Online
Saat ini ada 70 pengunjung tamu dan 1 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 1559

Kesehatan/Praktek Dokter - Keluhan

Dikecewakan Pelayanan Dr. Husna, Dr.Kandungan RSIJ Pondok Kopi

Sabtu, 21 Juni 2008

Bantuan Artikel
Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamu'alaikum Warahmatulloh Wabarakatuh

Kpd. YTH
RSIJ Pondok Kopi
Di Jakarta

Nama saya Ilham Maulana dari Bekasi. Langsung saja, saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap layanan salah seorang dokter kandungan di RSIJ Pondok Kopi, Dr.Husna.
Jujur, sebelum kejadian ini, RSIJ Pondok Kopi adalah salah satu RS favosit saya. Saya bangga thd RS ini, karena disamping layanannya yang cukup baik, RS ini berani dan mampu menghidupkan nilai2 Islam di tengah zaman yang 'semerawut' seperti sekarang ini. Namun, setelah apa yang saya dan istri saya alami pada hari Jum'at, 6 Mei 2008, loyalitas saya terhadap RSIJ Pondok Kopi menurun drastis hingga 100%!

Pada hari itu saya dan istri ingin periksa kandungan istri saya. Saya datang pukul 16:30, saya lakukan registrasi utk istri saya sebagai pasien baru sampai pukul 17:00. Kemudian saya ke ruang tunggu, 1 jam berlalu, 2 jam, 3 jam, dan akhirnya saya dipanggil pada pukul 20:00. Awalnya saya tidak terlau kecewa telah menunggu lama, karena saya harap layanan yang memuaskan akan mengobati rasa kesal saya karena telah menunggu selama 3 jam. Namun, semua itu hanya harapan hampa..

Saya masuk ke ruang praktek dengan wajah senyum, tapi sang dokter jangankan senyum, melirik saya pun tidak! Pandangannya yang tidak bersahabat tertuju pada meja kerjanya. Sama sekali tidak menyapa, apalagi salam! Sungguh tidak mencerminkan pribadi seorang muslimah! SANGAT AMAT TIDAK RAMAH!

Istri saya langsung dibawa ke dalam oleh perawat untuk di-USG, dokter pun menghampiri istri saya. Lagi-lagi, tanpa berucap sepatah kata pun dokter langsung melakukan USG. Dokter menekan alat USG ke perut istri saya dengan keras sehingga mengakibatkan perut istri saya sakit! Setelah selang beberapa menit, dokter berkata, "Ini harusnya sudah jelas, kemungkinan ada kelaianan. Saya kasih pengantar aja ya utk periksa di RSCM Cipto.". KURANG AJAR! Anda bisa bayangkan perasaan istri saya ketika mendengar janinnya ada kelainan?! BENAR2 TIDAK BERADAB!!!

Setelah di-USG, kami beranjak ke meja dokter. Dokter mulai memberikan saran2 kepada istri saya, namun tetap, dengan nada membentak, wajah 'nekuk' dan tanpa senyum! Saya lupa apa saja sarannya karena saya sudah malas berinteraksi dengan dokter Husna!!!

Istri saya bertanya, "Ada makanan yang harus dihindari ga dok?". Setelah berpikir agak lama, dokter menjawab, "Alkohol!". Ya ampun.. udah mikirnya lama, jawabannya ga mutu pula! Istri saya mengklarifikasi, "Makdsudnya makanan yang biasa dimakan sehari-hari dok..", dokter kembali menjawab, "Iya Alkohol ga boleh!". INGIN MENAMPAR RASANYA!!! Anda kira istri saya suka minum minuman keras?! Istri saya berjilbab! bercadar pula! Kalau saja dokter Husna seorang pria, niscaya saya tidak akan segan-segan menghajarnya! TOLONG DONG HARGAI MERTABAT DAN PERASAAN ORANG LAIN!!!

Proses pemeriksaan pun selasai. Kami keluar ruangan dan menyelesaikan adminsitrasinya. Dalam perjalanan pulang, saya mendengar suara isak tangis dari balik cadar istri saya. Ya, ISTRI SAYA MENANGIS!!! Dengan suara gemetar istri saya berkata, "Dokternya ga enak.. galak! jahat! nyebelin! pokoknya ga mau kesini lagi!!!". Ya Alloh.. miris hati saya melihat istri saya menangis! Sambil berusaha menenangkan istri, saya berkata, "Iya, aa juga ngerasain. Dokternya ga beres! Ga layak praktek tuh orang! Biarain sayang, dia akan menyesal udah bikin kamu nangis ky gini! Bulan depan kita cek di RS laen aja ya.".

Demikian sekilas ceritanya. Sebenarnya masih banyak kelakuan dokter Husna yang saya beri nilai merah, tapi akan menjadi sangat panjang jika saya tuliskan semua di sini.

KESIMPULAN:
- Dokter Husna tidak ahli!
- Dokter Husna sangat tidak ramah dan sombong!
- Dokter Husna tidak layak praktek!

Demi Alloh! demi Alloh! demi Alloh! Saya akan sebarkan informasi ini melalui internet! Saya ini seorang webmaster, mudah bagi saya untuk menyebarkan informasi di dunia maya dengan cepat dan meluas.

Demikian, semoga bisa menjadi bahan introspeksi.

Wassalamu'alaikum Warahmatulloh Wabarakatuh

Ilham Maulana
SBS, Harapan Jaya, Bekasi Utara
Bekasi
021-884**42


Artikel lain dalam kategori Kesehatan/Praktek Dokter :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 1 komentar


  1. Tanti Rahayu | Pesan | Jumat, 20 Juni 2008

    Yah allah, kok begitu amat sih tuh dokter ? Saya ikut merasakan kesedihan istri Pak Ilham. Apalagi orang hamil, maunya kan disayang, diperhatiin. Skrg saya juga sedang mengandung 5 bulan. Jadi mengerti benar perasaan Ibu. Salam.

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru