Online
Saat ini ada 62 pengunjung tamu dan 3 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 1751

Rekreasi & Belanja/Hotel & Penginapan - Keluhan

Kecewa Terhadap Pelayanan Dan Keamanan Hotel The Acacia

Senin, 02 Juni 2008

Bantuan Artikel
Pada Hari minggu tgl 25 mei 08, saya dan abang saya yg bernama Dr. Agus Roy Rusly H. Hamid. Sp. BP, menginap di hotel THE ACACIA yg beralamat di kramat raya 73-81 dgn maksud, beliau (abang saya) datang dari surabaya ke jakarta untuk mengikuti ujian profesi bedah plastik di RSCM jakarta. Kami masuk hotel pada hari minggu tanggal 25 mei 2008 sekitar jam Setengah 12 malam di kamar 222. Alasan kami menginap di hotel tersebut adalah :
1. Hotel THE ACACIA letaknya tidak jauh dari RSCM Jakarta
2. Karena termasuk hotel ternama di jakarta, kami pikir kenyamanan, keamanan, ketenangan, dan pelayanan yg memuaskan pasti akan kami dapatkan.

Hari pertama kami masuk, kamar sebelah (kamar 221) berisik sekali sampai menggangu ketenangan kami dan menggangu abang saya yg hendak belajar untuk menghadapi ujian profesi. Maka dari itu langsung saya telp receptionist dan meminta pindah kamar, tetapi receptionist bilang : '' kalau pindah malam ini tidak bisa, bisanya besok pagi'' lalu jalan keluarnya, penghuni kamar 221 di tegur oleh pihak hotel.

Lalu pada hari selasa tgl 27 mei 2008 jam 6.30 pagi, abang saya berangkat ke RSCM untuk mengikuti ujian, saya tetap tinggal di kamar. Jam 11.30 house keeping menawarkan untuk membersihkan kamar saya, tanpa rasa curiga, saya mengizinkan house keeping tsb untuk membersihkan kamar. Lalu si house keeping bertanya apakah saya menginap di kamar ini masih lama, jika masih lama saya disuruh memperpanjang kunci kamarnya. Kunci kamar hotel dan lift hotel berupa kartu, kalau tidak diperpanjang katanya kamarnya tidak bisa dibuka. Dan akhirnya tanpa rasa curiga saya turun kebawah untuk memperpanjang kartu sedangkan house keeping tetap membersihkan kamar saya. Lalu setelah itu saya naik kembali ke kamar dan house keeping masih berada di kamar saya. Setelah dia selesai dia langsung keluar dari kamar saya.
Lalu sore hari setelah abang saya ujian, kami keluar hotel untuk mencari makan. itu sekitar jam 6.15 sore. Barang-barang saya sembunyikan, laptop saya dan abang saya saya sembunyikan di dalam koper, kopernya saya kunci. Kamar saya kunci semua lalu kami berangkat cari makanan di luar hotel. Pada jam 21.41 kami kembali ke hotel, saya duduk-duduk sebentar, lalu karena besok pagi kami mau check out, maka saya dan abang saya merapihkan pakaian. Tetapi begitu membuka tas koper, mendadak saya kaget laptop kami dua-duanya hilang. Kami panik dan Langsung saya lapor ke receptionist dan melapor kehilangan barang. Beberapa saat kemudian petugas hotel datang.

Yang datang pada malam itu seorang manajer (pria), seorang keamanan, dan seorang manajer food and beverage (Wanita) ketiga orang ini yang berurusan dgn kami.
Lalu saya ceritakan panjang lebar mengenai kronologi kejadian kepada pihak securiti hotel. Tapi yang saya dapatkan keluarga saya malah dituduh yg tidak-tidak oleh seorang manajer yang bernama Taufik. Lalu akhirnya Abang saya meminta segera untuk melapor ke polisi setempat. Tapi kami tidak dapat fasilitas apa-apa (boro-boro fasilitas, perlakuan khusus saja tidak ada) sehingga kami harus jalan kaki ke kantor polres jakarta pusat jam setengah 12 malam.

Setibanya di kantor polisi, kami melapor kehilangan 2 laptop kami, lalu si polisi bilang : ''lho kok akasia akasia lagi yang kehilangan''. lalu saya bertanya kepada polisi tersebut, memang sering pak ada kehilangan ? si polisi menjawab : '' ini sudah yang ke empat kalinya sama anda''. dari situ saya heran, kok hotel yang letaknya dekat kantor polisi, bisa ada yang kehilangan juga !!!. Lalu pihak dari kepolisian meminta untuk olah TKP, lalu kami pun kembali ke hotel dgn berjalan kaki. Sama sekali tidak ada perlakuan khusus dari pihak hotel kepada kami.

Setelah polisi olah TKP didapat keterangan :
1. Pintu Kamar tidak ada yang rusak sedikitpun
2. pintu kamar hanya bisa diakses dari pihak hotel dan penyewa kamar.
3. CCTV yang tidak dipasang di lorong kamar kami.
4. Pintu kamar saya memakai door closer, jadi walaupun misalnya tidak saya dorong, pintu itu akan menutup sendiri dan langsung terkunci.
Lalu saya dan abang saya diminta ke kantor polisi lagi untuk membuat laporan kehilangan. Kembali lagi kami ke kantor polisi dengan berjalan kaki jam setengah 2 malam.

Selama kami memberi keterangan kepada polisi, manager hotel serta rekan-rekannya (3 orang tsb) seenaknya pulang ke hotel meninggalkan kami berdua di kantor polisi jam 2 malam, benar-benar keterlaluan. Setelah laporan pengaduan selesai, kami kembali ke hotel dan berbicara dengan manajer (Taufik) bahwa kami minta bertemu dengan general manajer besok. Dia bilang '' ok akan saya follow up, bapak tunggu kabar dari pihak hotel saja''.

Keesokan harinya tanggal 28 mei 2008 saya tunggu dari pagi hari, sampai siang hari, belum ada kabar. Lalu abang saya menanyakan hal tersebut ke pada manajer yang bertugas, katanya sedang inilah itulah, pokoknya berbelit belit. Sampai akhirnya saya telpon saudara yang polisi agar saya dipertemukan dengan General Manajer. Akhirnya jam 3 sore saya bertemu dengan general manajer hotel THE ACACIA.

Lalu saya ceritakan apa yang terjadi semalam, tapi general manajer tersebut tidak mau tahu, dia malah balik menyalahkan kami. Katanya itu kesalahan anda, mungkin ada saudara anda yang mencurinya. Bagaimana perasaan anda jika dituduh balik seperti itu ?. Saya hanya mempermasalahkan pelayanan hotel THE ACACIA yang buruk sekali. Kalau soal laptop hilang, ya mungkin memang bukan rezeki saya. Tapi kalau pelayanan hotel yg seperti itu, apakah pantas ?

Sudah sampai keadaan ini saya sudah putus asa, saya bingung mau bagaimana lagi karena saya tidak begitu tahu hukum. Saya hanya bisa pasrah data-data di dalam laptop hilang. Didalam pikiran saya bagaimana mungkin laptop yang saya sembunyikan di dalam koper, lalu koper itu saya kunci, lalu kamar sudah saya pastikan terkunci bisa hilang ???. Dan kalau mereka menuduh keluarga saya yang ambil, maaf saya tidak terima, karena keluarga Kami bisa saja membeli laptop baru yang lebih canggih kapanpun kami mau. Sampai dengan hari ini belum ada penyelesaian baik dari pihak hotel maupun pihak kepolisian. SURAT TANDA PENERIMAAN LAPORAN / PENGADUAN ; No. Pol : 525/K/V/2008/RES JP

Maksud dari cerita saya ini adalah : saya hanya ingin menyampaikan rasa kecewa saya yang sedalam-dalamnya terhadap pelayanan hotel THE ACACIA yang sangat sangat buruk dan tidak professional. Saran saya kepada masyarakat lain : bagi anda yang menginap di hotel, berhati-hatilah, karena hotel itu bukan tempat yang aman, jangan percaya hotel ternama, karena dimana pun kita bisa kehilangan.

Drg. Ayu Yunita. H. Hamid
Perum CGP Blok R2 No. 30 Rt 05/ Rw 02
Cibinong Bogor


Artikel lain dalam kategori Rekreasi & Belanja/Hotel & Penginapan :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 4 komentar


  1. P.N Jonathan | Pesan | Minggu, 01 Juni 2008

    Pengalaman saya lain kali kalau di Jakarta nginap di Le Grandeur(formerly Dusit Mangga Dua)aman,dekat dengan shopping centre,ramah pegawainya pokoknya cosy and hospitallity,ratenya agak mahal dari agak dari acacia(Euro 65,untuk client berwarganegara EU)utk warganegara Indonesia lebih murah icon_smile tapi safety sekali,ini bukan iklan tapi pengalaman saya bertahun tahun nginap disini

  2. Nani | Pesan | Senin, 02 Juni 2008

    Pak Jon, Le Grandeur memang lumayan sekali, makanannya juga enak tuh

  3. ardi | Pesan | Selasa, 26 Agustus 2008

    Artinya acacia adalah hotel yang sangat sangat buruk sekali.. mungkin ini adalah sarang "penyamun" yang kerkedokan hotel berbintang.. krn sampai manager nya pun seperti "ogah ogahan" dengan pencurian tsb.

    Terimakasih atas informasi yang sangat bermanfaat ini utk melindungi next victim dari kejadian serupa.

    saya pernah menginap di hotel Novotel Mangga Dua, dan waktu itu mendapatkan pelayanan yg "kurang cepat" pada saat check-in. kemudian sy complain ke pihak management, dan dalam 2 minggu, GM hotel sdh merespon dgn meminta maaf secara tertulis, bahkan memberikan voucher menginap gratis sbg "obat" complain saya sebelumnya, shg sy sangat surprise and impressed dgn GM hotel tsb.. saya menyarankan utk tinggal di Chain hotel yg mempunyai management yang bermutu dan memiliki integritas & kejujuran dlm berbisnis.

  4. Rizki | Pesan | Jumat, 26 September 2008

    OK ... Hotel Acacia masuk dalam daftar hitam. icon_cool

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru