Online
Saat ini ada 46 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Barang Konsumen/Peralatan Rumah Tangga - Opini
Tentang 2 Harga untuk Elpiji
Sabtu, 23 Februari 2008
Bantuan Artikel
Artinya jika Pertamina menjual dibawah harga tersebut Pertamina telah mengalami kerugian yang amat besar, atau kemungkinan lainnya adalah untuk mencegah supaya tidak ada pesaing dari luar yang masuk sehingga pertamina tetap bisa memonopoli bisnis elpiji.
Apapun itu akibat dari penjualan di bawah harga sebenarnya bisa kita lihat dari seringnya terjadi kelangkaan di berbagai daerah, lihat saja di daerah Medan dan Pontianak, karena langka, harga jual Elpiji 12 kg malah naik lebih dari 100%, lebih mahal dari harga elpiji apabila Pertamina menngenakan harga sesuai harga sebenarnya/harga ekonomi. Itu juga ditambah dengan antrian yang panjang untuk mendapatkannya. Saya yakin kelangkaan disebabkan karena Pertamina menahan penjualan mereka, toh tidak ada perusahaan yang ingin merugi terus menerus.
Menurut saya untuk elpiji 12 kg yang notabene dipergunakan kalangan menengah atas, restoran dan hotel tersebut akan lebih baik bila harganya disesuaikan dengan harga industri, selain untuk mencegah terjadinya kelangkaan yang berbuntut kenaikan harga yang tidak terkendali juga seperti yang dikatakan saudara Agus di artikelnya yaitu untuk mencegah terjadinya penyelewengan distribusi elpiji 12 kg.
Saya yakin banyak kalangan masyarakat yang tidak setuju, tapi bagi kalangan pebisnis yang lebih mementingkan keamanan supply, penyelesaian persoalan kelangkaan jauh lebih penting.
Haryo
Bandung
Apapun itu akibat dari penjualan di bawah harga sebenarnya bisa kita lihat dari seringnya terjadi kelangkaan di berbagai daerah, lihat saja di daerah Medan dan Pontianak, karena langka, harga jual Elpiji 12 kg malah naik lebih dari 100%, lebih mahal dari harga elpiji apabila Pertamina menngenakan harga sesuai harga sebenarnya/harga ekonomi. Itu juga ditambah dengan antrian yang panjang untuk mendapatkannya. Saya yakin kelangkaan disebabkan karena Pertamina menahan penjualan mereka, toh tidak ada perusahaan yang ingin merugi terus menerus.
Menurut saya untuk elpiji 12 kg yang notabene dipergunakan kalangan menengah atas, restoran dan hotel tersebut akan lebih baik bila harganya disesuaikan dengan harga industri, selain untuk mencegah terjadinya kelangkaan yang berbuntut kenaikan harga yang tidak terkendali juga seperti yang dikatakan saudara Agus di artikelnya yaitu untuk mencegah terjadinya penyelewengan distribusi elpiji 12 kg.
Saya yakin banyak kalangan masyarakat yang tidak setuju, tapi bagi kalangan pebisnis yang lebih mementingkan keamanan supply, penyelesaian persoalan kelangkaan jauh lebih penting.
Haryo
Bandung
Komentar Anda ?
Jadikan komentar anda yang pertama !
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru


Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda