Online
Saat ini ada 215 pengunjung tamu dan 4 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Lain-Lain/Keamanan & Ketertiban - Keluhan
Tempat Parkir di BCA Banjaran
Jumat, 09 Mei 2008
Bantuan Artikel
Walaupun sekarang BCA menjadi baik dari segi tempat, tapi tidak didukung oleh kenyamanan dan ketertiban para nasabah nya, korban2nya ya termasuk saya sendiri.
Saya adalah pengusaha grosiran mie instant dan permen, usaha saya walaupun grosir tetapi tidak besar, apalagi di jaman yang tambah susah sekarang, banyak sekali saingan dagang yang lebih besar dan lebih murah.. Nah yang menjadi masalah saya adalah, saya hampir setiap hari pergi ke bank untuk setor, transfer, maupun ambil duit.. Dan saya menggunakan sepeda motor, yang sangat saya sesalkan adalah, kenapa lahan parkir yang disediakan oleh BCA tetap saja dimintain uang parkir, padahal itu lepas dari badan jalan lho, dan yang saya tau seharusnya tidak berkewajiban untuk dimintain uang parkir.
Nah mungkin dalam sehari saya bisa pergi ke BCA kira2 2-4 kali, kalau saya suruh orang naik motor, biaya parkir yang harus dibayar adalah 4*Rp.500 = Rp.2000,- setiap hari saya harus keluarkan uang yang tidak berguna untuk dibuang sia2, padahal bagi saya uang 2000 itu sangat berharga sekali... Kalo memang kita parkir di badan jalan, oke lah kita wajib untuk membayar parkir, tapi ini kan kita parkir di lahan nya BCA sendiri.
Sebagai contoh saja di BCA Tegal, kita parkir di basement BCA, otomatis kita bebas parkir, karena masih dalam lahan BCA sendiri.. Ini yang bikin saya heran, kenapa pihak BCA Banjaran tidak tegas dalam menghadapi masalah parkir ini, padahal dulu waktu pertama kali diresmikan, di tembok2 dekat parkir sudah ditulisi bebas parkir, tapi kenyataan nya ga lama setelah itu banyak bermunculan tukang2 parkir.
Yang saya mau tanyakan, apakah kepala cabang / orang dalam BCA juga menikmati uang parkir yang dikumpulkan dari tukang2 parkir ini ( arti kasar nya ada kolusi antara tukang parkir dengan orang dalam BCA ) mohon diperhatikan hal2 semacam ini, sebetulnya bukan cuma saya saja yang mengeluh, tapi banyak orang yang mengeluhkan hal ini, ambil uang di ATM cuman 50.000, sudah bayar parkir 1000.
Mau jadi apa nama BCA yang sudah besar ini kalo tidak tegas dalam menghadapi masalah sepele semacam ini, atau mungkin barang kali ada oknum2 yang ikut menikmati uang parkir ini.
Mohon jadi perhatian BCA pusat, terutama BCA CAPEM ADIWERNA... Terimakasih
Marini Andriani
Jalan Raya Banjaran
Tegal - Adiwerna
Nah mungkin dalam sehari saya bisa pergi ke BCA kira2 2-4 kali, kalau saya suruh orang naik motor, biaya parkir yang harus dibayar adalah 4*Rp.500 = Rp.2000,- setiap hari saya harus keluarkan uang yang tidak berguna untuk dibuang sia2, padahal bagi saya uang 2000 itu sangat berharga sekali... Kalo memang kita parkir di badan jalan, oke lah kita wajib untuk membayar parkir, tapi ini kan kita parkir di lahan nya BCA sendiri.
Sebagai contoh saja di BCA Tegal, kita parkir di basement BCA, otomatis kita bebas parkir, karena masih dalam lahan BCA sendiri.. Ini yang bikin saya heran, kenapa pihak BCA Banjaran tidak tegas dalam menghadapi masalah parkir ini, padahal dulu waktu pertama kali diresmikan, di tembok2 dekat parkir sudah ditulisi bebas parkir, tapi kenyataan nya ga lama setelah itu banyak bermunculan tukang2 parkir.
Yang saya mau tanyakan, apakah kepala cabang / orang dalam BCA juga menikmati uang parkir yang dikumpulkan dari tukang2 parkir ini ( arti kasar nya ada kolusi antara tukang parkir dengan orang dalam BCA ) mohon diperhatikan hal2 semacam ini, sebetulnya bukan cuma saya saja yang mengeluh, tapi banyak orang yang mengeluhkan hal ini, ambil uang di ATM cuman 50.000, sudah bayar parkir 1000.
Mau jadi apa nama BCA yang sudah besar ini kalo tidak tegas dalam menghadapi masalah sepele semacam ini, atau mungkin barang kali ada oknum2 yang ikut menikmati uang parkir ini.
Mohon jadi perhatian BCA pusat, terutama BCA CAPEM ADIWERNA... Terimakasih
Marini Andriani
Jalan Raya Banjaran
Tegal - Adiwerna
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 1 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
itu memang menjadi masalah klise pak,di bca jakarta sini,saya tunggu di motor,istri saya kedalam atm (saya tidak parkir di depan atm,tetapi agak jauh) tetap saja dimintai uang parkir.saya melihat anak s.d mau menabung membawa sepeda kayuh pun di mintai uang parkir.kasihan bca,ngakunya bank besar,tapi menyewa satpam/petugas keamanan bebas-bayar untuk parkir/keamanan kendaraan saja tidak mampu..ck..ck..apa kata dunia??