Online
Saat ini ada 123 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 2009

Rekreasi & Belanja/Tempat Belanja - Keluhan

Pelayanan Buruk di Giant saat Antrian Kasir

Minggu, 31 Agustus 2008

Bantuan Artikel
Malam Minggu tanggal 30 Agustus 2008 jam 22.00,saya dan suami berbelanja di Giant Hypermart pondok gede. Saat itu antrian sdh terjadi di setiap meja kasir karena mereka memang memberitahukan akan tutup lebih awal yaitu jam 22.00. Di depan kami sudah ada 2 orang yang mengantri dan belanjaannya cukup banyak. Setelah kami menunggu hampir 10 menit ternyata ada masalah dengan pengantri yang pertama. Di samping kami kasir melayani customer dengan barang yang tidak terlalu banyak sebelum selesai dia sudah menutup mejanya agar tidak ada customer yang masuk lagi, saat kami minta agar kasir tersebut melayani karena antrian kami tidak kunjung bergerak dia tidak mau.
Kami coba tunggu sekitar 5 menit ternyata antrian kami tetap tidak bergerak. Kami mencoba ke meja kasir lain yang tinggal melayani 1 customer, ketika kami minta dilayani kasir langsung menjawab keras "tidak bisa bu!". Saya heran kenapa mereka tidak mau membantu, padahal antrian kami sudah tidak bergerak hampir 20 menit. Suami saya mencoba tanya untuk kedua kalinya dengan kasir yang sama bernama Ihwan,dia menjawab "sebelah".

Jelas suami saya marah sudah hampir 25 menit kami mengantri. Yang lebih mengesalkan lagi ketika saya laporkan kepada pengawas perempuan dengan baju hitam-hitam pakai kacamata, bahwa antrian kami tidak bergerak dia sama sekali tidak mengubris malah pergi dan berbicara dengan orang

Kami kecewa sekali dengan pelayanannya, apa karena mereka mau cepat pulang sehingga tidak peduli dengan antrian di meja lain. Padahal sudah lebih dari 2 tahun kami selalu belanja disana. Kapok!!!

Dita
Jl Tutul 9 blok s/615 Pondok Bambu
Jakarta Timur


Artikel lain dalam kategori Rekreasi & Belanja/Tempat Belanja :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 6 komentar


  1. blue | Pesan | Sabtu, 30 Agustus 2008

    Padahal biasanya kalo mau tutup,cuma ga terima pelanggan lagi,biasanya pintu depan udah ditutup setengah,n orang2 yg masih ada didalam tetap dilayani...kadang2 lampu2 mulai dimati'in juga,trus yg ngantri dikasir walaupun ular naga panjangnya tetap harus dilayani,meskipun jumlah kasir berkurang...saya sih blm pernah kena dicuekin begitu,tp kalo sampai terjadi,coba lapor ke manager in charge pada saat itu,supaya karyawannya ditegur,kalo ga ketemu,ya tinggal aja deh tuh belanjaan,abis mereka ga mau layani lagi kan?daripada makan hati... Kalau mau sabar,apalagi belanjaannya memang bener2 perlu,ya terpaksa nunggu deh... Sekalian melatih kesabaran.. icon_smile

    -rgrds-

  2. schaat | Pesan | Minggu, 31 Agustus 2008

    wah, giant memang begitu .. biar kata yg ngantri banyak, tapi ga da tuh niat utk membuka kasir yg tutup .. mrk cuek aja. kejadian kaya' gitu malah paling sering terjadi kalo akhir ato awal bulan, pas bgt sm waktu nya org lg hot2 nya belanja bulanan ..

    giant .. tolong dong diperhati'in .. icon_rolleyes

  3. ardi | Pesan | Senin, 01 September 2008

    wah.. kalo sy mendptkan perlakuan spt demikian, akan sy tinggalin barang belanjaan di kasir.. biarin mrk kembalikan lagi icon_lol

    untungnya kami sekeluarga tdk pernah merasa perlu belanja di giant.. lebih enak (atau murah?) belanja di Hypermart dan Carrefour, atau bahkan supermarket kecil dan tdk perlu ke giant lagi icon_wink

  4. dian yulianto | Pesan | Senin, 01 September 2008

    Setuju!!!!

    Giant emang reseh. beberapa bulan yang lalu (tgl 7 juni 08) saya dan istri karena tertarik dgn promo harga beras yang murah,akhirnya pergi ke "GIANT Lenditeves". Tapi sesampainya disana barang kosong, jadi akhirnya kami hanya membeli 5 kotak susu "HI-LO" seharga +/- rp 45.000.

    setelah itu kami pergi ke carefour puri, karena memang sering belanja bulanan disitu. dan alangka kagetnya saya pas lihat harga susu "HI-LO" yang cuma kalo gak salah Rp 38.000 sekian (yang mana selisihnya sangat jauh dibanding dgn GIANT).

    tapi saya teringat dengan slogan di katalognya GIANT yang mengatakan "JIKA ADA HARGA YANG LEBIH MURAH, KAMI AKAN GANTI SELISIHNYA 3 KALI LIPAT", akhirnya saya kembali membeli beberapa kotak lagi dicarefour, dengan maksud sebagai barang bukti buat "claim" di GIANT nanti.

    Tapi apa yang terjadi, pas saya telpon dengan manager in charge pada saat itu, mengenai perbedaan harga yang terlampau jauh itu dan mengenai penggantian sebesar 3 kali lipat yang dijanjikan GIANT, maka dijawab dengan entengnya dengan manager waktu itu bahwa "KLAIM HANYA BERLAKU JIKA PELANGGAN BERBELANJA KE TEMPAT SEJENIS YANG BERJARAK/RADIUS 3KM DARI GIANT" sedangkan pada saat itu saya berbelanja di carefour puri. (sebagai catatan carefour yang terdekat dengan GIANT lenditeves adalah;

    1. carefour duta merlin (+/-3,5km) dr lenditeves

    2. carefour mangga dua (+/-4km) dr lenditeves

    3. carefour megamal (+/-5km) dr lenditeves

    Jadi buat apa GIANT membuat slogan ganti 3 kali lipat? sebaiknya buat slogan baru saja "kami ganti 100 kali lipat dari selisih" tp dgn catatan kaki "jika berbelanja di toko sejenis dengan radius 1 meter dr GIANT"

    GIANT, GO TO THE HELL!!!!!!

  5. schaat | Pesan | Senin, 01 September 2008

    teman2, perhatikan juga struk belanja sblm meninggalkan giant .. terkadang barcode mrk error, pengalaman pribadi sy, daging rendang yg per-kila sekita puluhan ribu, tertera di struk belanja sy menjadi sebesar 500rban ... buseeeet ... akhirnya sy complain dan mrk mengembalikan uang saya ... (krn struk harus keluar dulu baru bisa kita cek,jadi otomatis harus dibayar dulu .. menyebalkan ... icon_redface

  6. Jourast Jordhy | Pesan | Kamis, 04 September 2008

    ooo.. ternyata bener juga,....di mana2 giant emang begitu... seharusnya semua karayawannya harus di beri pelatihan tentang saling toleransi...atau mungkin giant memang memberlakukan peraturan tersebut....

    Apalagi supervisornya...menurut saya sangat kurang ajar terhadap konsumen, mestinya namanya di catat dan dilaporkan ke pusat giant,..biar mendapat teguran dari para manajemen giant...

    Seharusnya....market sekelas giant, ga pantes melayani dengan cara begitu....Mohon giant di tindak lanjuti atau konsumen anda akan beralih ke market yang lebih mengharagai para konsumennya. Customer Is a King.

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru