http://www.bluetooth.bizuniversal.com/

Online
Saat ini ada 102 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 902

Jasa Pelayanan/Biro Perjalanan - Keluhan

Mohon Masukan Penyelesaian Penyalahgunaan Kartu Kredit Oleh Biro Perjalanan

Senin, 14 April 2008

Bantuan Artikel
Setelah membaca permasalahan dari sdri. citra di Aceh, saya juga turut prihatin, sebenarnya istri saya juga mengalami hal yang sama dengan sdr. citra yang dilakukan oleg PT Famili tour & travel Jakarta. Sebelumnya mungkin sdri. Citra pernah membaca artikel yang dikirimkan oleh Bapak Akhmad Rajuddin dari Banjarmasin. Itu adalah topik yang dialami istri saya, saya dan istri saya sudah melakukan pengiriman surat baik kepada family tour & Travel maupun kepada Card Center BNI jakarta, tapi hingga sekarang harapan untuk mendapatkan surat pembatalan transaksi yang dimaksud tidak juga diberikan oleh pihak travel tersebut.

Dalam waktu dekat kami akan menyampaikan kepada YLKI jakarta mengenai permasalahan ini. Semoga saja mendapat tanggapan, memang kondisi kami yang berada di Banjarmasin cukup sulit untuk melakukan proses dengan cepat, mungkin sdri citra juga demikian, tapi kita jangan putus asa.
Oh ya sdri. Citra, klo boleh istri saya mau berkenalan dengan Sdri. Citra, jika Sdri. Citra mau menghubungi istri saya ke nomor hp 0815 2161716, sms saja dulu ya. Paling tidak bisa berbagi untuk menyelesaikan masalah yang sama di hadapi.

Salam istri saya buat Sdri. Citra di Aceh.

Ardiansyah
Jl. Persada Permai 7
Banjarmasin


Artikel lain dalam kategori Jasa Pelayanan/Biro Perjalanan :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 15 komentar


  1. Citra Florenca EP | Pesan | Senin, 14 April 2008

    saya pernah membaca di blog (lupa milik siapa) yang kasusnya sama seperti kasus saya dan juga berurusan dengan BNI Card Center.

    Cara yang dia lakukan adalah dengan menuliskan surat ke BNI Card Center, sekaligus mengirimkan kembali brosur itu ke Family Travel sekaligus menunjukkan ke BNI bukti pengirimannya.

    Dan itulah yang akan saya lakukan sekarang. Sudahlah Pak, tidak usah diharap deh Family Travel mau mengirimkan surat pembatalan. Sekarang urus saja tagihan KK Bapak, boleh juga sampaikan ke YLKI soal ini. Saya juga berniat untuk melaporkan travel gila ini ke ASITA. Sudah terlalu banyak korbannya, kita tidak boleh diam saja.

    Memang mungkin secara tenaga kita memiliki keterbatasan, tapi toh kita masih bisa menulis. Tulisan itu juga lebih tajam daripada pedang. Jangan putus asa ya Pak. Istri Bapak tidak sendirian. Semoga Allah SWT mendengar doa kita. Amin.

  2. M. Bagas Abyasa | Pesan | Senin, 14 April 2008

    saya turut prihatin dengan semua kejadian mslh penipuan biro perjalanan wisata ini, tp bg saya pribadi itu tergantung dr diri kita sendiri, begitu mudahnya anda memberikan no kk pdhl itu bersifat PERSONAL icon_confused , dan bgitu mudahnya anda mempercayai omongan seseorang yang belum kita kenal dan berada jauh dengan lokasi anda icon_confused , belum tentu saudara kita sendiri (ortu, adik, kakak, ipar whatever lah) bisa kita percaya tul gak icon_wink lalu knp anda bs percaya? pdhl saya yakin anda itu org berpendidikan. jd intinya kitalah yang BODOH...!!! jgn percaya sama MARKETING dlm bentuk apapun mrk itu PENIPU, icon_lol

  3. M. Bagas Abyasa | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Sorry ya bg yg berprofesi marketing icon_wink

  4. boed | Pesan | Senin, 14 April 2008

    @ M.Bagas A : saya setuju dengan anda agar tdk mudah memberikan data KK, tp kalo emang dari travelnya itu niat nipu gimana ??. untuk yang udah tau sih gampang tinggal tutup aja teleponnya or sekalian aja dikerjain tuh telemarketing dengan pake no kartu asal or ajak bicara muter-muter sampe dia pusing. tapi masalahnya masih banyak juga orang yang gak ngerti atau juga dia baru punya kartu kredit, misalnya ada orang baru banget punya kartu kredit trus ada yang nawarin dengan iming-iming fasilitas dari visa atau master dan juga dicekokin omongan si marketing itu, saya rasa kemungkinan orang itu mengikuti omongan si marketing dan mendebet kartu kreditnya sangat besar. mau juga yang perusahaan kayak gini kan udah jelas-jelas mo kadalin pemegang kartu kredit , harusnya ada dong tindakan dari semua pihak yg terkait.

  5. Citra Florenca EP | Pesan | Senin, 14 April 2008

    @M Bagas Abyasa : maaf Pak, saya dan korban yang lainnya tidak bodoh. Yang harus dipertanyakan adalah bagaimana bisa data pribadi kita bocor ke pihak lain (yang tidak bertanggung jawab)?

  6. M. Bagas Abyasa | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Maaf ya bu citra klo comment saya td agak kasar, saya cuman kesel dgn diri saya sendiri, tp saya juga sadar diatas lt 1 ada lt 2, diatas langit ada langit, sy hanya menilai dari filosofi aja, btw.... sy dulu punya pengalaman juga tp beda versi,saya ditawarin investasi sama salah 1 mktg (ga etis saya sebutin namanya, kasian msh bnyk yg cari mkn diperusahaan itu) dengan keuntungan 30% dr total yang diinvestasikan, start awal USD $20.000 bulan pertama dpt untung, tp pas mau diambil dari keuntungan itu ada aja alasannya, ujung2nya minta invest lg USD$ 20.000 buat jaga posisi/margin ok-lah saya invest lagi, trus saya mau tarik lagi keuntungan tp hanya dpt USD$1.000, semakin kesini uang yang saya investkan smakin berkurang dr equitinya saya tanya sama marketingnya kenapa bgitu? jwb mrk simple aja "krn brg masih diluar, belum bisa dijual" malah mrk (marketing) minta nambah lg USD$ 10.000, tp sy ga kasih, finally..... LOST..... trus saya coba online ke internet ternyata banyak juga kena korban. sy jg mau nuntut tp alasan mrk tetap sprt itu "KALAH DIPASAR KRN GA MAU NAMBAH CAPITALNYA, UTK JAGA POSISI/EQUITI" finally saya cuman bisa urut dada aja dan Istighfar "Astagfirullah.... ternyata bisnis di Jakarta bgini...." jgnkan uang ratusan juta, Rp. 1.000,- rupiah pun mrk brani untuk korbankan nyawanya. punya cerita lucu nech, sehabis dr toilet sy langsung jalan ga bayar iurannya krn ga punya recehan dan saya pikir toilet di mall free krn ga ada pengelolanya, eh... dr blakng saya dipanggil sambil melotot disuruh byr 1.000 trus saya kasih 10.000,- sambil berkata "Mas ini ambil kembaliannya sekalian buat jajan anaknya" tau ga bu citra, dia lsng nunduk2, ya..... inilah Jakarta THAT'S THE WAY.... MONEY TALKS....

    waduh jd cerita nech....

    Untuk mslh data.... maybe bu citra punya relasi marketing asuransi atau whateverlah, mrk biasanya suka tukar2an data. ato coba ibu tanya ke penerbit kk itu, soalnya dulu gosipnya di Jakarta data kk...... (ga etis lagi saya sebutin)pernah jebol dan yg jebolinnya org dlm sendiri (IT Dept)

    O ya nnt saya main2 ke plaju bener ga travelnya ada..

    nnt sy kasih infonya sama bu citra... icon_smile

  7. Citra Florenca EP | Pesan | Senin, 14 April 2008

    @M Bagas A: Terima kasih kembali atas infonya, Pak.

    Perlu dijelaskan kalo saya nggak pernah percaya sama yang namanya asuransi atau produk investasi "modern" lainnya, jadi otomatis bukan saya sendiri donk yang bocorin data saya icon_biggrin Prasangka saya sih orang outsorcing itu yang punya kerjaan..mengingat saya bikin KK karena kasian liat mereka yang ngasongin formulir aplikasi ke kantor...eh rupanya begini jadinya... icon_mad

    Wah wah gawat itu investasi siluman... icon_eek ya udah pak, kalo mau invest pake emas aja, lebih menguntungkan, nggak ada resiko kena tipu, resiko kerugian juga kecil.. (eh kok gw jadi kyk orang pegadaian yah icon_lol )

    Oh iya, Pak, saya tunggu infonya. Kalau memang itu travel ada gedungnya kan lebih gampang dilacak..mo dilapor nih soalnya icon_biggrin

  8. Nani | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Mang gedungnya apa sih? kasih tau aja, sapa tau saya lewat..

  9. boed | Pesan | Senin, 14 April 2008

    @ Nani : kalo gak salah Plaju No.18 daerah menteng, coba deh pas jl.sudirman ambil bawah jl.blora trus ambil kanan lewat bawah nanti sebelum Sizler ada jalan belok kiri nah ikutin aja tuh kalo nggak nanya lagi sama orang icon_biggrin soalnya jarang lewat situ siih, mbak Nani ntar kalo ketemu mo diapain tuh ??? oh iya ini kalo gak salah loooh kalo salah ya maap icon_wink

  10. Nani | Pesan | Senin, 14 April 2008

    @Boed: mau liat aja, kaya apa sih travelnya, ntar iseng2 masuk, tanya2 harga tiket hihihi, sambil liat2..

  11. familytour | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Klarifikasi dari Manajemen Paradise Club by Vacation & Family Tour & Travel…..

    Perlu diketahui oleh semuanya bahwa dalam suatu transaksi ada 3 pihak yang terlibat dalam perdagangan, yaitu PERUSAHAAN, MARKETING dan KONSUMEN... yang saling berhubungan.... dan saling menguntungkan menurut legalitas atas keabsahan transaksi tersebut.

    PERUSAHAAN Tour and Travel hidup dari KOMISI yang diberikan Wholesaler Hotel, Penyelenggara paket tour domestic/internasional dan maskapai penerbangan/airlines atas settlement keseluruhan transaksi setiap bulannya (jumlah kamar/paket tour (perpax)/seat yang diberikan ke hotel/penyelenggara tour/airlines oleh perusahaan)

    sementara MARKETING mendapat monthly salary dan bonus sale dari komisi yang diterima perusahaan,

    di lain pihak, KONSUMEN berhak untuk mendapat penjelasan tentang produk yang ditawarkan, mengetahui apa yang di jelaskan marketing, untuk apa nomor kartu kredit diberikan dan memahami bahwa transaksi yang dimaksud TIDAK SAMA dengan transaksi pembayaran/pemakaian kartu kredit biasa.

    Pertanyaan untuk KONSUMEN :

    Apakah anda sudah memahami produk yang ditawarkan marketing kami dan mengetahui bahwa transaksi yang dilakukannya TIDAK SAMA dengan transaksi biasa? kalo belum, berarti anda …….???? MINIM INFORMASI….!!!! dan andapun harus tau kalo disetiap transaksi itu selalu ada resikonya! Entah itu menguntungkan ataupun merugikan anda.

    Perlu diketahui bahwa transaksi jarak jauh bisa dilakukan dengan system P.O.S (Phone Order System) sudah dilegalisasi oleh Bank Indonesia dan AKKI (Assosiasi Kartu Kredit Indonesia). Cara mendapatkannya pun TIDAK MUDAH, Bank melakukan survey sedetail-detailnya, dimulai dari legalitas perusahaan, lokasi perusahaan, rekening perusahaan, laporan transaksi harian, mingguan, bulanan dan referensi perusahaan (perusahaan/hotel/airlines mana saja yang sudah bekerjasama dengan family tour & travel), setelah disetujui diharuskan deposit yang tidak sedikit jumlahnya, baru Authorization Machine EDC (Electronic Data Capture) dengan system P.O.S bisa dikeluarkan oleh Bank cukup rumit dan memerlukan waktu yang relatif lama.

    Contoh kecil : Bagaimana Bank melakukan survey atas applikasi kartu kredit yang anda ajukan….????? mereka telpon rmh dan ktr, tanya penghasilan, Tanya referensi, Tanya saudara yg tidak serumah, survey rumah dan foto-foto rumah (untuk aplikasi kk gold) dsb.

    Jadi…. Bagi mereka yang tinggal DIDAERAH dan belum mengetahui sistem seperti ini mudah-mudahan sekarang sudah mulai mengerti dan faham.

    1 hal lagi…. Travel kami dalam melakukan pemasaran sangat aktif, dengan istilah tidak nunggu bola, tapi cari/jemput bola, semua difokuskan/call centre di Jakarta, Nasabah kami banyak dari Sabang sampe Merauke, baik secara individu maupun corporate.

    Manajemen Family Tour & Travel :

    1. TIDAK PERNAH menginstruksikan bahkan MENGHARAMKAN untuk menyebutkan/membawa nama instansi/perusahaan lain, apalagi dari perusahaan salah satu penerbit kartu kredit dalam memberikan presentasi tentang produk kami dan bagi yang melanggar akan dipecat dengan tidak hormat dari perusahaan.

    2. Authorization Machine / EDC Machine dan Credit Card adalah M E D I A dalam melakukan transaksi jarak jauh secara flexible, pembayarannya pun dapat dicicil sesuai dengan minimum payment.

    3. Paket/voucher yang diterima merupakan paket sementara sebagai BUKTI SAH atas program kami yang bisa ditukarkan dan digunakan kapan saja.

    Kami menyadari semua masalah yang timbul di media (Koran, internet, dll) adalah atas ketidakpuasan produk dan merasa sangat dirugikan dgn sistem pembayaran P.O.S, banyak sekali klien tidak tahu dengan sistem ini, apalagi orang daerah…. dengan santainya mereka menyebutkan no kk & expirednya karena punya pikiran bahwa kk-nya tidak bisa didebet tanpa di swep/gesek di mesin EDC dan tanpa tandatangan akan tetapi setelah billing statement sampai dan melihat jmlh tagihan langsung kaget disitu tertera nominal yang dari pernah disebutkan dari family tour & travel, akhirnya lapor ke bank penerbit kartunya dan tidak mengakui adanya transaksi tersebut. Untuk mencegah hal seperti ini maka kami memakai system VOICE LOGGER atau V.R.S (Voice Recording System) dan PABX System sebagai consolidate line-nya. Sistem ini kami pakai untuk BUKTI kalo nantinya terjadi hal-hal seperti tersebut diatas. Sistem bekerja secara otomatis, semua pembicaraan via telpon terekam di server (mainframe computer), marketing tekan nomor telpon maka secara otomatis nomor telpon dan pembicaraannya terekam/record sampai marketing kami menutup telponnya, semua data diback-up di CD perhari.

    Terimakasih atas laporannya, kami menyadari perusahaan kecil kami banyak sekali kekurangannya namun diperusahaan besarpun seperti tercantum di halaman depan web site ini banyak sekali kritikannya, namun ini menjadi bahan/acuan untuk kemajuan perusahaan, agar perusahaan kami bisa menjaga keamanan dan kenyamanan klien.

    Dana yang didebet dari kk calon klien atas kesalahan team marketing kami (oknum) dalam memberikan presentasi dari awal hingga akhir akan segera kami kembalikan dan akan tertera di billing statement berikutnya dengan kode “CR”.

    Sekian dan terimakasih…..

    Daniel Widjaya

  12. familytour | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Boed....!!!! perusahaan TIDAK PERNAH mempunyai niat MENIPU...!!!! sama sprt halnya lembaga tinggi negara, sama seperti halnya dari kepolisian, apa mereka menyuruh bertindak yang ga jelas...??? seandainya sdr punya perusahaan/toko apa anda berniat untuk mencurangi konsumen anda....???? anda berhasil menipu hari ini dan anda untung, tp apa mungkin besoknya konsumen yg anda tipu kembali lagi untuk beli produk anda...???? anda jgn berpikran sempit menuduh perusahaan yang berniat menipu....!!!!! icon_redface itu adalah oknum bos.... icon_redface

  13. familytour | Pesan | Senin, 14 April 2008

    Nani.... boleh datang aja, jgn kerjaannya GOSIP doank.... icon_lol

  14. Sudiono | Pesan | Selasa, 15 April 2008

    berdasarkan pengalaman saya pribadi.. Berhati-hatilah & Jangan Percaya Dengan Biro Perjalanan Wisata :

    VACATION & FAMILY TOUR & TRAVEL

    Jalan PLAJU no. 18 JAKARTA PUSAT.

  15. Nani | Pesan | Kamis, 17 April 2008

    Tuh jadi selama ini yang terjadi cuman GOSIP saja ya?

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru