Online
Saat ini ada 173 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Media Komunikasi/Penyedia Jasa Internet - Keluhan
Pelayanan First Media Bertele-tele
Senin, 13 Oktober 2008
Bantuan Artikel
Beberapa waktu yang lalu salah seorang tetangga di depan membuka internet kafe yang berisikan kurang lebih 10 komputer. Kafe itu sangat ramai dan dipenuhi anak-anak remaja setiap hari. Disitulah mulai permasalahan kami.
Koneksi internet kami sering tiba-tiba jadi putus dan satu-satunya cara untuk menghidupkannya kembali adalah dengan mencabut koneksi kabel dan power dari modem dan menyambungkannya ke modem lain yang sudah tidak terpakai selama satu menit. Setelah itu kabelnya dan powernya disambungin lagi, dan itu biasanya menyelesaikan masalah dan kami dapat koneksi lagi. Tetapi kalau harus melakukan itu setiap satu jam kan capek juga.
Oleh karena itu kami menelpon First Madia dan menceritakan permasalahan kami. Teknisinya datang dan langsung mengidentifikasi permasalahan, di bilang, sinyalnya lemah karena kabelnya di split sama internet kafe di depan, saran dia supaya minta ganti kabel. Itu juga agak aneh, kenapa harus saya yang menyarankan? kan dia tehnisinya? tetapi sepertinya First Media tidak percaya kepada teknisinya sendiri.
Akhirnya kami menelpon customer service First Media lagi. Dijanjikan akan dikirim teknisi untuk mengganti kabel. Setelah telat beberapa hari akhirnya teknisinya datang, teknisi ini mungkin beda sekolah sama yang sebelumnya malah mengatakan kalau modemnya yang harus diganti dan kami harus beli modem sendiri, padahal modem yang dipakai sekarang adalah modemnya First Media.
Supaya cepat beres kami beli modem sendiri dengan model dan merek yang persis sama, supaya tidak salah kami lalu menelpon First Media untuk menanyakan prosedur penggantian modem. Dijelaskan oleh mereka kalau mengganti modem harus dengan teknisi dan dijanjikan akan dikirim teknisi besoknya. Langsung setelah kami menelpon koneksi kami putus sama sekali, kami pikir ada masalah di pondok labu sini, dan ini dikonfirmasi Customer Service First Media bahwa memang ada gangguan. Setelah ditunggu kurang lebih 2 jam kami iseng melihat internet kafe di depan, ternyata mereka jalan terus dan tidak ada gangguan. Kami telpon lagi First Meda, setelah di bentak-bentak sedikit (saya sudah mulai hilang kesabaran), baru ketahuan bahwa walaupun teknisinya baru bisa datang besok sore, tapi modem kami sudah di off in oleh Firt Medianya dari sekarang dan bukan permasalahan di daerah pondok labu. Akhirnya modemnya di on kan lagi.
Besoknya teknisinya datang dan dengan santainya mengatakan kalau dia cuma datang untuk mengambil modem yang lama dan tidak ada perintah untuk mengganti modem. Bisa dibayangkan saya jadi marah lagi, saya bilang ke teknisinya dia tidak boleh pulang sebelum modem baru kepasang dan internet kami jalan lagi. Apa gunanya saya menunggu teknisi First Media kalau cuman datang mau ngambil modem saja.
Akhirnya dia memasang modem baru, konfigurasi dan memastikan koneksi. Setelah selesai, baru teknisinya jalan ke pintu, koneksi drop lagi. Untung dia masih di sana, teknisinya saya suruh periksa signal dan memang benar lemah seperti yang dibilangin teknisi First Media yang pertama tiga minggu yang lalu. Saya suruh teknisinya menulis dilaporannya bahwa harus ganti kabel. Pertama dia keberatan dengan alasan mahal dan saya bilang kalau saya tidak keberatan membayar. Setelah di paksa-paksa akhirnya teknisinya mau juga cuma di tulisin juga di kertas laporannya itu bahwa ini adalah permintaan pelanggan. Karena saya sudah capek berdebat akhirnya saya biarkan saja. Itu dua hari yang lalu.
Sekarang di follow up lagi ke First Media yang selalu dijawab dengan alasan lagi antri padahal masalah saya ini sudah sebulan lebih. Harusnya ada kompensasi nih dari First Media.
Mengapa First Media tidak mempercaya teknisinya sendiri?
Andi Benson
Jl Margastwa No 62 Pondok Labu
Jakarta
Oleh karena itu kami menelpon First Madia dan menceritakan permasalahan kami. Teknisinya datang dan langsung mengidentifikasi permasalahan, di bilang, sinyalnya lemah karena kabelnya di split sama internet kafe di depan, saran dia supaya minta ganti kabel. Itu juga agak aneh, kenapa harus saya yang menyarankan? kan dia tehnisinya? tetapi sepertinya First Media tidak percaya kepada teknisinya sendiri.
Akhirnya kami menelpon customer service First Media lagi. Dijanjikan akan dikirim teknisi untuk mengganti kabel. Setelah telat beberapa hari akhirnya teknisinya datang, teknisi ini mungkin beda sekolah sama yang sebelumnya malah mengatakan kalau modemnya yang harus diganti dan kami harus beli modem sendiri, padahal modem yang dipakai sekarang adalah modemnya First Media.
Supaya cepat beres kami beli modem sendiri dengan model dan merek yang persis sama, supaya tidak salah kami lalu menelpon First Media untuk menanyakan prosedur penggantian modem. Dijelaskan oleh mereka kalau mengganti modem harus dengan teknisi dan dijanjikan akan dikirim teknisi besoknya. Langsung setelah kami menelpon koneksi kami putus sama sekali, kami pikir ada masalah di pondok labu sini, dan ini dikonfirmasi Customer Service First Media bahwa memang ada gangguan. Setelah ditunggu kurang lebih 2 jam kami iseng melihat internet kafe di depan, ternyata mereka jalan terus dan tidak ada gangguan. Kami telpon lagi First Meda, setelah di bentak-bentak sedikit (saya sudah mulai hilang kesabaran), baru ketahuan bahwa walaupun teknisinya baru bisa datang besok sore, tapi modem kami sudah di off in oleh Firt Medianya dari sekarang dan bukan permasalahan di daerah pondok labu. Akhirnya modemnya di on kan lagi.
Besoknya teknisinya datang dan dengan santainya mengatakan kalau dia cuma datang untuk mengambil modem yang lama dan tidak ada perintah untuk mengganti modem. Bisa dibayangkan saya jadi marah lagi, saya bilang ke teknisinya dia tidak boleh pulang sebelum modem baru kepasang dan internet kami jalan lagi. Apa gunanya saya menunggu teknisi First Media kalau cuman datang mau ngambil modem saja.
Akhirnya dia memasang modem baru, konfigurasi dan memastikan koneksi. Setelah selesai, baru teknisinya jalan ke pintu, koneksi drop lagi. Untung dia masih di sana, teknisinya saya suruh periksa signal dan memang benar lemah seperti yang dibilangin teknisi First Media yang pertama tiga minggu yang lalu. Saya suruh teknisinya menulis dilaporannya bahwa harus ganti kabel. Pertama dia keberatan dengan alasan mahal dan saya bilang kalau saya tidak keberatan membayar. Setelah di paksa-paksa akhirnya teknisinya mau juga cuma di tulisin juga di kertas laporannya itu bahwa ini adalah permintaan pelanggan. Karena saya sudah capek berdebat akhirnya saya biarkan saja. Itu dua hari yang lalu.
Sekarang di follow up lagi ke First Media yang selalu dijawab dengan alasan lagi antri padahal masalah saya ini sudah sebulan lebih. Harusnya ada kompensasi nih dari First Media.
Mengapa First Media tidak mempercaya teknisinya sendiri?
Andi Benson
Jl Margastwa No 62 Pondok Labu
Jakarta
Komentar Anda ?
Jadikan komentar anda yang pertama !
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda