Online
Saat ini ada 209 pengunjung tamu dan 5 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Hati-hati Membeli Rumah di Puri Bintaro Residence karena Pengembang bebal
Sabtu, 13 September 2008
Bantuan Artikel
Pada saat serah terima tersebut sebenarnya masih ada kondisi yang mengganjal, seperti belum dialirinya listrik secara resmi dari PLN ke rumah warga termasuk saya, dan belum diselesaikannya tembok perumahan yang berbatasan dengan perkampungan mengingat konsep perumahan ini adalah sistim cluster (1 gerbang masuk). Namun, pihak pengembang berjanji akan menuntaskan masalah ini dalam waktu yang tak terlalu lama. Saat itu, saya percayai janji itu.
Kenyataannya, kondisi sampai surat ini dibuat, aliran listrik secara resmi dengan menggunakan KWh Meter dari PLN belum masuk. Padahal warga perumahan telah beberapa kali komplain ke pengembang namun tidak pernah ditanggapi secara serius. Malah terkesan pengembang menyalahkan pihak PLN yang lamban dalam bekerja. Padahal setelah warga menyelidiki, pihak pengembang tidak siap dalam pembangunan rumah itu, dalam arti instalasi listrik tidak sesuai dengan standar PLN, pemakaian material listrik yang kualitasnya rendah, dan Uang Jaminan Langganan baru dibayar ke PLN bulan Agustus lalu.
Masalah keamanan juga sudah memakan korban. Pada tanggal 19 Agustus 2008 saya kehilangan sepeda motor yang saya parkir di carport. Ini akibat janji-janji pengembang yang tidak ditepati, terutama masalah konsep perumahan cluster (1 gerbang masuk). Seharusnya dengan konsep tersebut pengembang serius membangun tembok yang mengitari perumahan, menyediakan keamanan 24 jam, melaksanakan prosedur pengamanan kawasan yang profesional, penyediaan lampu penerangan jalan yang memadai, dan lain-lain. Namun kenyataannya yang saya dan warga lain hadapi, tembok perumahan belum juga selesai dikerjakan, lampu penerangan jalan tidak tersedia, keamanan tidak penuh 24 jam, bahkan pada saat terjadi pencurian atas sepeda motor saya si Satpam mengakui tertidur di kantor Pemasaran (bukannya berjaga di pos-nya).
Berbagai permasalahan di atas telah berulangkali dilaporkan oleh warga termasuk saya baik sendiri-sendiri maupun bersama, baik lisan maupun melalui surat kepada pengembang namun tidak ada tanggapan yang memadai. Kami juga berusaha menghubungi Pimpinan PT. Laguna Alamabadi, H. Kommarudin, namun tidak pernah berhasil entah itu telepon genggamnya tidak pernah diangkat atau tidak ada di tempat saat kami kunjungi di kantornya. Terkesan pimpinan lepas tangan dan melempar tanggung jawab pada karyawan di lapangan yang sebenarnya tidak punya wewenang apapun. Kalau seperti ini keadaannya berlebihankah apabila saya katakan bahwa pengembang memang bebal?
Ciputat, 11 September 2008
Medi Purwono
Puri Bintaro Residence Jl. Jambu
Ciputat
Masalah keamanan juga sudah memakan korban. Pada tanggal 19 Agustus 2008 saya kehilangan sepeda motor yang saya parkir di carport. Ini akibat janji-janji pengembang yang tidak ditepati, terutama masalah konsep perumahan cluster (1 gerbang masuk). Seharusnya dengan konsep tersebut pengembang serius membangun tembok yang mengitari perumahan, menyediakan keamanan 24 jam, melaksanakan prosedur pengamanan kawasan yang profesional, penyediaan lampu penerangan jalan yang memadai, dan lain-lain. Namun kenyataannya yang saya dan warga lain hadapi, tembok perumahan belum juga selesai dikerjakan, lampu penerangan jalan tidak tersedia, keamanan tidak penuh 24 jam, bahkan pada saat terjadi pencurian atas sepeda motor saya si Satpam mengakui tertidur di kantor Pemasaran (bukannya berjaga di pos-nya).
Berbagai permasalahan di atas telah berulangkali dilaporkan oleh warga termasuk saya baik sendiri-sendiri maupun bersama, baik lisan maupun melalui surat kepada pengembang namun tidak ada tanggapan yang memadai. Kami juga berusaha menghubungi Pimpinan PT. Laguna Alamabadi, H. Kommarudin, namun tidak pernah berhasil entah itu telepon genggamnya tidak pernah diangkat atau tidak ada di tempat saat kami kunjungi di kantornya. Terkesan pimpinan lepas tangan dan melempar tanggung jawab pada karyawan di lapangan yang sebenarnya tidak punya wewenang apapun. Kalau seperti ini keadaannya berlebihankah apabila saya katakan bahwa pengembang memang bebal?
Ciputat, 11 September 2008
Medi Purwono
Puri Bintaro Residence Jl. Jambu
Ciputat
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 1 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
wah pak medi,terima kasih atas infonya.surat ini di buat pada tanggal 11 september 2008.kalo saat ini , apakah ada perkembangan?kebetulan saya juga sedang berminat untuk membeli rumah di perumahan tersebut.tapi membaca cerita di atas,kok jadi ragu lagi..bisa kasih more advice pak? sebelum saya membeli rumah disini..
ohya,apakah kualitas bangunan di rumah ini bagus pak?kebetulan saya pernah masuk ke salah satu rumah yang akan di beli,kok sudah retak2 ya? apakah semuanya begitu? di tunggu ya pak infonya...thanks before