Online
Saat ini ada 188 pengunjung tamu dan 1 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 2011

Rekreasi & Belanja/Bioskop & Tempat Hiburan - Kritik & Saran

Blitz Megaplex Card

Senin, 13 Oktober 2008

Bantuan Artikel
Terkadang barang & service yang bagus dapat menjadi jelek, karena kurangnya edukasi kepada karyawannya.

Blitz Megaplex adalah pendatang baru, dalam dunia hiburan Layar Lebar (Red "Bioskop") memang setiap studio yang mereka bangun di daerah yang gampang di jangkau masyarakat, Temptnya sangat nyaman, apa lagi kualitas suara dari gambarnya bisa dibilang Sangat memuaskan.

Mereka menawarkan suatu kartu member yang dapat di gunakan untuk membayar dan beberapa fungsi tambahan lainnya. Penjaganya menawarkan kepada saya kelebihan dari kartu tersebut, setelah panjang lebar saya menjadi tertarik. Penjaga tersebut juga mengatakan ada fasilitas beli 1 geratis 1 yang dapat saya nikmati bila saya melakukan pembelian melalui Internet. Karena pada saat itu ada promosi kartu kredit bRI yang serupa, daripada yang harus apply kartu kredit tersebut lebih baik saya beli kartu blitz tersebut, meskipun harus sedikit repot harus pesan tiket lewat internet.
Berkali-kali saya wanti-wanti penjaga tersebut, apakah benar promosi tersebut, dan seperti biasa mereka selalu meyakinkan , konsumen bahwa bisa dan dapat langsung digunakan.

Kemudian saya membayar, setelah mengisi formulir aplikasi kartu saya bawa pulang. Setelah beberapa minggu saya mencoba kartu tersebut, dan ternyata pada saat saya membayar (online di internet) saya mendapat respondd bahwa dana saya tidak cukup, padahal saya membayar Rp 100,000,- dan dipotong Rp.10.000,- untuk biaya administarasi, berarti saldo aktif Saya Rp. 90.000,-

Namun kenyataan lain, dana saya tidak cukup untuk melakukan transaksi tersebut. Setelah saya cari tahu, ternyata pada sistem tersebut terdapat 2 buah dana, yaitu untuk pemesanan tiket secara tunai (datang langsung ke counter) dan yang satunya lagi untuk pembelian tiket secara online melalui internet, dan saldo saya di sana Nol Rupiah. Yang berarti saya hharus menyetor sejumlah uang LAGI pada post tersebut, dan singkat kata, saya tidak dapat menikmati fasilitas beli 1 gratis 1 seperti yang dipromosikan oleh pelayan yang menjual mamber card tersebut.

Saya mencoba bertanya kepada Custoomer Service Blitz, seperti biasa konsumen hanya mendapatkan MAAF. Satu kata ampuh untuk menangani masalah.

Mohon ini menjadi cambuk Bagi Blitz terutama, Edukasi sangat diperlukan. karena dapat menentukan baik dan buruknya peribadi dan citra perusahaan.

Patrick R Soegeng
Jl Kebon Jeruk Raya
DKI Jakarta
08180886**80


Artikel lain dalam kategori Rekreasi & Belanja/Bioskop & Tempat Hiburan :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 4 komentar


  1. Erwin MR | Pesan | Minggu, 12 Oktober 2008

    PENIPUAN LAGI,PENIPUAN LAGI..YKLI KEMANA SEEHH?? ANDA DIBUTUHKAN TAUK,NAMA DOANG YG BESAR,AKSI NOL..

    Eh,tapi saya ada saran,sebaiknya jgn langsung percaya sama omongan2 sales,spg,mbak2,mas2,dll yg menawarkan suatu produk,baiknya anda cari tahu dulu sendiri ttng produk tsb,baru beli,kalo emg gak jelas,ngaco,kebanyakan syarat,ngapain di embat.iming2 beli lewat internet lg,mw beli d loket aja blm tentu beres (antri)... Blitz parah,baru nongol udah bikin ulah,mau niru bioskop2 amrik kali?beli tiket lwat internet? beli 1 dpt 1?

    Mending gw beli dvd bajakan,beli barangnya langsung,beli 1 bisa d tonton sekeluarga.

    I LOVE PIRACY!! (karena kantong amat tipis,haha..)

  2. sarah | Pesan | Minggu, 12 Oktober 2008

    ini bukan penipuan, cuma sales-nya bahlul icon_rolleyes mestinya gampang diatasi oleh perusahaan ybs. Tinggal dipindah aja saldo pak patrick ke dana pembelian online. Itu namanya adil. Boleh dong sesekali konsumen dapat penyelesaian yang adil dan mudah. Baru tuh kita percaya perusahaan itu emang niatnya mau maju dan berkembang

    konsumen kan cuma bergantung pada penjelasan sales. jadi kalo salesnya salah, mestinya perusahaan mau perbaiki kesalahan itu.

    Dan sebaiknya kalo peraturan ada banyak, dibikinin brosur aja, biar calon konsumen baca sendiri. Kecuali kalo setiap kali sales bikin salah dan merugikan konsumen, perusahaan mau kasi penyelesaian

  3. Herman | Pesan | Minggu, 26 Oktober 2008

    kadang2 salesnya yang berbohong supaya dia mendapatkan customer, yah buntut2nya dia kan dapet bonus kalau dapet customer. Kebanyakan atau umumnya salesnya bercerita indah setinggi langit biar dangangannya laku. tapi mereka tidak memikirkan efek sampingnya. yang penting bagi mereka, bonus masuk kantong dulu, kalau di pecat yah cari perusahaan lain lagi buat nipu lagi.

  4. rosdiana | Pesan | Selasa, 04 November 2008

    wah, penipuan nih namanya. jangan mau di bego-begoin pak. sales kerjanya cuma ngejar target, urusan komplain mah belakangan yang penting dah dapet customer. icon_razz

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru