Online
Saat ini ada 93 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Media Komunikasi/Penyedia Jasa Internet - Keluhan
Komplain Terhadap Marketing Speedy
Sabtu, 12 Juli 2008
Bantuan Artikel
Pada pertemuan pertama, Bpk. Iqbal & Mbak Iva memberikan formulir untuk saya tanda tangani. Dan saya setuju untuk pemasangan baru speedy dengan paket office unlimited. Pada saat itu saya menekankan sekali lagi untuk masalah 2 bulan gratis dan sudah dikonfirmasi oleh Mbak Iva dengan yakinnya. Lalu saya menulis nomor telpon yang akan dipasang speedy (031-566**39) dibelakang fotokopi KTP saya, karena saya rencana pasang untuk kebutuhan kantor.
Beberapa hari kemudian saya didatangi oleh teknisi speedy, dan betapa kagetnya ternyata yang didaftarkan oleh marketing adalah nomer rumah (031-567**77), bukannya nomer kantor seperti yang sudah saya tulis jelas jelas di belakang fotocopy KTP (031-566**39). Lalu saya telepon ke 147 dan disarankan bahwa saya harus ke plasa telkom.
Kedua, ternyata karena kesalahan nomer tersebut (yang bukan dari pihak saya), nomer saya diproses masuk bulan Juli dimana promosi 2 bulan gratis sudah dihapus. lalu saya komplain lagi ke marketing speedy, lalu Pak Satria dari TELKOM KETINTANG tetap menjamin saya bahwa tagihan saya bulan Juli & Agustus tetap gratis karena itu tanggung jawab mereka. Saya agak tenang mendengar itu.
lalu hari sabtu, 5 Juli 2008 Teknisi Speedy datang untuk memasang di nomor 031 5668139, setelah dipasang, terlebih kaget lagi saya karena yang didaftarkan bukan paket office unlimited seperti persetujuan awal, melainkan paket personal 1 GB. Saya akhirnya telpon lagi ke 147 dan tetap disarankan ke plasa telkom.
Yang bikin saya jengkel adalah nomer telpon baik Bpk. Iqbal, Bpk. Satria, maupun Mbak Iva semuanya tidak pernah diangkat setiap nomer rumah saya / flexi saya telpon mereka (semenjak masalah demi masalah bermunculan). Akhirnya dengan pasrah saya ke plasa telkom untuk mengurus pergantian dari paket personal ke Office Unlimited. Sesampainya disana saya langsung lemas begitu dijelaskan apa yang tertera di sistem untuk nomer saya, bahwa nomer saya tidak mendapatkan 2 bulan gratis seperti yang dijaminkan Bpk. Satria, melainkan saya harus membayar untuk pemakaian JULI, dan mendapatkan gratis pada pemakaian Agustus saja.
Jadi percuma saja Bpk satria dengan gagahnya menjamin gratis 2 bulan, kalau ternyata di sistem speedy nomer saya tidak tercatat gratis 2 bulan.
Jadi kalau dilihat lihat, banyak miskomunikasi antara Marketing dan pihak Kantor Pusat Speedy, entah marketing yang kurang cukup pembekalan pengetahuan produk atau marketing hanya mengejar poin untuk dapat klien semata?
Yang pasti dengan cara ini klien merasa sangat dirugikan karena menyita waktu dan sampai detik surat ini ditulis, ketiga marketing yang berhubungan dengan saya sama sekali tidak mengangkat telpon maupun membalas sms.
Bagaimana tanggapan Marketing Speedy?
Victor
Pakis Argosari VII / C-10
Surabaya
Beberapa hari kemudian saya didatangi oleh teknisi speedy, dan betapa kagetnya ternyata yang didaftarkan oleh marketing adalah nomer rumah (031-567**77), bukannya nomer kantor seperti yang sudah saya tulis jelas jelas di belakang fotocopy KTP (031-566**39). Lalu saya telepon ke 147 dan disarankan bahwa saya harus ke plasa telkom.
Kedua, ternyata karena kesalahan nomer tersebut (yang bukan dari pihak saya), nomer saya diproses masuk bulan Juli dimana promosi 2 bulan gratis sudah dihapus. lalu saya komplain lagi ke marketing speedy, lalu Pak Satria dari TELKOM KETINTANG tetap menjamin saya bahwa tagihan saya bulan Juli & Agustus tetap gratis karena itu tanggung jawab mereka. Saya agak tenang mendengar itu.
lalu hari sabtu, 5 Juli 2008 Teknisi Speedy datang untuk memasang di nomor 031 5668139, setelah dipasang, terlebih kaget lagi saya karena yang didaftarkan bukan paket office unlimited seperti persetujuan awal, melainkan paket personal 1 GB. Saya akhirnya telpon lagi ke 147 dan tetap disarankan ke plasa telkom.
Yang bikin saya jengkel adalah nomer telpon baik Bpk. Iqbal, Bpk. Satria, maupun Mbak Iva semuanya tidak pernah diangkat setiap nomer rumah saya / flexi saya telpon mereka (semenjak masalah demi masalah bermunculan). Akhirnya dengan pasrah saya ke plasa telkom untuk mengurus pergantian dari paket personal ke Office Unlimited. Sesampainya disana saya langsung lemas begitu dijelaskan apa yang tertera di sistem untuk nomer saya, bahwa nomer saya tidak mendapatkan 2 bulan gratis seperti yang dijaminkan Bpk. Satria, melainkan saya harus membayar untuk pemakaian JULI, dan mendapatkan gratis pada pemakaian Agustus saja.
Jadi percuma saja Bpk satria dengan gagahnya menjamin gratis 2 bulan, kalau ternyata di sistem speedy nomer saya tidak tercatat gratis 2 bulan.
Jadi kalau dilihat lihat, banyak miskomunikasi antara Marketing dan pihak Kantor Pusat Speedy, entah marketing yang kurang cukup pembekalan pengetahuan produk atau marketing hanya mengejar poin untuk dapat klien semata?
Yang pasti dengan cara ini klien merasa sangat dirugikan karena menyita waktu dan sampai detik surat ini ditulis, ketiga marketing yang berhubungan dengan saya sama sekali tidak mengangkat telpon maupun membalas sms.
Bagaimana tanggapan Marketing Speedy?
Victor
Pakis Argosari VII / C-10
Surabaya
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 3 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
maaf...
pada dasarnya biasanya.. 80% pihak marketing terkadang memberikan janji yg kebenarannya kurang bisa dipegang.
saya sendiri sudah beberapa kali tertipu oleh pihak2 marketing beberapa perusahaan.
jadi tolong mohon jgn terlalu percaya kepada janji2 marketing.
kalau anda memang berniat memasang speedy atau akses inet lainnya lgsg cek saja produk2 yg berlaku, jgn pernah tertipu janji2 hadiah.
yup..namanya jg marketing mreka cm ngejar poin semata, dan biasanya iming2nya g prnh sesuai dgn program yg berlaku..
mending lgsg k plasa yg terkait..
bukan miscomunicating pak ! itu contoh dari ketidak jujuran.. .