Online
Saat ini ada 221 pengunjung tamu dan 3 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Bisnis & Layanan Finansial/Asuransi & Leasing - Keluhan
Waspada Asuransi Prudential
Rabu, 01 Februari 2006
Bantuan Artikel
Masalah timbul sejak November 2004 ketika Citibank mengganti semua C.G.C.C. dengan nomor yang berbeda—dengan alasan untuk keamanan para nasabah—sehingga tidak lagi secara otomatis dipotong untuk pembayaran Prudential [pihak Citibank tidak mau bertanggung jawab karena dianggap nasabah melakukan perjanjian langsung dengan merchant].
Hingga tujuh bulan kemudian kami baru menyadari bahwa semua amplop tertutup yang tadinya menganggap laporan bulanan rutin ternyata pemberitahuan tertulis dari Prudential. Sekitar Juni 2005 baru kami mengurus untuk pemulihan kembali, salah satunya harus melakukan re-medical check up.
Karena kondisi kesehatan yang sudah berubah, maka saya dianggap tidak lagi berhak mendapatkan dua dari empat fasilitas coverage yang sudah ada (antara lain PRUcrisi/pembebasan pembayaran premi jika terbukti memiliki satu atau lebih dari 18 penyakit kritis), tinggal jaminan untuk catat karena kecelakaan dan kematian saja.
Karena tidak adanya agen yang melayani kami (agen yang sebelumnya memperkenalkan produk itu sudah pindah ke perusahaan asuransi lain sejak Januari 2005), walhasil saya tidak mempunyai agen untuk memperoleh pertimbangan dan diskusi untuk penyelesaiannya. Termasuk salah satunya terlambat tidak membayar selama enam bulan terjadi karena tidak ada yang menghubungi kami (telepon/kunjungan ke rumah/kantor), yang sebelumnya agen dimaksud selalu kontak dengan kami.
Selama pengurusan itu kami sudah belasan kali telepon dan beberapa kali datang ke kantor pusat Prudential. Setiap telepon dilayani oleh customer care yang berbeda sehingga harus menjelaskan dari awal. Yang juga menyakitkan adalah keangkuhan Senior Manager (SM-Life Administration) yang sulit ditemui untuk konsultasi.
Hati-hati dengan iming- iming ilustrasi yang diberikan ketika mereka menawarkan produk itu kepada calon nasabah. Sangat berbeda bahkan dengan asumsi jika meninggal, tidak ada alternatif ilustrasi tentang jika memutuskan untuk berhenti. Perlu diketahui dan dipelajari jika mau menjadi nasabah unit link Prudential (atau asuransi lainnya) dengan saksama bahwa by law, memang mereka (Prudential) dilindungi oleh klausul-klausul yang mereka buat dalam perjanjian polis.
Biasanya nasabah pada umumnya tidak lagi mempelajari dan menanyakan secara rinci, hanya berbekal pada ilustrasi dan keterangan-keterangan yang telah diberikan oleh agen (biasanya dikemas dengan selling points yang memukau dengan tehnik salesmanship yang hebat). Berhati-hatilah jika hendak membuka asuransi.
D.B. Utomo
Jalan Taman Radio Dalam Raya, Kebayoran Baru, Jakarta
Sumber: Harian Kompas
Hingga tujuh bulan kemudian kami baru menyadari bahwa semua amplop tertutup yang tadinya menganggap laporan bulanan rutin ternyata pemberitahuan tertulis dari Prudential. Sekitar Juni 2005 baru kami mengurus untuk pemulihan kembali, salah satunya harus melakukan re-medical check up.
Karena kondisi kesehatan yang sudah berubah, maka saya dianggap tidak lagi berhak mendapatkan dua dari empat fasilitas coverage yang sudah ada (antara lain PRUcrisi/pembebasan pembayaran premi jika terbukti memiliki satu atau lebih dari 18 penyakit kritis), tinggal jaminan untuk catat karena kecelakaan dan kematian saja.
Karena tidak adanya agen yang melayani kami (agen yang sebelumnya memperkenalkan produk itu sudah pindah ke perusahaan asuransi lain sejak Januari 2005), walhasil saya tidak mempunyai agen untuk memperoleh pertimbangan dan diskusi untuk penyelesaiannya. Termasuk salah satunya terlambat tidak membayar selama enam bulan terjadi karena tidak ada yang menghubungi kami (telepon/kunjungan ke rumah/kantor), yang sebelumnya agen dimaksud selalu kontak dengan kami.
Selama pengurusan itu kami sudah belasan kali telepon dan beberapa kali datang ke kantor pusat Prudential. Setiap telepon dilayani oleh customer care yang berbeda sehingga harus menjelaskan dari awal. Yang juga menyakitkan adalah keangkuhan Senior Manager (SM-Life Administration) yang sulit ditemui untuk konsultasi.
Hati-hati dengan iming- iming ilustrasi yang diberikan ketika mereka menawarkan produk itu kepada calon nasabah. Sangat berbeda bahkan dengan asumsi jika meninggal, tidak ada alternatif ilustrasi tentang jika memutuskan untuk berhenti. Perlu diketahui dan dipelajari jika mau menjadi nasabah unit link Prudential (atau asuransi lainnya) dengan saksama bahwa by law, memang mereka (Prudential) dilindungi oleh klausul-klausul yang mereka buat dalam perjanjian polis.
Biasanya nasabah pada umumnya tidak lagi mempelajari dan menanyakan secara rinci, hanya berbekal pada ilustrasi dan keterangan-keterangan yang telah diberikan oleh agen (biasanya dikemas dengan selling points yang memukau dengan tehnik salesmanship yang hebat). Berhati-hatilah jika hendak membuka asuransi.
D.B. Utomo
Jalan Taman Radio Dalam Raya, Kebayoran Baru, Jakarta
Sumber: Harian Kompas
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 36 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru


Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Bpk D.B. Utomo
Jalan Taman Radio Dalam Raya, Kebayoran Baru, Jakarta
sory y, pak kalo ngomong mengenai kasus bapak jelas bapak yg salah mana ada kucing yang ga suka ikan artinya bapak kelewat bodoh jelaslah citibank ga mao bayar iuran prudensial kalo2 bapak ga bisa bayar lgan custemer citibank tidak gampang mengeluarkan uang untuk keperluan assuransi nah itu tadi mana ada kucing nolak ikan
comment ah..
sebagai masukan...saya juga nasabah sekaligus agen untuk produk ini.. sebagai informasi saya sudah 2 kali lapse... :) hanya saja semua manfaat masih bisa saya terima termasuk Crisis Cover.
Sejauh yang saya mengerti... ada beberapa hal yang menyebabkan CC nasabah tidak lagi bisa dilanjutkan manfaat nya :
1. Agen dulunya tidak memberikan data lengkap mengenai kondisi kesehatan nasabah. Hal ini bisa saja terjadi jika si agen hanya mengejar komisi.. dan tidak perduli dengan kondisi si calon nasabah.
2. Nasabah tidak memberikan informasi lengkap mengenai kondisi kesehatan kepada Agen asuransi tersebut.
Jika kemudian hari dilakukan test kesehatan dan ketahuan ada resiko maka manfaat CC tidak akan berlaku.
Seharusnya si agen juga memberitahu bahwa dalam jangka waktu 2 tahun pertama, kalo bisa jangan lapse karena fasilitas cuti premi belum berlaku dalam 2 tahun pertama tersebut.
Surat dari Prudential dan Surat tagihan dari Citibank juga harus bapak perhatikan. Isi surat dari Prudential tersebut mencantumkan data transaksi apakah sudah melakukan pembayaran atau tidak.
Dan isi surat dari tagihan dari Citibank biasanya juga mencantumkan setiap transaksi pembayaran yang dilakukan termasuk pembayaran asuransi Prudential.
Setiap bulannya paling tidak bapak bisa periksa di tagihan Citibank apakah asuransi tersebut sudah dibayar atau tidak.
Tapi inti dari cerita bapak di atas yang saya tangkap adalah adanya informasi yang tidak dibuka secara transparan sewaktu aplikasi asuransi untuk manfaat Crisis Cover.
Atau mungkin saja resiko itu baru saja bapak alami akhir2 ini, misal gejala - gejala dari 18 peny. kritis tersebut baru muncul belakangan ini.Untuk membuktikan ini pastinya membutuhkan hasil medical test sebelum bapak mengajukan permohonan asuransi Prudential.
satu lagi... menurut pendapat saya... agen kartu kredit bapak juga harusnya menjelaskan bahwa perubahan prosedur seperti ini bisa menyebabkan auto debet tidak berjalan...
bener pak agent hanya mengejar komisi setahu saya besar komisi yang diberikan prudential
komisinya 30 % dari iuran /nasabah selama 2 tahun cukuplah buat kredit mobil n rumah
seharusnya sih, kalau ada perubahan data pada kartu kredit itu harus diberitahukan ke customer care-nya prudential, karena 3 angka di belakang kartu pasti berubah, jadi proses otomasi auto debet dari kartu kredit tidak berjalan
Yth. Bpk. D.B. Utomo.
Memang sangat disayangkan sekali, ketika kita membutuhkan manfaat dari asuransi yang sudah kita beli, ternyata kita tidak memperolehnya. Dan tentu ini akan membuat hati menjadi kesal. Menurut saya, kejadian seperti ini bisa saja terjadi oleh siapa saja dan dimana saja selama kita tidak mengindahkan apa kewajiban kita. Mungkin kita, baik sebagai pembeli polis maupun agen, lebih cenderung mendahulukan hak daripada kewajiban. Inilah letak masalahnya menurut saya.
Sebenarnya polis asuransi bukan seperti barang jadi yg diproduksi masal (mass production), sebab sesungguhnya polis itu sendiri merupakan sebuah perjanjian. Dan perjanjian seperti pada umumnya, pasti melibatkan setidaknya 2 pihak, dan PASTInya memiliki hak dan kewajiban masing2.
Masyarakat Indonesia secara umum masih memandang asuransi sebagai sebuah barang dan bukan sebagai sebuah harta. Jadi dalam kasus Bapak, mungkin ada baiknya kejadian seperti ini menjadi sebuah pelajaran baik bagi Bapak maupun kita semua. Bahwa sebagai pemilik polis, kita memiliki bukan saja hak, tetapi juga kewajiban untuk membayar premi tepat waktu. Oleh karena itu begitu sangat pentingnya sebagai seoang agen, seharusnya mengingatkan bahwa surat APAPUN yang dikirimkan oleh perusahaan asuransi, seharusnya dibaca, dan bukan ditumpuk. Sama seperti kita selalu membuka tagihan kartu kredit kita. Yang agak mengherankan disini, sebagai pemilik kartu kredit, kita pasti melihat isi tagihan dan seharusnya mengecek apakah tagihan itu benar atau tidak. Bukankah aneh jika tidak ada pembayaran ke prudential lagi yang seharusnya dilakukan oleh pihak bank? Semoga saja dibalik ini tidak ada alasan aji mumpung
,maksudnya, mumpung dikira gratis^^. Itulah kewajiban dari nasabah.
Sebagai agen, memiliki kewajiban untuk selalu MENGINGATKAN nasabah mereka, terutama masalah jatuh tempo premi ini. Sungguh heran juga jika sudah 7 bulan tidak ada kabar dari agen ataupun dari atasannya. Jika sudah diingatkan, tetapi masih diabaikan, nah..itu baru lain cerita.
Menurut saya, kita jadikan ini sebagai pelajaran, toh disini semua sudah terjadi, dan sebenarnya yang salah untuk sekali lagi bukan PRUDENTIAL. Sebaiknya setiap kita mulai membiasakan diri untuk membuat financial statement buat diri kita, dimana didalamnya tercatat semua pengeluaran dan pemasukan kita setiap bulan. Jika kita hidup teratur, tentu akan lebih nikmat bukan?
Cheers,
Benny Chen
http://www.insurance-quotez.com
Saya setuju sekali dengan Bpk Benny Chen.
Karena Prudential bukannya tidak memperingatkan Bapak mengenai masalah di aotudebit. Dengan adanya surat pemberitahuan aja seharusnya sudah cukup memberikan informasi kepada Bapak. Mungkin buat semua nasabah agar lebih "memperhatikan" lembaran yang dikirim Asuransi anda setiap bulannya.
Rgds,
Florence
Yth Bp. D.B. Utomo,
Mengenai masalah Bapak di atas, saya hanya bisa setuju juga dengan pendapat-pendapat di atas. Saya rasa, mungkin, mohon maaf, itu ada unsur kelalaian dari pihak Bapak juga, dan selain itu juga agent Bapak memang sangat tidak professional meninggalkan nasabah tanpa memberi informasi apa2. Sudah sepatutnya seorang agent asuransi memberikan bantuan sedapat mungkin kepada calon nasabahnya mengenai jenis asuransi yang dijualnya, karena asuransi adalah produk individual yang secara eksklusif dibuat berbeda per individu dan harus dilayani secara individu pula.
Mengenai Senior Manager yang arogan karena sulit ditemui, saya rasa tidak demikian arogan, karena sepengetahuan saya, Senior Manager adalah orang yang super sibuk untuk mengatur event2 di Prudential, kemudian harus jualan pribadi juga, dan lain2. Kalau bapak menuntut untuk dilayani oleh Senior Manager, apalagi yang bukan tertera dipolis Bapak itu lebih2 lagi, bukan pada tempatnya dia mengurusi polis Bapak karena Bapak bukan nasabahnya langsung, mungkin sudah bagus bila ia bersedia membantu Bapak. Sebenarnya bapak bisa langsung datang ke customer service yang PASTI akan selalu siap membantu Bapak. Perlu ditekankan lagi disini, bahwa tugas dari agent, dari level terendah sampai level tertinggi, adalah MEMBANTU dan MELAYANI mungkin SEMAKSIMAL MUNGKIN nasabahnya. Namun bukan berarti mereka tidak memiliki kesibukan lain. Agent juga manusia yang memiliki kekurangan dan keterbatasan.
Mohon maaf bila ada kata-kata saya yang menyinggung Bapak.
Salam, Fery
Mohon maaf saya tidak akan memberikan komentar ataupun berdebat. saya hanya akan memberikan sedikit informasi sesuai dengan profesi saya. Mudah - mudahan bermanfaat. Terima kasih & Sukses!!!!
=====================================================
Penghargaan The Best Life Insurance Services 2007
Berdasarkan Indonesian Service Satisfaction Index 2007. Allianz Life berhasil meraih ranking pertama dalam customer service diantara seluruh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.
Peringkat teratas sampai terendah
1. Allianz life
2. AIG life
3. Jasindo
4. Bumiputera
5. manulife
6. prudential
7. lainnya
Penilaian didasarkan atas 2 dimensi yakni Perceived Service Quality (PSQ) dan Perceived Service Value (PSV).
Perceived Service Quality memiliki 4 aspek :
Accessibility : kemudahan dalam mengakses Service Center oleh pelanggan
Process : Prosedur dan langkah-langkah yang terkait dengan proses pelayanan
People : Staf atau frontliner yang berinteraksi dengan pelanggan
Service Complaint Handling : Kualitas penanganan keluhan
Perceived Service Value merupakan persepsi kesetaraan antara harga yang dibayarkan dengan pelayanan yang diperoleh.
*******PENGHARGAAN ALLIANZ LAINNYA******
1. tahun 2005 dinobatkan oleh FORTUNE 500 sebagai perusahaan asuransi terbesar di dunia dengan aset terbesar no. 1 dan laba/ revenue no. 2 di dunia
2. penghargaan ICSA 2004
3. The Best General Insurance Company 2006 from Bisnis Indonesia Award 2006
4. Excellence Grade from InfoBank Insurance Rating 2006
5. Oleh Dow Jones Sustainability Index rating (terkemuka di AS, Allianz Group dinilai sebagai pemimpin di sektor jasa keuangan dan dinilai sebagai perusahaan jasa keuangan paling berkesinambungan (sustainable financial company)
Kami siap melayani Anda sebagai nasabah dengan memberikan solusi dan manfaat Asuransi sesuai kebutuhan Anda. Anda dapat menghubungi 022 70676600 atau 081322256788. ezravotary@yahoo.com
wah bapak ini bagaimana, masa buka amplop saja gak sempat sampai tujuh bulan gak dibuka buka, Nov 2004 - Juni 2005, padahal itu isinya pemberitahuan tertulis dari pihak asuransi.
Disini jelas asuransi sudah benar karena sudah memberikan surat pemberitahuan sehubungan pembayaran auto debet dari Credit Card Citibank sudah terhenti.
Kenapa selama 7 bulan atau 6 bulan bapak tidak membayar premi, bapak tenang2 saja padahal bapak tahu kalau bapak tidak melakukan pembayaran sebesar 2 juta, atau tidak didebet dari kartu kredit bapak, atau dari rekening bank bapak.
apa 2 juta itu terlalu kecil sehingga tidak "terasa" dan tidak tau bahwa ada kelebihan 2 juta tiap bulannya yang biasanya dipakai untuk membayar polis.
Kalo agent memang tidak mungkin selalu keep in touch menghubungi clien terus menerus, apalagi selama itu tidak ada masalah.
Kalau bapak complain masalah pelayan customer care, nah mungkin itu yang harus diperbaiki oleh pihak asuransi.
Tapi saya percaya perusahaan asuransi saat ini sudah lebih baik dan semakin baik, karena persaingan yang ketat, dan informasi yang cepat, sehingga berita buruk apapun pasti cepat sampai dan yang akan rugi pihak asuransi itu sendiri, karena bisnis asuransi juga adalah bisnis kepercayaan.
Regards
Agil
satu kata doang apapun itu kalau yg bersifat duit pasti mengundang banyak sensitifity contohnya bapak sendiri dari pihat bapak mengangap itu kesalahan pihak lain,sedangkan dari pihak yang ditudukan mereka mengeluarakan berbagai alasan untuk memprotect keadaan mereka,seperti komentar agen agen lain yang diatas.
bagi mereka yg melihat dari kedua sisi dapat menimbang plus minus dari manfaat "ASURANSI"maka semua komentar yg meyalahkan orang lebih mudah untuk diasusmsikan.
saya sangat tidak setuju sama komen bapak no 1 diatas..
kadang kucing itu ga harus makan ikan.
sebagai perusahaan asuransi yang bersaing, (tidak hanya ikan) sebaiknya menjaga baik kepercayaan konsumen.. jika ada konsumen seperti contoh bapak no 1 diatas, maka akan mudah sekali tergoda janji2 perusahaan..ikan basi itu tak patut dimakan..iya kan?
saya menanggapi komentar dr pak steppy
sory y,
"pak kalo ngomong mengenai kasus bapak jelas bapak yg salah mana ada kucing yang ga suka ikan artinya bapak kelewat bodoh jelaslah citibank ga mao bayar iuran prudensial kalo2 bapak ga bisa bayar lgan custemer citibank tidak gampang mengeluarkan uang untuk keperluan assuransi nah itu tadi mana ada kucing nolak ikan" yang begitu bunyinya, saya rasa itu g etis krn menurut saya banyak nasabah emang kadang2 ada yang g meliat dengan jelas klousula dr setiap item tp meliat siapa pribadi agentnya saja,atau cmn krn merasa kasihan kepada si agent, krn itu sampai hal ini terjadi krn sudah tidak ada komunikasi antara si agent dan nasabah.
dear all,
seringnya masyarakat beli polis tapi tidak paham apa yang dibelinya..?, silahkan tanyakan pada kami..
tradisional, unit link, dsb ,
silahkan kontak saya,
atau mau compare dengan polis lain yang bapak/ibu sudah punya, atau mau bedah polis, silahkan
regards,
happy_help_others@yahoo.com
kalo saya bilang wajar aja agennya ngga mau urusin lagi nasabahnya. wong kalo agen prudential di terminated hasil penjualan yg lalu ngga ditransfer lg padahal itu adalah haknya karena dia yg sudah ngejual.
siapa sih yg mau kerja tp ngga di bayar.
