Online
Saat ini ada 61 pengunjung tamu dan 1 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 1559

Bisnis & Layanan Finansial/Bank & Kartu Kredit - Keluhan

GE Finance Tidak Ada Malunya!

Jumat, 04 Juli 2008

Bantuan Artikel
Saya telah melakukan pelunasan kartu kredit GE Finance No.5439-7280-2356-1406 sebesar Rp.6.760.000,- pada tanggal 08 April 2008 & 05 Juni 2008. Namun sampai saat ini surat lunas belum saya terima (saya pernah mengajukan komplain ke Media Konsumen 21 Juni 2008). Saya merasa tidak ada masalah apapun dengan GE Finance karena semua yang menjadi tuntutan pelunasan sudah saya penuhi, bahkan fihak GE Finance khususnya Call Center/Adm Riri dan kolektor Toto jelas-jelas telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan dan berbohong kepada saya, yaitu memaksa istri saya yang tidak tahu apapun untuk menggeledah meja & lemari kerja saya yang berisi kertas/berkas penting pekerjaan saya hanya untuk mencari selembar "surat pelunasan sementara".
Kemudian menjanjikan akan mengantarkan "surat lunas" dalam 1 (satu) hari/tanggal 06 Juni 2008. Namun sampai saat ini / 02 Juli 2008 surat lunas itu belum sampai ditangan saya.

Bagaimana GE Finance? apa maunya sekarang? saya sudah bayarkan penuh apa yang menjadi syarat pelunasan. Mengapa masih tahan surat lunas tersebut? masih kurang puas dengan bunga yang telah saya bayarkan bertahun-tahun? masihkah mempunyai "urat malu" kepada nasabah yang telah memenuhi kewajibannya????

Prasetyo Tri Atmodjo
5439-7280-2356-1406
Jl. Raya Lenteng Agung, Gg. Subur
rt 009/08 no.47
Jaksel 12610


Artikel terkait :

Artikel lain dalam kategori Bisnis & Layanan Finansial/Bank & Kartu Kredit :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 2 komentar


  1. Brio | Pesan | Kamis, 03 Juli 2008

    Coba Bang Prasetyo dulu ketika membayar pelunasan sudah ditambah dengan meterai lunas sebesar Rp. 6.000,-- apa belum. Kalau tidak ditambah meterai lunas mereka menganggap belum lunas icon_biggrin

    Ya biasa ini trik agar anda tidak melunasi dan menutup KK tersebut, mungkin lanjutannya ada denda kelambatan, maki maki dari Debt Collector dsb.

    Salam.

  2. meckymouse | Pesan | Jumat, 04 Juli 2008

    Kalau memang gara2 meterai, keterlaluan banget ya bank di Indonesia, benar2 keterlaluan pelitnya bank, saya alami juga di bank Mandiri, sudah tidak dikasih diskon, bunga tidak dimatiin, rescedule masih dikenakan bunga 15%, meterai masih ditanggung nasabah. Kenapa ga ada konpensasi khusus buat nasabah yg bermasalah. Bahkan meterai aja mereka gak mau ngeluarin. Bener2 lebih parah dari renternir jaman belanda.

    Skrg, mana ada nasabah yg butuh materai? ga ada! tp bank selalu minta meterai dengan alasan hukum. Merek yg butuh harusnya mereka yg tanggung!

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru