Oleh: Puri
Melihat banyaknya keluhan masyarakat umum tentang kekecewaan bergabung dengan bisnis multi level marketing, saya ingin sedikit berbagi tips bahwa pilih yang memakai system network marketing jadi banyak anggota dgn omzet yg ringan. Terus selidiki dulu sistemnya dengan datang kepertemuan/presentasi mereka beberapa kali sebelum bergabung.
Cari perusahaan suplynya yg sudah lama masuk ke Indonesia dan legal jangan yang masih baru karena belum teruji systemnya. Kita bisa lihat di internet dengan minta situsnya ke orang yg sudah bergabung. Karena di bisnis ini ada kerjanya, bukan kita daftar trus duduk manis dirumah dapat duit. Kita perlu kerja dengan system yg sudah ada. Ini terbukti saya sudah mencoba sebuah bisnis MLM ternyata sangat bagus selain dapat uang kita dapat ilmunya untuk pengembangan kepribadian.
Kalau memandang sesuatu sebaiknya jangan cuma satu dimensi saja. Kita dari kecil (lahir) sudah dibiasakan cara yang salah oleh ortu kita kalau memandang sesuatu cuma dengan hanya satu dimensi saja.
Kalau menurut Bpk Safir Senduk (pakar keuangan) Ada beberapa jenis industri yang orang baru akan paham setelah menceburkan diri kedalamnya (Industri Network Marketing adalah salah satunya).
Ada teori terbaru dari Bpk Hermawan Kartajaya (Founder MarkPlus&Co/ Pakar Marketing Indonesia dan Asia) tentang industri Network Marketing/ MLM. Dahulu beliau adalah orang yang sangat ANTI terhadap MLM, tetapi sekarang beliau malah SETUJU dengan MLM. Ada apa gerangan? Kok bisa? Kok mau-maunya beliau “menjilat ludahnya” sendiri dengan membuat teori tentang MLM padahal dulunya gak mau?
Suatu saat orang - orang akan berduyun - duyun untuk menjalankan bisnis MLM, SAMA SEPERTI kasus bisnis Franchise (waralaba) pada tahun 1980-an. Setiap satu dekade akan lahir konsep bisnis yang brilian.
Kasus Federal Express (FEDEX) adalah sebuah contoh kasus yang cocok seperti kasus ditolaknya MLM oleh masyarakat. Konsep ini dijadikan tesis pribadi oleh Fred Smith (founder FEDEX) ketika masih kuliah tetapi pada saat sidang TESISNYA langsung ditolak mentah - mentah oleh para dosen pengujinya. Sekarang pertanyaannya adalah yang lebih kaya dan sukses itu siapa? Fred Smith atau Dosen - dosesnnya yang sok tau??Anda sudah tau sendiri jawabannya kan? di bisnis network marketing systemnya membuat orang menjadi kaya tapi tetap rendah hati jadi bukan kaya mendadak trus uangnya buat foya -foya. semoga tips ini bermanfaat dan bisa diambil hal yang positif. salam sukses!
Puri
Semarang
kalo aku neh... MLM bukan penipuan tapi
1. Menjual barang dalam kemasan tersendiri ( coba cari-cari info yaa... kayak CNI apa semua barang CNI di buat oleh pabrik CNI )
2. Menaikan harga setinggi-tingginya agar keuntungannya bisa di bagi rata ke setiap Levelnya jadi kalo modalnya 1000 harus di jual 1,700 ( 700 akan dibagi ke 7 tinggkatan di atas ) kan pasive income. itu belum di potong untung si owner MLM tersebut.
3. Dari daftar keanggotaan bisa dilihat lah Rp 48,000 dapet stater guide ( organizer file cuma harga Rp 12,000/pcs kalo pesen diatas 5000pcs )
4. Barangnya kalo dilihatin Depkes number-nya ada banyak yang sama alias 1 izin buat banyak produk (emang bisa yaaa..? )
gimana.... MLM kah... anda??
menyikapi bisnis MLM cukup sederhana kok, Take It or Leave It, itu aja, kebetulan saya positif thinking dan cukup minded dgn konsep MLM :) dan utk yang ingin mencari info2 aneka bisnis MLM, mampir saja ke www.infomlm.com
Paparan yang menarik tentang bisnis MLM ini, di indonesia juga telah lahir bisnis MLM di bidang fiansial networking yaitu life jacket online.
Semua memebr dapat kesempatan yang sama untuk berkarir dan mengembangkan bisnis jaringannya, konsep bisnisnya sederhana, biaya keangotaanya murah dan support sistemnya online dan offline.
Kenapa tidak pelajari dulu sistemnya, salam sukses.
yang penting cermat dalam memilih
perusahaan dan fokus betul-2
karn kalo tidak cuma buang-2 waktu kita