MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Asuransi Cigna Bergaya Lintah Darat
Dikirim tanggal: Sabtu, 15 Maret 2008

Saya pemegang polis Asuransi Cigna no IMKIN0000445143 untuk program MEDIKA GOLD atau proteksi rawat inap mulai tanggal 8 Desember 2005. Saya ikut asuransi lewat telemarketing. Pen-debet-an melalui KKBC yang saya miliki. Pada tanggal 14 Maret 2008 saya menghubungi CS Cigna untuk menanyakan status polis saya. Betapa kagetnya ketika Ibu Ranty mengatakan bahwa polis asuransi saya telah batal secara sepihak karena gagal pendebetan pada tanggal 8 Februari 2007.

Saya tidak pernah mendapatkan konfirmasi baik dari Cigna maupun KKBC tentang hal ini. Dengan alasan ketika di telepon ke rumah saya tidak ditempat (suatu alasan yang sangat dibuat-buat). Lalu saya tanyakan tentang surat tertulis, karena hal ini diatur dalam perjanjian polis, jawab ibu Ranty pihak Cigna sudah mengirim pada bulan April 2007, tapi saya tidak merasa menerima surat itu.

Lalu saya menanyakan status uang premi saya yang didebet sebesar Rp. 71.300/bulan (selama 14 bulan = Rp. 998.200), Ibu ranty mengatakan dengan sangat tenang bahwa uang itu "HANGUS" alias tidak bisa didebet kembali ke KKBC. Dengan alasan, ini merupakan asuransi perlindungan bukan investasi (alasan yang sungguh2 diplomatis dan memuakkan!!!). Kalau hal itu dijelaskan dari awal saya tidak akan mengikuti program "gila" ini. Padahal diperjanjian polis pasal 6 ayat 5 jelas-jelas diatur hal pengembalian tersebut.

Saya hanya berfikir apakah hal ini sudah direncanakan untuk menjebak konsumen, Tidak ada konfirmasi setelah pembatalan sepihak, penawaran lewat telemarketing yang hanya berorientasi "hit and run". Saat perpanjangan pun saya tidak sedikitpun diberitahu walau hanya sebatas performance layanan. Sungguh niat yang sangat buruk, bayangkan jika ini terjadi pada 100, 1000 konsumen atau bahkan lebih. Yang parahnya lagi konsumen yang memasuki masa tahun ke-2 maka premi pada tahun pertama hangus dan kita hanya mendapat proteksi yang sama sepanjang kita membayar. Jadi andai saya ikut hingga tahun ke-5, saya menjadi donatur/dermawan yang menghidupi karyawan cigna sebesar Rp. 3.992.800 (998.200 x 4). Belum lagi kalo diinvestasikan oleh cigna. Lintah Darat mungkin yang pantas untuk cigna, selamat anda telah berhasil membohongi para konsumen anda.

Mulai detik ini saya tidak akan lagi menggunakan asuransi produk cigna, bahkan akan saya rekomendasikan kepada teman, relasi dan keluarga besar saya untuk tidak menggunakan asuransi cigna, jika sudah terlanjur segera batalkan. Untuk yang belum menjadi korban, hati-hatilah Cigna selalu menawarkan produknya melalui kartu kredit, terakhir dengan Kartu Kredit BCA (promosi bulan Maret di tagihan BCA).

Saya akan mempelajari dari segi hukum tentang kasus ini, jika ada kemungkinan untuk menuntut secara hukum, akan saya tuntut sampai kemanapun. Ini penipuan dan tidak bisa dibiarkan. Pesan saya untuk karyawan cigna "cari uanglah dengan cara yang halal bukan dengan menjadi lintah darat yang berkedok asuransi...karma suatu hal yang pasti!!!"

Tri Winanto
Jatipadang VI No 44 - Jakarta Selatan


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 8 komentar


  1. Thomas Aquino | Pesan | Jumat, 14 Maret 2008

    Nah ini asuransi juga aneh...daku di halo-halo dari nih asuransi,katanya daku punya CC di sebuah bank...padahal seumur-umur cuman pake kartu debit n gak punya CC sebiji pun..hehehe

  2. zulmalina | Pesan | Sabtu, 15 Maret 2008

    Satu korban lagi telah jatuh...gimana nih pertanggungjawaban bank2 yang dengan leluasa memberikan data nasabah ke asuransi cigna? Halo2 BCA, Bank Niaga .....?!!!!!! icon_redface

  3. Citra Florenca EP | Pesan | Sabtu, 15 Maret 2008

    Wah-wah gawat! Pokoknya say no to telemarketing lah, say no to credit card juga. Pelajari terus, Pak, jangan dibiarkan. Apalagi kalau peraturan tentang pengembaliannya, itu akan lebih memojokkan mereka. Saya doakan agar berjalan lancar.

    Salam.

  4. P.N Jonathan | Pesan | Minggu, 16 Maret 2008

    Kalau cara seperti ini,ini bukan lintah darat tapi pencuri mengatas namakan perusahaan yang managernya bernama Ibu Ranty atau biar keren sedikit jadi Mrs Ranty....selain itu kok bisa seh Bank kasih data data nasabahnya ke pihak ke tiga...dasar amateurs icon_evil

  5. Nani | Pesan | Minggu, 16 Maret 2008

    Wah, beneran nih! Soalnya saya tiap bulan juga didebet sama nih asuransi cigna

  6. Intan Annette | Pesan | Senin, 24 Maret 2008

    Artinya sekarang bapak Tri harus hati2 memilih asuransi.Memang ada asuransi yang satu tahun hangus jadi hanya perlindungan jiwa,seperti meninggal karena kecelakaan atau sakit.Jika asuransi bapak tersebut memiliki investasi (seperti unit link) biasanya ada nilai tunainya dan bisa diambil.Saran saya jika ingin memiliki atau membeli asuransi lebih baik langsung diperusahaan asuransinya jangan melalui bank.di perusahaan asuransi jika kita mendebet dari KK atau rek ada aturan dan hukumnya dah harus ditanda tangani nasabah diatas materai.

  7. ian cooper | Pesan | Senin, 28 April 2008

    tolong jangan menilai sepihak

    kslhn bukan dari phk telemarketing tapi dari manajemen

    kyaknya seh.krn tugas mereka hanya menjual dan apa yang mereka sampaikan adalha sesuai apa yang tercantum di buku polis.jadi anda berhak mendapatkan apa yang di janjikan

    gitu aja kok repot icon_cool

  8. sarah | Pesan | Selasa, 29 April 2008

    hmm saya juga didebet dari niaga oleh cigna.. saya ga pernah cek account saya itu, jangan-jangan pas perlu dan merasa terlindungi asuransi, taunya ga ada ya icon_eek aduh jangan sampe.. emang beberapa bulan ini pingin cek asuransi syariah, barangkali lebih bisa dipercaya ya.....?

    oh ya, dan tolong kalo ada perubahan apa pun, konsumen HARUS dihubungi. Itu telepon jangan cuma diangkat untuk masarin produk, tapi juga untuk kepentingan nasabah dong. Lagipula, untuk apa tanya alamat rumah dan email kalo ternyata ga pernah dimanfaatkan!

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya