http://www.bluetooth.bizuniversal.com/

Online
Saat ini ada 42 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 1196

Dunia Konsumen - Opini

Panduan (manual atau user guide) Berbahasa Indonesia

Selasa, 26 Februari 2008

Bantuan Artikel
Oleh: Mohammad Iqbal Santoso

Banyak produk yang dipasarkan di Indonesia terutama produk elektronika, mesin dan komputer yang tidak menyertakan panduan berbahasa Indonesia. Beberapa produsen sering menyertakan panduan yang menggunakan beberapa bahasa asing sekaligus, tetapi anehnya tidak ada yang berbahasa Indonesia, sehingga Panduan produk tsb menjadi mubadzir. karena konsumen tidak memahaminya.

Hal tersebut jelas melanggar pasal 8 ayat 1 huruf j UU 8/199 tentang perlindungan konsumen yang berbunyi "Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan atau jasa yang tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam Bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku".
Sanksi Pidana terhadap pelanggaran ketentuan tersebut tertulis dalam Pasal 62 UU 8/1999, yang bunyinya: "Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, dst. ... dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Panduan (manual atau user guide) dalam bahasa Indonesia sangat penting agar produk bisa digunakan secara optimal serta dapat menghindari kecelakaan atau kerugian akibat salah penggunaan produk (karena konsumen tidak memahami spesifikasi, kemampuan dan cara penggunaaan produk yang dibelinya). Apalagi kita tahu masih sangat banyak konsumen yang belum memahami bahasa asing dengan baik. Kerugian tidak hanya akan dialami oleh konsumen tetapi juga oleh produsen itu sendiri.

Konsumen yang menggunakan produknya tanpa metaati ketentuan produsen yang tercantum salam panduan mungkin akan mengalami kerugian (misalnya macet atau rusak) karena kesalahan penggunaan (karena tidak mengerti panduan berbahasa asing). Ahirnya konsumen tidak mempercayai lagi atau menilai jelek terhadap produk yang dibelinya tersebut. Tentu hal tersebut secara tidak langsung akan merugikan pula produsen.

Ironisnya banyak pula produk Indonesia sengaja tidak menyertakan panduan berbahasa Indonesia, tetapi justru menyertakan panduan dalam bahasa asing, padahal produk tersebut dipasarkan di Indonesia. Panduan berbahasa asing pada produk yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia justru dimaksudkan agar tampak lebih "keren" dan terkesan sebagai produk asing. Atau untuk mengangkat citra produknya berkualitas. Mereka menganggap kurang bergengsi atau takut tidak laku, jika produknya menggunakan petunjuk atau panduan berbahasa Indonesia. Panduan/Petunjuk berbahasa asing sengaja dicantumkan agar terkesan bahwa produk tersebut adalah produk Impor.

Sampai hari ini belum terdengar ada ada lembaga konsumen yang memperjuangkan hal tersebut, untuk itu saya mohon agar berbagai fihak yang terkait dalam hal ini Lembaga-lembaga perlindungan konsumen dapat mendorong atau kalu mungkin "memaksa" produsen atau penjual menyertakan panduan berbahasa Indonesia.

Mohammad Iqbal Santoso
Garut - Jabar


Artikel lain dalam kategori Dunia Konsumen :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 4 komentar


  1. P.N Jonathan | Pesan | Selasa, 26 Pebruari 2008

    Hal kecil tapi patut diperhatikan

  2. Eko Teguh | Pesan | Rabu, 27 Pebruari 2008

    mungkin memang hal kecil yang patut diperhatikan (seperti kata bung P.N. Jonathan), tetapi mungkin perlu dipertanyakan juga, kalau misalkan disertakan buku panduan, Apakah akan dibaca??? Apalagi kalau buku panduannya tebal. Contoh seperti buku panduan HP atau televisi. Masihkah terbaca?

    Kemudian, untuk barang-2 elektronik khusus gmn? (contohnya Komputer). Di dalamnya khan banyak sekali program. Apa harus dibuatin manualnya juga?

  3. romy | Pesan | Sabtu, 01 Maret 2008

    Apakah bila diberikan panduan versi bahasa Indonesia yang baku, masyarakat awam bisa mengerti yang ditulis di sana?

    Contoh :

    Scan = pindai.

    Download = pengunduhan.

    Copy = salin.

    Apakah bila ditulis seperti itu, kita bisa langsung mengerti? icon_eek

  4. Vincie | Pesan | Kamis, 10 April 2008

    Setahu saya,polisi dari thn 2006 udh gencar 'kok razia buku panduan

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru