa maklum.... icon_lol

  5. Nadia | Pesan | Selasa, 22 April 2008

    Pantes aja ikannya nggak ada formalin. Ikannya aja dah busuk. icon_lol icon_lol icon_lol

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya