Online
Saat ini ada 43 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Jasa Pelayanan/Biro Perjalanan - Hati-Hati
Money Game Berkedok Ibadah Umroh
Senin, 19 Maret 2007
Bantuan Artikel
Saya mencurigai praktek ini adalah praktek money game yang dibungkus dengan ibadah umroh. Dasar kecurigaan saya adalah:
1.Biaya umroh yang ditawarkan sangat murah dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan (kebetulan saya pernah berada di Saudi Arabia dan bekerja di sana jadi saya tahu harga hotel dan tiket pesawat tiap bulannya termasuk discount mereka untuk travel agent. Dan biaya yang ditawarkan tidak masuk akal dalam perhitungan bisnis.
2.Harga itu makin tidak masuk akal bila dibandingkan dengan bonus yang akan diberikan kepada agennya /upline (agent akan mendapat persentase dari biaya umroh)
3.Biaya umroh ini dicicil tiap bulan dan tidak ada pengembalian biaya bila mengundurkan diri.
4.Tidak jelasnya penanggung jawab penyelenggara umroh ini.
Saya sudah menyelidiki biro perjalanan umroh ini. Dan rupanya penyelenggaranya adalah marketing company yang berkantor di Sudirman dan biro travelnya hanya sebagai kedok. Bisnis utama mereka adalah di bidang saham dan valas. Yang lebih mencengangkan lagi pimpinan perusahaan tersebut dan sebagian besar karyawannya adalah non muslim.
Pesan saya untuk masyarakat adalah harus selalu berhati-hati dan berpikir rasional jangan mudah tergiur dengan tawaran yang sepertinya manis. Saya bersyukur saya tidak terjebak dalam tawaran mereka.
Untuk penyelenggara umroh ini saya sarankan untuk menghentikan kegiatannya karena sudah merugikan masyarakat dan umat muslim pada khususnya. Carilah uang dengan cara yang halal.
Bambang
Jakarta
1.Biaya umroh yang ditawarkan sangat murah dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan (kebetulan saya pernah berada di Saudi Arabia dan bekerja di sana jadi saya tahu harga hotel dan tiket pesawat tiap bulannya termasuk discount mereka untuk travel agent. Dan biaya yang ditawarkan tidak masuk akal dalam perhitungan bisnis.
2.Harga itu makin tidak masuk akal bila dibandingkan dengan bonus yang akan diberikan kepada agennya /upline (agent akan mendapat persentase dari biaya umroh)
3.Biaya umroh ini dicicil tiap bulan dan tidak ada pengembalian biaya bila mengundurkan diri.
4.Tidak jelasnya penanggung jawab penyelenggara umroh ini.
Saya sudah menyelidiki biro perjalanan umroh ini. Dan rupanya penyelenggaranya adalah marketing company yang berkantor di Sudirman dan biro travelnya hanya sebagai kedok. Bisnis utama mereka adalah di bidang saham dan valas. Yang lebih mencengangkan lagi pimpinan perusahaan tersebut dan sebagian besar karyawannya adalah non muslim.
Pesan saya untuk masyarakat adalah harus selalu berhati-hati dan berpikir rasional jangan mudah tergiur dengan tawaran yang sepertinya manis. Saya bersyukur saya tidak terjebak dalam tawaran mereka.
Untuk penyelenggara umroh ini saya sarankan untuk menghentikan kegiatannya karena sudah merugikan masyarakat dan umat muslim pada khususnya. Carilah uang dengan cara yang halal.
Bambang
Jakarta
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 2 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru


Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Nah itu kan ....kalau ada menteri berani mencubit uang calon haji..apalagi biro perjalanan yang ngurus haji....itu orang orang udah kebal hukum...tapi ntar sebelum masuk akhirat kalian juga akan diinterogasi kembali oleh polisi polisi surga
hehehe...orang kita memang kreatifitasnya tinggi apapun bisa dijadiin komoditi.