http://www.bluetooth.bizuniversal.com/

Online
Saat ini ada 66 pengunjung tamu dan 1 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 902

Bisnis & Layanan Finansial - Opini

Otoritas Penuh Yang Dimiliki Showroom, Leasing & Asuransi Mobil Baru

Jumat, 21 Maret 2008

Bantuan Artikel
Pada saat ini untuk membeli sebuah mobil baru sangatlah dipermudah syarat-syaratnya, tidak sesulit seperti pada masa 5 tahun yang lalu. Contohnya dengan DP yg ringan (antara 10-20 persen dari harga mobil) sudah dapat memiliki sebuah mobil baru. Sehingga populasi mobil bertambah dengan pesat dijalan raya. Dampaknya macet dan antrian panjang dimana-mana (mungkin hal ini termasuk salah satu andil terjadinya macet dijalan raya).
Karena untuk memiliki sebuah mobil baru yg sangat dipermudah syarat-syaratnya maka banyak orang pun menjadi korbanya seperti (maaf) ada yg tidak sanggup melanjutkan membayar cicilan bulanan, karena tiba2 kehilangan pekerjaan, bidang usaha yg mengalami kemunduran, terjadi musibah yg tidak diperhitungkan sebelumnya, dll.

Jadi perhitungkanlah dengan matang jika anda punya niat untuk membeli/memiliki sebuah mobil baru yg dari segi DP nya memang sangat menggiurkan, tetapi jika kita mengalami sesuatu hal yg terjadi diluar perkiraan kita maka kita juga yg susah nanti dikemudian hari. Karena jika kita tunggak berturut-turut selama 3 bulan, pihak leasing tidak akan segan-segan menempuh/menyelesaikannya secara tegas.

Bukan uraian diatas yg hendak kita bahas karena saya bukan ahlinya tetapi ini hanyalah pandangan pribadi saya, yang kelak kita lihat dan dengar kejadianya selama ini. Cobalah mari kita lebih mendalami dari awal hingga akhir dari transaksi sebuah mobil baru (khusus mobil baru yang laris di pasaran) :

1. Sebuah mobil baru yg kita beli dari pihak Showroom baik itu secara cash maupun kredit maka sama saja bagi pihak Showroom. Karena walaupun kita beli secara kredit mereka menerima secara tunai dari pihak leasing. Tetapi pihak Showroom selalu membatasi konsumen untuk memilih pihak Leasing yg konsumen kehendaki (mungkin bunganya bisa lebih rendah dibanding pihak Leasing yg ada kerjasama dengan pihak Showroom).

Konsumen diwajibkan hanya memilih pihak Leasing yg ada kerjasamanya dengan pihak showroom. Umumnya pihak Leasing yg bekerjasama dengan Showroom selalu memberikan FEE/Komisi kepihak Shworoom sesudah habis transaksi. Jadi konsumen juga pihak yg dirugikan. Karena pihak Leasing tidak perlu lagi terlalu bersaing untuk mencari konsumen. Mereka tinggal memperbanyak/mencari kerjasama dengan pihak Showroom. Bagaimanapun konsumen tidak mempunyai hak untuk memilih pihak Leasing yg mereka kehendaki.

Kita mungkin akan dikasih kelonggaran memilih sendiri pihak Leasing, jika konsumen jeli, teliti dan sudah disampaikan sebelum menyerahkan/membayar DP nya atau merk mobil baru yg dijual kurang laku dipasaran. Selain dari kedua hal tersebut rasanya sangat tidak mungkin kita dikasih pihak Shworoom untuk memilih pihak Leasing yg kita kehendaki. Karena baik itu Sales maupun Pimpinan Shworoom selalu mendapat FEE/Komisi dari pihak Leasing.

2. Tahap selanjutnya adalah urusan transaksi antara konsumen dengan pihak Leasing. Pihak Leasing tidak membenarkan/memberikan konsumen keleluasaan untuk memilih pihak Asuransi yg konsumen kehendaki. Mungkin saja Bunga/Preminya lebih murah. Seperti Shworoom mobil, pihak Leasing pun hanya memberikan pilihan kepada konsumen untuk memilih pihak Asuransi yg ada kerjasamanya dengan pihak Leasing. Karena baik itu Sales maupun Pimpinan Leasing tersebut mendapat FEE/Komisi dari pihak Asuransi. Selanjutnya konsumen juga pihak yg sangat dirugikan. Sebab Pihak Asuransi tidak perlu lagi terlalu bersaing di Segmen Otomotif. Tinggal mencari kerjasama sebanyak mungkin dengan pihak Leasing.

Jika melihat semua uraian diatas kita ini pihak konsumen menjadi sapi perah pihak2 yg tersebut diatas. Tapi saya pun sadar, jika tidak mampu membeli mobil baru secara Cash maka harus mengalami hal2 tersebut diatas. Maka dari uraian itu semua sebenarnya Pihak Sales/Showroom mobil lebih senang/suka pihak konsumen membeli secara kredit ketimbang beli secara Cash. Karena banyak KOMISINYA.

Salam,

Tony
Medan


Artikel lain dalam kategori Bisnis & Layanan Finansial :

Komentar Anda ?

Jadikan komentar anda yang pertama !

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru