MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Terima Kiriman Souvenir Kecil dari Luar Negeri Harus Bayar
Dikirim tanggal: Minggu, 06 April 2008

Dear All,

Sejak 2002 lalu saya berkali-kali menerima kiriman souvenir kecil dari luar negeri seperti pulpen, kaos, mug, pin, handuk, dsb namun hampir pasti kantor pos selalu mengenakan biaya untuk barang-barang tersebut. Biasanya dikenai Rp 7.000,00 untuk setiap kiriman padahal sangat sering nilai barang yang saya terima tidak sampai sejumlah itu.

Saya sudah mengadukan hal ini ke www.posindonesia.co.id dan mendapatkan jawaban bahwa Rp 7.000,00 itu dialokasikan untuk bea bungkus ulang Rp 4.000,00 dan bea lalu bea Rp 3.000,00.

Yang disebut dengan bea bungkus ulang adalah kiriman dibungkus lagi oleh kantor pos dengan plastik berlogo PT pos Indonesia, yang benar-benar tidak saya mengerti adalah mengapa hanya untuk sebuah plastik saja harganya Rp 4.000,00? Tidak masuk akal bukan?

Terus terang saya sangat-sangat keberatan dengan hal tersebut.

Hindun
Ngasem Rt 02 Rw 10 Gunungpring Muntilan
Magelang 56415


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 4 komentar


  1. Brio | Pesan | Sabtu, 05 April 2008

    Barang kiriman dari Luar Negeri di Kantor Pos dibuka dilihat isinya (terlarang atau tidak dan berharga atau tidak) kemudian dibungkus ulang beaya ini rupanya merupakan beaya minimum,untuk yang bungkusnya besar mestinya lebih mahal.Selama beaya ini memang masuk ke Perusahaan bisa dianggap wajar tetapi kalau tidak masuk perusahaan ya tidak wajar. icon_biggrin

    Memang kadang kadang kiriman dari luar negeri beaya yang kita keluarkan lebih tinggi d.p.harga barangnya (kecuali untuk barang barang yang mahal sekalian). icon_biggrin

    Salam.

  2. Citra Florenca EP | Pesan | Sabtu, 05 April 2008

    Tapi memang seperti itu. Saya pernah menerima kiriman dari Australia, dan memang ada biaya yang dikenakan sewaktu kita mengambil barang. Tidak mahal kok, cuma Rp.5000.

  3. P.N Jonathan | Pesan | Minggu, 06 April 2008

    @Mbka Hindun...itu udah udah lumrah...bukan di Indonesia aja..dinegara mana mana aja selalu dikenakan biaya untuk pengambilan barang...yang dikirim dari LN....Rp 7000,- itu biaya bungkus dan biaya bungkus ulang,masih terbilang murah...coba di UE paling murah udah 20 euro (Rp 280.000)karena biaya manusia mahal disini....jadi be cool ajalah icon_lol

  4. Nani | Pesan | Minggu, 06 April 2008

    Menurut saya, memang begitu prosedurnya, namanya juga terima barang dari luar negri, pasti ada beanya, mau itu gak ada harganya sama sekali juga tetap ada beanya..

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya