http://www.bluetooth.bizuniversal.com/

Online
Saat ini ada 48 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 876

Lain-Lain/Sosial & Budaya - Opini

Bahasa Indonesia Saja

Rabu, 05 Desember 2007

Bantuan Artikel
Saya punya saran untuk Starbucks Yogyakarta. Mbak-mbak dan Mas-mas yang melayani konsumen di Starbucks selalu menggunakan istilah dengan bahasa Inggris (terutama seperti promo yang sedang berlangsung). Walau tidak semua kata yang diucapkan menggunakan Bahasa Inggris.

Tapi, bagaimana jika yang datang kesana adalah warga dari desa yang belum pernah mengenal Bahasa Inggris?
Saya pernah melihat dan mendengar, seseorang yang membeli minuman di sana, walau telah bertanya istilah itu apa artinya, namun masih saja Mas/Mbaknya yang kerja di sana menyebut ulang istilah tersebut dan tidak menerjemahkan ke Bahasa Indonesia (kasihan). Jadi repot kan. Saya sempat gemas dibuatnya.

Yang salah konsumen yang tidak bisa Bahasa Inggris atau pelayan yang terlalu jago Bahasa Inggris sehingga lupa berada di negara mana dia tinggal dan lupa kalau sedang melayani orang Indonesia.

Saran lain jika memang prinsip Starbucks menggunakan istilah Bahasa Inggris, mohon ditulis di pintu masuk, bahwa konsumen harus mengerti istilah tersebut,agar tidak malu-maluin bagi konsumen dan urusan transaksi di kasir berjalan lancar.

Hanya sekedar saran. Terima kasih banyak dan sukses selalu untuk Starbucks Yogyakarta.

Suryo
Jl. Godean, Yogyakarta


Artikel lain dalam kategori Lain-Lain/Sosial & Budaya :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 9 komentar


  1. Fino Desmara | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    Saran anda cukup bagus, tapi aku rasa sangat sulit bagi "STARBUKS COFFEE"untuk melakukan hal seperti yang anda minta, karena menurut saya "STARBUKS COFFEE" memang bukan untuk kalangan LOW CLASS (Kelas bawah) melainkan untuk MIDDLE CLASS to HIGH CLASS (Kelas Menengah hingga Kelas Atas). Lihat aja harga yang ditawarkannya (jelas diatas harga pasaran). Jadi saya sarankan kalau kamu memang kurang nyaman, ya lebih baik cari Cafe lain yang lebih (Indonesia gitu lohhh) kalau aku seh mending nongkrong diwarung kopi aja bareng teman icon_lol icon_evil

  2. Brio | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    Memang aneh di Indonesia ini kadang kadang lebih menghargai bahasa asing dp. bahasa sendiri.Coba perhatikan banyak tempat (khususnya hotel) lebih menghargai kebiasaan asing dp.kebiasaan Indonesia walaupun mungkin hotel tersebut tidak pernah menerima tamu asing (contoh WC yang tidak ada air utk pembersih adanya hanya tissue), juga istilah istilah yang digunakan memakai bahasa asing.Ya bukan itu saja kalau kita perhatikan iklan iklan khususnya bidang perumahan selalu mempergunakan bahasa Inggris seakan akan kita di Amerika atau Inggris padahal yang akan membeli orang Indonesia. Kita tidak mencontoh Thailand atau Jepang walaupun banyak turis tetapi tulisan dan bahasa Nasionalnya tetap dipergunakan secara umum.Mas Suryo mungkin termasuk perjanjian francaise (apa lagi ini!!)harus memakai bahasa Inggris walaupun pembelinya orang Godean icon_lol icon_lol icon_lol

  3. P.N Jonathan | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    Terus saja tanya dalam bahasa Indonesia sampai mereka jawab dalam bahasa Indonesia karena mereka kan di training bahasa Inggris hanya seputar apa yang mereka tawarkan..lebihnya mereka bahasa Indonesia juga lah icon_biggrin

  4. ius | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    di lihat dari sundung pandang manapun tetap ga akan dapet intinya, kalo saya melihatnya, itu sebagai bahasa international yang harus bisa di pahami setiap orang, walaupun cuma sedikit sekali, karena bkn ga mungkin pada saat perdagangan bebas nanti byk perusahaan asing yang masuk, dan akhirnya menggunakan bahasa inggris...

    kalo soal starbucks, saya rasa ga akan mungkin berubah dalam penggunaan bahasa sedangkan starbucks itu toko international yang rata2 memiliki store di setiap negara, kalo orang desa ke starbucks, harus di liat dl desanya, dari indonesia apa bukan hehehehe icon_biggrin

  5. Ndey | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    Saya rasa belum tentu semua masyarakat "middle class" ataupun "high class" (pembagian kasta menurut saudara 'Fino') yang mengunjungi starbucks bisa berbahasa inggris. icon_wink

    Memang tidak ada salah nya karyawan starbucks menyebut kan nama minuman nya dengan menggunakan bahasa inggris tapi apabila ada konsumen yg tidak mengerti seharus nya menjelaskan dengan bahasa indonesia. icon_biggrin

  6. Johnny Antonius | Pesan | Kamis, 06 Desember 2007

    kl mnurut saya sih itu hanya masalah kekurang pengetahuan produk mereka sendiri oleh pegawai2 starbucks aja...

    kl diganti menjadi bahasa indonesia sih, ntar jadinya aneh sekali...kl memang ingin tau apa artinya,harusnya pegawai2 starbucks sdh siap memberikan penjelasan mengenai menu atau bahan2 apa saja yg dipakai yg diwakili oleh bahasa inggris tsb...

    tp tetap saja tdk perlu diganti dgn bahasa indonesia...

  7. Ragil_Bogart | Pesan | Jumat, 07 Desember 2007

    satu Bahasa. Bahasa Persatuan. Bahasa Indonesia

    Mungkin dalam komunikasi yang paling penting 'nyambung', baik lah...

    Tapi tetap Bangsa Indonesia harus punya identitas.

  8. Akyas | Pesan | Jumat, 28 Desember 2007

    Saya pikir jika menyangkut soal menu yang STARBUCK tawarkan itu sudah jadi trademark mereka.ada juga kan beberapa menu yang jika di translate ke bhs indonesia menjadi lucu.

    Tapi pelayanannya memang perlu lebih komunikatif lagi dengan konsumen dengan tidak memandang strata konsumen tersebut,bukannya hak setiap konsumen itu sama?

  9. Markus | Pesan | Kamis, 27 Maret 2008

    Kalau pakai bahasa Indonesia itu memang harus ke Warung Kopi...kalau ke StarBucks harus pakai bahasa Inggris.....syarat utama mnu kopi di Starbucks, harus bisa bahasa Inggris...biar nggak kaget sama harganya...

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru