Online
Saat ini ada 180 pengunjung tamu dan 4 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Bisnis & Layanan Finansial/Bank & Kartu Kredit - Keluhan
Bank Bumi Putera Suka Mempermainkan Suku Bunga KPR
Jumat, 10 Oktober 2008
Bantuan Artikel
Pada tanggal 26 September 2008 saya menyuruh keluarga saya menyetor uang ke Bank Bumi Putera. Saya sangat kecewa karena bank bumi putera menyarankan seluruh nasabahnya untuk mengganti nomor rekening. Hal ini jelas membuat saya repot dan terganggu sekali, karena waktu saya tidak banyak untuk mengurus hal ini. Mungkin nasabah lain juga berpendapat sama. Dan transaksi setoran tunai saya pada saat itu jelas belum bisa di print out karena harus buka nomor rekening baru. Yang yang lebih menyakitkan hati, tanggal 07 Oktober saya datang untuk mengganti buku & rekening baru ke Bank Bumi Putera Cabang Fatmawati, sesampainya disana ternyata cabang terebut KEHABISAN BUKU REKENING dan saya disuruh datang lagi hari jum’at ( 10 Oktober 2008 ). Ternyata Bank Bumi Putera belum siap untuk melayani penggantian nomor rekening seluruh nasabahnya sehingga KEHABISAN BUKU REKENING. ( Saran saya LAIN KALI KALI BANK BUMI PUTERA KALO MEU MERUBAH SUATU SYSTEM HARUS DI PLANING KAN TERLEBIH DAHULU , BIAR GAK BERANTAKAN )
Kembali ke permasalahan dengan cicilan KPR rumah saya yang katanya di setujui turun menjadi 14 % menjadi nominal berapa setiap bulannya ? karena saya Tanya informasi tersebut kepada ibu nita, beliau tidak mengetahui nilai nominal cicilan KPR saya. ( hal ini jelas aneh : Bank Bumi Putera Cabang Arcadia tempat saya membuka KPR kok malah tidak mengetahui cicilan KPR saya, lalu saya mau Tanya kepada siapa ? ).
Pada tanggal 06 Oktober 2008 saya ngecek saldo rekening melalui telfon ternyata pendebetan pembayaran KPR untuk bulan september 2008 masih tetap sebesar Rp. 949.046 ( bunga 16 % ). Saya heran kenapa bisa demikian ? Ibu Nita mengatakan kalau cicilan KPR saya tiba – tiba di tolak karena hanya keterlambatan pembayaran di bulan agustus selama 4 hari. Jelas hal tersebut tidak masuk akal. Karena selama 15 Bulan saya membayar Cicilan record saya sangat jelek ( sering telat bayar ). Tetapi kenapa awal permohonan saya atas permintaaan penurunan suku bunga di setujui ? Malah beberapa waktu yang lalu Ibu Nita mengatakan kalau suku bunga 14 % saya akan berlaku di bulan September, bukan bulan agustus . Lalu apa hubungan nya dengan keterlambatan di bulan Agustus ? bukan kah penurunan suku bunga berlaku di bulan September ? Hal ini membuat saya merasa di bohongi Bank Bumi Putera. Satu hal lagi , rekening tabungan seluruh nasabah KPR Bank Bumi Putera di deposit 1 x cicilan ( Rp. 949.046 ). Saat akad kredit kami mempertanyakan kenapa demikian ? Saat itu ibu Yeti & Ibu Rani ( yang mengurus KPR ) mengatakan endapan dana tersebut sengaja di lakukan. Akan tetapi dana tersebut akan dikeluarkan apabila pada saat jatuh tempo dana kita tidak mencukupi untuk melakukan pendebetan. Tapi kenyataan apa ? dana tersebut tetap saja tidak dapat di cairkan untuk menutupi keterlambatan pembayaran atau pengambilan uang cash. Kalau di hitung selama 10 tahun dikalikan dengan 1000 nasabah dikalikan Rp. 949.046 setiap nasabah, berapa keuntungan yang akan di dapat bank bumi putera atas endapan dana tersebut ?
Ibu nita mengatakan kalau suku bunga KPR – BI pada bulan agustus 2008 sedang naik. Dan saya disuruh membuat surat permohonan penurunan suku bunga KPR lagi karena permohonan yang awal telah disetujui dan telah ditolak kembali. Dan seandainya di setujui pun KPR saya mungkin tidak akan disetujui 14 % akan tetapi naik menjadi 15,50 %. ( SAYA MERASA DIPERMAINKAN ). Padahal saya meminta penurunan suku bunga di bulan agustus 2008 dan disetujui di bulan agustus 2008 tapi ditolak lagi di bulan agustus 2008 . APAKAH BANK BUMI PUTERA SENGAJA MENYELAM DI AIR KERUH untuk membohongi nasabah ?
Saya juga bertanya atas kasus yang sama dengan perumpamaan kakak saya yang juga mengambil di komplek yang sama.. Permohonan penurunan suku bunga kakak saya disetujui sebesar 14 % dari Rp. 949.046 menjadi Rp. 885.794. Di bulan Agustus pembayaran Rp. 949.146 , lalu pembayaran di bulan September Rp. 885.794 lalu Ibu nita mengatakan di bulan oktober akan ada kenaikan lagi sebesar 15.50 % dari suku bunga terakhir ( dan beliau tidak tau cicilannya menjadi berapa ). Dan hal tersebut berlaku di bulan – bulan berikut nya. Kalau ada kenaikan suku bunga BI, Bank bumi putera mungkin akan seenak nya menaikan suku bunga ( cicilan ) KPR tanpa ada konfirmasi kepada nasabah , bagaimana kalau suku bunga menjadi turun ? Bank bumi putera malah akan tetep anteng dengan suku bunga yang telah berjalan. Padahal rata – rata standard bunga KPR bank - bank yang lain saat ini berkisar hingga 13 %.
Hal ini menjadi pelajaran yang paling berharga atas kekecewaan bagi saya dan juga seluruh warga komplek citra pesona sawangan , depok untuk mengambil kredit di Bank Bumi Putera. Karena billing statement saja tidak pernah dikirimkan setiap bulannya. Sehingga kami tidak bisa mengetahui out standing KPR kami. Kalau di perhatikan Bank Bumi Putera kurang professional atas mengatasi KPR nasabahnya.
Melfa Marseila
Komplek Citra Pesona Sawangan Blok C No 4
Rt 03 Rw 04 Kel. Pondok Petir Kec Sawangan, Depok
Telp : 021 – 99598118 / 081546196634
Kembali ke permasalahan dengan cicilan KPR rumah saya yang katanya di setujui turun menjadi 14 % menjadi nominal berapa setiap bulannya ? karena saya Tanya informasi tersebut kepada ibu nita, beliau tidak mengetahui nilai nominal cicilan KPR saya. ( hal ini jelas aneh : Bank Bumi Putera Cabang Arcadia tempat saya membuka KPR kok malah tidak mengetahui cicilan KPR saya, lalu saya mau Tanya kepada siapa ? ).
Pada tanggal 06 Oktober 2008 saya ngecek saldo rekening melalui telfon ternyata pendebetan pembayaran KPR untuk bulan september 2008 masih tetap sebesar Rp. 949.046 ( bunga 16 % ). Saya heran kenapa bisa demikian ? Ibu Nita mengatakan kalau cicilan KPR saya tiba – tiba di tolak karena hanya keterlambatan pembayaran di bulan agustus selama 4 hari. Jelas hal tersebut tidak masuk akal. Karena selama 15 Bulan saya membayar Cicilan record saya sangat jelek ( sering telat bayar ). Tetapi kenapa awal permohonan saya atas permintaaan penurunan suku bunga di setujui ? Malah beberapa waktu yang lalu Ibu Nita mengatakan kalau suku bunga 14 % saya akan berlaku di bulan September, bukan bulan agustus . Lalu apa hubungan nya dengan keterlambatan di bulan Agustus ? bukan kah penurunan suku bunga berlaku di bulan September ? Hal ini membuat saya merasa di bohongi Bank Bumi Putera. Satu hal lagi , rekening tabungan seluruh nasabah KPR Bank Bumi Putera di deposit 1 x cicilan ( Rp. 949.046 ). Saat akad kredit kami mempertanyakan kenapa demikian ? Saat itu ibu Yeti & Ibu Rani ( yang mengurus KPR ) mengatakan endapan dana tersebut sengaja di lakukan. Akan tetapi dana tersebut akan dikeluarkan apabila pada saat jatuh tempo dana kita tidak mencukupi untuk melakukan pendebetan. Tapi kenyataan apa ? dana tersebut tetap saja tidak dapat di cairkan untuk menutupi keterlambatan pembayaran atau pengambilan uang cash. Kalau di hitung selama 10 tahun dikalikan dengan 1000 nasabah dikalikan Rp. 949.046 setiap nasabah, berapa keuntungan yang akan di dapat bank bumi putera atas endapan dana tersebut ?
Ibu nita mengatakan kalau suku bunga KPR – BI pada bulan agustus 2008 sedang naik. Dan saya disuruh membuat surat permohonan penurunan suku bunga KPR lagi karena permohonan yang awal telah disetujui dan telah ditolak kembali. Dan seandainya di setujui pun KPR saya mungkin tidak akan disetujui 14 % akan tetapi naik menjadi 15,50 %. ( SAYA MERASA DIPERMAINKAN ). Padahal saya meminta penurunan suku bunga di bulan agustus 2008 dan disetujui di bulan agustus 2008 tapi ditolak lagi di bulan agustus 2008 . APAKAH BANK BUMI PUTERA SENGAJA MENYELAM DI AIR KERUH untuk membohongi nasabah ?
Saya juga bertanya atas kasus yang sama dengan perumpamaan kakak saya yang juga mengambil di komplek yang sama.. Permohonan penurunan suku bunga kakak saya disetujui sebesar 14 % dari Rp. 949.046 menjadi Rp. 885.794. Di bulan Agustus pembayaran Rp. 949.146 , lalu pembayaran di bulan September Rp. 885.794 lalu Ibu nita mengatakan di bulan oktober akan ada kenaikan lagi sebesar 15.50 % dari suku bunga terakhir ( dan beliau tidak tau cicilannya menjadi berapa ). Dan hal tersebut berlaku di bulan – bulan berikut nya. Kalau ada kenaikan suku bunga BI, Bank bumi putera mungkin akan seenak nya menaikan suku bunga ( cicilan ) KPR tanpa ada konfirmasi kepada nasabah , bagaimana kalau suku bunga menjadi turun ? Bank bumi putera malah akan tetep anteng dengan suku bunga yang telah berjalan. Padahal rata – rata standard bunga KPR bank - bank yang lain saat ini berkisar hingga 13 %.
Hal ini menjadi pelajaran yang paling berharga atas kekecewaan bagi saya dan juga seluruh warga komplek citra pesona sawangan , depok untuk mengambil kredit di Bank Bumi Putera. Karena billing statement saja tidak pernah dikirimkan setiap bulannya. Sehingga kami tidak bisa mengetahui out standing KPR kami. Kalau di perhatikan Bank Bumi Putera kurang professional atas mengatasi KPR nasabahnya.
Melfa Marseila
Komplek Citra Pesona Sawangan Blok C No 4
Rt 03 Rw 04 Kel. Pondok Petir Kec Sawangan, Depok
Telp : 021 – 99598118 / 081546196634
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 1 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
ibu, sy juga pernah pengajuan KPR melalui Bumiputera, dari awalnya bunga 11,25% akhirnya bunga menjadi 18% (???) ... gilaaaaa .. trus, masa' biaya appraisal harus sy bayar pada saat appraisal dilakukan ..
pengajuan akhirnya saya batalkan karena belum juga diajukan ke kantor pusat, dari pihak cabang sudah bilang, menurut hemat mereka pasti akan ditolak dikarenakan suku bunga sudah terlalu tinggi .. mereka tidak memberikan alasan berdasarkan hitungan dari penghasilan maupun dari jumlah angsuran. saya malah di jelaskan mengenai kondisi perekonomian dunia yg jelas2 saya mengikuti perkembangan nya.
banyak lah hal yg memperlihatkan bahwa BP tidak profesional.
jadi intinya, namanya juga bank baru yg sedang belajar untuk menjadi bank beneran, jadi jgn terlalu dipercaya bahwa semuanya akan seperti bank2 yg sudah lebih tua ..
mending berpikir 2 kali deh kalo mau ambil KPR di BP, ketahuan di bank lain .. jgn terkecoh dng KPR DP 0 %, itu hanya berlaku untuk kepemilikan rumah pertama, bukan rumah kedua. aneh bukan ...