prinsipnya prudential habis manis sepah dibuang
saya membaca hal ini, dan saya sebagai agen prudential yang masih aktif dan tidak berpindah-pindah asuransi lain, menanggapi hal ini karena seringkali orang setelah membeli atau membuka polis tidak pernah membuka surat-surat yang dikirimkan, baik dari pada agen maupun dari perusahaan asuransi
nasabah saya juga sering berbuat demikian, namun apa yang di alami bisa tidak terjadi bila pemilik polis meneliti kembali isi lembaran-lembaran dalam polis standard, di dalamnya pasti ada surat Customer Service, yang isinya bila Agen Anda sudah tidak aktif, maka hak Anda untuk menghubungi atasannya, bila atasannya tidak bisa dihubungi, masih ada lagi leader di atasnya, (Agency Manager atau Senior Agency Manager) jadi hal ini tidak akan pernah terjadi
selain itu Anda pastilah kenal Agen Prudential yang lain selain Agen Anda, maka Anda bisa meminta bantuannya untuk membantu masalah Anda
Dalam Polis memang ada aturan bila setelah Polis di pulihkan maka Anda harus melewati masa tunggu untuk sakit kritis selama 3 bulan dan rawat inap 1 bulan sejak tanggal pemulihan polis, jadi tetap ada aturan mainnya, tidak asal dibayar terus proteksi langsung berjalan, tetapi kalau klaim harus melewati masa tunggu 3 bulan dulu baru bisa klaim sakit kritis, yang akan jadi masalah bila sebelum 3 bulan sejak tanggal pemulihan polis, tertanggung menderita sakit kritis maka Prudential berhak tidak mengganti, mudah-mudahan jelas
Kalau agen sudah tidak aktif biasanya Leader diatasnya akan palin tidak menelpon atau menyurati Anda sebagai nasabah bahwa servicing agent telah berpindah kepadanya.
saya menulishal ini karena tidak ingin Prudential yang saya tekuni menjadi cacat karena hal ini, hal yang menyebabkan klaim tidak di bayar di Prudential adalah:
1. Bila polis dalam keadaan mati (lapse)
2. Ada kebohongan data sewaktu mengisi Form SPAJ
3. Belum melewati masa tunggu sejak disetujui atau
sejak polis dipulihkan, masa tunggu klaim rawat
inap 30 hari sejak setujui atau sejak polis
dipulihkan dan 90 hari masa tunggu klaim Sakit
Kritis sejak disetujui atau dipulihkan, jadi
harusnya nasabah membaca polis atau paling tidak
telah di jelaskan oleh agen
4. Tidak sesuai dengan perjanjian dalam Polis
misalkan klaim rawat inap untuk Pru Med harus
menginap 2 x 24 jam baru bisa klaim, karena
nasahah saya pernah operasi katarak tidak menginap
dan nasabah juga tidak berhak untuk klaim rawat
inapnya.
hal ini bisa terjadi juga karena Agen Asuransi yang di beli polisnya ini tidak sepenuh hati menjadi agen terbukti dengan pindah ke asurani lain
banyak agen yang tidak komit dengan pekerjaannya, bekerja hanya karena tidak ada hal lain yang bisa dikerjakannya, hit and run, jual dan tinggalkan, teeeetttttaaaaappppiiiiii, banyak juga para agen Prudential yang komit dan loyalitas serta berdedikasi tinggi kepada para nasabahnya, jadi jangan menganggap satu mangga busuk maka semua mangga dalam keranjang busuk semua
Saya menulis ini untuk meluruskan semuannya dan jangan ada orang yang mau memanfaatkan hal ini untuk menjual perusahaannya, apapun perusahaan itu.
Saya hanya menjelaskan bukti otentik, bagaimana mungkin bila perusahaan dengan pelayanan terburuk no. 6 bisa menempati urutan No. 1 setiap tahun sejak 2002, 2003, 2004, 2005, 2006 dan 2007 di majalah investor dan lihat pada majalah infobank yang terbaru Prudential bisa nomor 1, bukankah mempertahankan lebih sulit dari pada merebut no. 1
saya berusaha netral dan tidak suka ada orang yang mau memanfaatkan hal ini
kalau ada yang kesinggung (para agen perusahaan lain) saya rasa juga kenapa harus tersinggung, asal informasi, di Agency saya baru buka bulan Maret Omzet tiap minggu adalah 300 an polis dan Rp. 1, 6 Milyar per minggu
kelalaian adalah yang utama pada cases ini
terima-kasih
billie
yang bilang habis manis sepah di buang, tidak juga , kenapa agen di terminate, proses di terminasi di prudential tidak gampang dan banyak pertimbangan, kalau udah ga mau tanggung jawab kepada para nasabah tapi mau tetep dapet duit ya kebangetan namanya, dassar katro kata tukul sama aja tukang beca mau dapat duit tapi ga mau nyari penumpang, terlalu pendapat Anda sangat menyinggung kami para leader di Prudential
dear Bpk. Utomo
1. Antara Agen dan Nasabah harus mempunyai itikad baik (Utmost Good Faith, terbuka dan jujur...agen melayani dengan baik dan nasabah memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatan nya dengan sebenar2nya sehingga mempermudah dalam urusan klaim maupun penarikan dana
2. Pelajari ilustrasi yg diberikan dan tanyakan sedetail mungkin...terlebih jikalu polis sudah jadi baca dengan seksama dan tanya agen untuk menerangkan lebih detail, perhatikan term dan condition yg ada, manfaat maupun resiko yg ada
3. Sesuaikan finanasial dan tujuan Anda dalam berasuransi, baik untuk diri sendiri dan keluarga
4. Lihat Neraca Keuangan perusahaan apakah masuk indikator sehat atau tidak? perhatikan ROA, ROE, dan RBC nya?
5. Untuk para Agen, marilah kita bersama2 membangun suasana perasuransian indonesia dengan baik dan nyaman, berusahalah jadi agen yg profesional, jujur, amanah dan transparan serta tingkatkan after sales service rekan2 agen sekalian dalam mewujudkan "Insurance Minded" masyarakat indonesia..
semoga bermanfaat
"selamat berasuransi dengan aman dan nyaman"
Agung Darmawan
PRUsyariah Financial Advisor
Kpd yth ezra votary
sorry, tp setau sy peringkat CS excellent service no.1
Menurut Majalah SWA itu y Jelas2 PRUDENTIAL
Itu majalah mana yg tulis y??
kalo menurut saya, asuransi itu paling susah minta klaimnya..
tp kalo tagihan cepet bangetttttttttt, lewat sehari aja, lgsg ada denda lah ato apa lah,
tapi coba kalo pihak asuransi yang telat, yang keluar dari mulut agen atau pihak asuransi hanya "di tunggu yah pak sedang dalam proses"
atau "maaf pak, sedang di proses"..
coba kalo nasabah bilang seperti itu pas tagihan jatu tempo ? pihak asuransi mana mau ngerti ? yang jelas nasabah salah dan pasti ada denda..
saya sih sebenarnya pengen cari asuransi yang, URUS KLAIMNYA GAMPANG DAN GAK BERBELIT BELIT, hari ini ngurus,hari itu juga duit keluar, ngak mau tunggu beberapa hari dengan alasan proses ADMINISTRASI, cape tunggunya,
lagian heran, kan kita ini nasabah yang memberikan mereka makan, kenapa kita juga yang harus menunggu ??
kalo dalam pepatah, Pembeli adalah raja.
kalo di sambungkan ama asuransi berarti
Raja di suru tunggu buat dpt hak nya ???
ada ngak yah asuransi yang bisa ngasih pelayanan full service, dan yang pasti
kalo KLAIM GA RIBET, sebelum perjanjian polis, berani nanda tangan di atas materai, bahwa klaim asuransi paling lama sekian hari, lewat dari situ, perusahaan asuransi harus mengganti kerugian materi...
sampe sekarang kyknya blm ada yah
asal nasabah masuk berarti agen uda sepoy2... masalah klaim nomor 2, yang penting duit ngalir ke rekening
untuk Mbak ezra Votary:
saya ngerti kok mbak, mbak itu kan orang allianz, kalo orang alliaz jelekin perusahaan sendiri, ntar posisi mbak bisa di kudeta :p
LieV :
yang tulis majalah allianz kali..
sama kyk MLM,
MLM ini tulisnya dia nomor 1, yang laen di bawahanya
MLM yg laen tulisnya dia nomor 1, yang laen di bawahnya
huahuahua
He...he...he,Bung Ius,becanda dikit ..disini orang nggak pernah ada masalah ama asuransi tuh..sorry yah
maksud na apa bung Jon ?
Bung Ius,maksudnya ,kan bung Ius tulis kalau di Indonesia asuransi,paling susah minta klaimnya,tapi kalau tagihan cepet....nah maksudku kalau disini sebaliknya,asuransi gampang klaimnya....jadi sedikit perbandingan,dan ternyata bedanya gede banget...jangan marah ya...peace
oh gitu...
marah ? mala ketawa
kpd YTH ezra votary
*******PENGHARGAAN ALLIANZ LAINNYA******
1. tahun 2005 dinobatkan oleh FORTUNE 500 sebagai perusahaan asuransi terbesar di dunia dengan aset terbesar no. 1 dan laba/ revenue no. 2 di dunia
2. penghargaan ICSA 2004
3. The Best General Insurance Company 2006 from Bisnis Indonesia Award 2006
4. Excellence Grade from InfoBank Insurance Rating 2006
5. Oleh Dow Jones Sustainability Index rating (terkemuka di AS, Allianz Group dinilai sebagai pemimpin di sektor jasa keuangan dan dinilai sebagai perusahaan jasa keuangan paling berkesinambungan (sustainable financial company
tanggapan utk no. 1 memang benar no 1 tp utk general
bkn life
3 tanggapan saya sama spt no. 1
4 tanggapan saya sama spt no. 1
NB : kl kasih info itu yg tepat & up to date donk,
masa lg ngomongin masalah asuransi jiwa eh di
sambung dgn asuransi umum.
Salam kenal saya Yohanes Paschalis Utomo, MM seorang wirawasta Prudential & sebagai Prudential Financial Advisor.
Kepada Pak DB Utomo,
1) Saya yakin pertama Bapak DB Utomo salah memilih agen Prudential yang baik karena agen Bapak tidak berkomitmen untuk mengurusi kepentingan nasabah (Bapak) sampai akhir hayatnya & sampai hayat Bapak.
Solusi : sebelum membuka polis asuransi Bapak musti tanyakan komitmen yang serius apakah agen tsb berkomitmen utk mengurusi polis Bapak seumur hidup Bapak & seumur hidupnya.
Bapak sudah benar memilih Prudential sebagai sahabat hidup Bapak. Hanya saja salah memilih agen. Karena agen tsb selain tidak menguasai produk & polis dengan baik, ia pun lalai memperhatikan keberlangsungan polis Bapak lewat autodebet kartu kredit & ia pun langsung lari tanggungjawab tidak mengurusi kepentingan Bapak lagi.
2) Bapak terlalu bersikap masa bodoh & cenderung menyalahkan orang lain. Bapak kurang memperhatikan terhadap surat2 Prudential yang tiap bulan dikirimkan ke Bapak. Bapak tidak membaca ketentuan polis dengan benar.
Saran saya terhadap Bapak adalah segera mengambil keputusan terbaik dalam hidup Bapak untuk menjadi seorang wiraswasta Prudential & sebagai Prudential Financial Advisor di team saya.
Banyak keuntungan menjadi wiraswasta Prudential & Prudential Financial Advisor di team saya :
Anda akan saya bimbing untuk menjadi star leader sejati, bagaimana cara mengajar orang2 dengan hebat(bukan menjual asuransi), bagaimana cara mengembangkan jaringan yang besar, bagaimana cara melobi orang dengan benar, bagaimana cara berpresentasi yang memukau, bagaimana cara menjadi event organizer yang ulung, bagaimana cara menjadi wiraswasta Prudential & Prudential Financial Advisor yang handal, dll serta 1001 jurus2 rahasia yang tidak pernah diberikan oleh agen2 asuransi manapun termasuk agen2 Prudential yang lain akan menjadikan Anda sebagai seorang milyarder di Prudential dalam 2-5 tahun ke depan bila Anda mau menjadi bagian dari team sukses saya.
Segera hubungi saya secepatnya di 0858-8059-5099 & 021-9371-5082 dan email : paschalis.prudential@yahoo.co.id
Ingat hanya join dengan Paschalis Prudential Tom Agency bukan dengan yang lain
.
Salam sukses
.
Hormat saya,
Yohanes Paschalis Utomo, MM
PRUDENTIAL FINANCIAL ADVISOR
HP : 021-9371-5082, 0858-8059-5099
Email : paschalis.prudential@yahoo.co.id
Office : PT.PRUDENTIAL TOM AGENCY
Gd. Wisma Sejahtera Lt 4 Suite 406
Jl.S.Parman Kav 75 Slipi Jaya
Jakarta Barat 11410
Bingung saya mana yg lebih bagus Allianz ato Pru?? saya ppegang 2 proposal sama persis nama dan umur dan 1 jt/bulan 10th tapi proteksi kok lebih besar 2x di Allianz??? apakah benar???
Pak Jeremia boleh email saya kedua proposal yang bapak terima baik yang Prudential maupun yang Allianz di paschalis.prudential@yahoo.co.id dan paschalis.prudential@gmail.com
Saya akan buatkan yang proposal Prudential yang terbaik yang sesuai dengan kebutuhan bapak Jeremia.
Kalo bisa pak Jeremia datang bersama pasangan ke
Gala Dinner Malam Sahabat Sejati Bersama PT.Prudential Tom Agency tgl 10 April 2008 hari kamis pk 18.00-22.00
Alamat : Restoran Bakmi Golek
Jl.M.H Thamrin kav 135B Lippo Cikarang
Di acara Gala Dinner Malam Sahabat Sejati tersebut Bapak akan lebih jelas dan mengerti mengapa musti memilih Prudential dibandingkan yang lain.
Jadi pak Jeremia akan diberikan suatu pengetahuan tentang keuangan dan investasi bukan hanya tentang asuransi belaka.
Selain itu ada doorprize.
Saya akan bookingkan VIP seat untuk bapak.
Harap bapak telp/ sms saya segera bila bapak ingin datang ke acara tsb.
Atau pak Jeremia bisa kontak saya untuk kita bertemu ataupun bapak bisa datang ke kantor saya (dengan terlebih dahulu menghubungi saya).
Salam sukses pak Jeremia. Terima kasih.
Hormat saya,
Yohanes Paschalis Utomo, MM
Prudential Financial Advisor
HP : 021-9371-5082 dan 0858-8059-5099
Email : paschalis.prudential@yahoo.co.id
paschalis.prudential@gmail.com
Office : PT.Prudential Tom Agency
Gd.Wisma Sejahtera Lt 4 Suite 406
Jl.S.Parman Kav 75 Slipi Jaya
Jakarta Barat 11410
wah ada yg mau makan2 nih hehehe
sukses deh buat pak jeremy,
btw, yang dimaksud pak jeremy lebih besar allianz itu apa yah ? biaya pergantian kalo ada apa2 gitu ?
Yang pasti, Prudential mempunyai alasan yang kuat dalam menentukan sebuah Kebijakan.
Jika ingin bergabung, sebaiknya pelajari dengan teliti Proposal yang disampaikan. Karena Proposal dari setiap Agen bisa berbeda tergantung penekanannya disini mana.
Salam
Didik Mulato ST
www.prudahsyat.com
tolong yah pak .... kasian tuuh nasabah
Yohanes Paschalis Utomo, MM
maksud bapak ??? apa yah ??? hahahaha
| Minggu, 30 Maret 2008
Salam kenal saya Yohanes Paschalis Utomo, MM seorang wirawasta Prudential & sebagai Prudential Financial Advisor.
Kepada Pak DB Utomo,
1) Saya yakin pertama Bapak DB Utomo salah memilih agen Prudential yang baik karena agen Bapak tidak berkomitmen untuk mengurusi kepentingan nasabah (Bapak) sampai akhir hayatnya & sampai hayat Bapak.
yang salah masa nasabah sih
bukan nya prudential yang salah... kwkwkwkwkw
yang bener dong... masa salahin nasabah..
yang salah kalo menurut gua sih kenapa yah prudential mau maunya punya agen jelek... apa gak ada seleksi tuh... apa asal comot... wah ati2 tuh... hahaha
saran saya sebaiknya lebih memperhatikan informasi yang dikirimkan baik dari pihak penerbit kartu kredit maupun dari pihak prudential..dgn begitu bapak bisa meminimalisir masalah2 yg akan timbul di kemudian hari
Dear pak D.B. Utomo,
Komentar saya mengenai kasus bapak mungkin sebaiknya lebih teliti lagi ketika memutuskan ambil polis, lebih baik qt tau detail & mendalam drpd menyesal kemudian seperti yg bapak alami. (tanya ke agen & baca tiap lembaran pemberitahuan terutama polis bapak)
Yg saya ketahui semua perusahaan (apapun itu, baik asuransi ataupun kartu kredit) punya prosedur masing2, inilah yg qt, para konsumen, harus teliti sebelum membeli, krn qt sadar prosedur2 ini bisa membantu qt atau malah menyulitkan qt nantinya.
regards,
Indry.T
Pak DB Utomo & rekan2 yang lain... silakan menghubungi saya untuk mulai menabung di Allianz...
Karena :
1) Allianz Syariah (Allisya) baru2 ini dapat penghargaan the best sharia insurance by Karim Consulting Group
2) Biaya akuisisi, biaya asuransi bulanan, biaya administrasi bulanan Allianz jauh lebih rendah dari semua kompetitor termasuk Prudential
3) Total manfaat proteksi Allianz bisa 2-3 kali dari kompetitor termasuk Prudential.
4) Bagi hasil (hasil investasi) Allisya jauh lebih unggul dibandingkan dengan semua kompetitor termasuk Prudential
5) Produk Allianz jauh lebih lengkap dan lebih komprehensif dibandingkan dengan kompetitor ada asuransi rawat jalan, gigi, melahirkan, profesi, dll.... pokoknya a to z dech...
benar2 supermarket asuransi
Oya .... rekan2 sekalian.... ada seminar plus gala dinner dari Allianz.... membahas tentang manfaat produk dan bisnis Allianz.... oleh 2 top speaker specialist asuransi.... MDRT life member..... mantan top agen Prudential.... tapi pindah ke Allianz.... malah jadi lebih top dan lebih oke....
Mengapa dan bagaimana saja kisahnya???
Menarik untuk disimak dan diikuti...
Harga tiket Rp 100.000.... limited seat only 150 seats...
reservation needed... please email me
Hubungi saya segera
Mr.Oey
Buss Allianz Financial Consultant
Email : Mr_Oey.Allianz@yahoo.com
Office : PT.Buss Allianz
Menara Rajawali lt 6
Mega Kuningan - Jakarta Selatan
Halo salam sejahtera untuk semuanya....Perkenalkan saya Utomo Wealth Manager AXA Financial....
Sudah pada tau AXA Financial belum?
Sistemnya dan kompensasi buat agennya the best lho daripada asuransi2 yang lain?
Bahkan AXA FINANCIAL memenangkan 8 dari 10 kategori di kontes AAJI.
Saya pribadi mengundang siapa saja untuk datang ke acara presentasi bisnis AXA FINANCIAL setiap hari sabtu di lantai 5 Gedung Ratu Plaza. Email saya bila ada yang tertarik dan mau liat2 terlebih dahulu ke wealthmanageraxa@yahoo.com.
Makasih...
Utomo
Wealth Manager AXA Financial
Ingat AXA FINANCIAL.... bukan yang lain....
NO COMMENT... "maaf sy tdk akan mengomentari apapun"
Sy agen Prudential berlisensi AAJI.
Sy hanya ingin membantu menyelesaikan masalah Bpk/Ibu mengenai asuransi Prudential, dgn iklas tanpa ada mksd tujuan apapun.
Krn misi sy di Prudential adlh "sy ingin menolong org lain melalui asuransi, krn diri sy sendiri sdh tdk bisa di tolong utk dpt mempunyai asuransi"
Dan krn sy tau biaya RS skrg tdk lah murah.
Dan jg bagi sodara/i yg tertarik ingin menjadi agent profesional, bkn agent2an, bs melalui sy.
Silahkan hubungi sy:
"Mariana Sulistyo"
0856.1052799/021.68018175
email: meyshin@yahoo.com
Sekian dan terima kasih.
Rgds: Mariana
Waduh, bingung gw kebanyakan comment. Tp bwt gw PRU is the best...
Gw dh mpir 2taon jd nsbh PRU n 2x claim, pembayaran g lbh dr 2 mgg. Satu kantong qta dah dpt smua manfaat.. ueenaak tenan...