Online
Saat ini ada 151 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Transportasi/Kereta Api - Kritik & Saran
Pantas Saja PT KAI Merugi..
Jumat, 09 November 2007
Bantuan Artikel
Saya selalu rajin membeli tiket yang harganya Rp.100.000 untuk sekali jalan, tapi saya sering melihat dengan mata kepala sendiri di kereta-kereta tersebut banyak penumpang "special". Kenapa special? karena setelah iseng saya bertanya ke penumpang "special" itu betapa mengejutkan mereka hanya membayar tiket seharga 30.000 untuk sekali jalan dari Jakarta ke Jogja, dan mereka bisa memperoleh tempat duduk seperti saya yang membayar Rp 100.000,-.
Bukan main mengejutkan sekali dan praktek seperti itu akan banyak sekali dijumpai terutama pada hari Jumat malam atau minggu malam. Bagaimana sih sistem pengawasan di PT KAI ini? dengan mata kepala sendiri saya lihat seorang oknum petugas restorasi menarik uang dari para penumpang "special" ini yang seakan lebih terkesan sebagai saudara daripada petugas karena mereka akrab sekali.
Berapa uang negara yang masuk ke kantong-kantong seperti ini? bukankah ini dari bagian dari korupsi juga? kenapa mereka tidak ditindak oleh PT KAI? Jangan-jangan operasi seperti ini melibatkan semua oknum dalam satu rangkaian kereta?
Saya dukung sekali PT KAI memberi denda 200% bagi penumpang gelap, tapi yang terjadi kenapa penumpang gelap selalu ada dan mendapat tempat? Apa gunanya pengawasan yang dilakukan selama ini? pantas saja PT KAI selalu merugi dan tidak pernah bisa meningkatkan kualitas pelayanannya dengan selalu berasalan pendapatan merugi..bagaimana tidak rugi, ulah oknum pegawainya begitu!
Saya cinta kereta api Indonesia, bersihkan wajah perkeretaapian kita dari oknum-oknum yang merongrong kinerja usaha seperti itu kalau perlu dipecat dan dihukum karena dianggap sebagai korupsi!
Eko Febri
Tirto Bangunjiwo
Kasihan Bantul
Bukan main mengejutkan sekali dan praktek seperti itu akan banyak sekali dijumpai terutama pada hari Jumat malam atau minggu malam. Bagaimana sih sistem pengawasan di PT KAI ini? dengan mata kepala sendiri saya lihat seorang oknum petugas restorasi menarik uang dari para penumpang "special" ini yang seakan lebih terkesan sebagai saudara daripada petugas karena mereka akrab sekali.
Berapa uang negara yang masuk ke kantong-kantong seperti ini? bukankah ini dari bagian dari korupsi juga? kenapa mereka tidak ditindak oleh PT KAI? Jangan-jangan operasi seperti ini melibatkan semua oknum dalam satu rangkaian kereta?
Saya dukung sekali PT KAI memberi denda 200% bagi penumpang gelap, tapi yang terjadi kenapa penumpang gelap selalu ada dan mendapat tempat? Apa gunanya pengawasan yang dilakukan selama ini? pantas saja PT KAI selalu merugi dan tidak pernah bisa meningkatkan kualitas pelayanannya dengan selalu berasalan pendapatan merugi..bagaimana tidak rugi, ulah oknum pegawainya begitu!
Saya cinta kereta api Indonesia, bersihkan wajah perkeretaapian kita dari oknum-oknum yang merongrong kinerja usaha seperti itu kalau perlu dipecat dan dihukum karena dianggap sebagai korupsi!
Eko Febri
Tirto Bangunjiwo
Kasihan Bantul
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 2 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
itulah kenapa banyak kereta yang tabrakan...itu salah satu sebabnya....
Itulah uniknya Indonesia