Online
Saat ini ada 151 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.

Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login




 


 Tidak bisa login?
 Mau daftar? KLIK DI SINI!
Polling

Menurut Anda, Media Konsumen itu...

[ Hasil | Polling ]

Votes: 1765

Transportasi/Kereta Api - Kritik & Saran

Pantas Saja PT KAI Merugi..

Jumat, 09 November 2007

Bantuan Artikel
Saya sering menggunakan jasa kereta api terutama Senja Utama Jogja atau Solo dan Fajar Utama Jogja. Setiap 1 bulan sekali saya menyempatkan diri pulang ke Jogja dari Serpong. Setiap itu pula ada rasa ketidakadilan timbul saat menaiki kereta api tersebut.
Saya selalu rajin membeli tiket yang harganya Rp.100.000 untuk sekali jalan, tapi saya sering melihat dengan mata kepala sendiri di kereta-kereta tersebut banyak penumpang "special". Kenapa special? karena setelah iseng saya bertanya ke penumpang "special" itu betapa mengejutkan mereka hanya membayar tiket seharga 30.000 untuk sekali jalan dari Jakarta ke Jogja, dan mereka bisa memperoleh tempat duduk seperti saya yang membayar Rp 100.000,-.

Bukan main mengejutkan sekali dan praktek seperti itu akan banyak sekali dijumpai terutama pada hari Jumat malam atau minggu malam. Bagaimana sih sistem pengawasan di PT KAI ini? dengan mata kepala sendiri saya lihat seorang oknum petugas restorasi menarik uang dari para penumpang "special" ini yang seakan lebih terkesan sebagai saudara daripada petugas karena mereka akrab sekali.

Berapa uang negara yang masuk ke kantong-kantong seperti ini? bukankah ini dari bagian dari korupsi juga? kenapa mereka tidak ditindak oleh PT KAI? Jangan-jangan operasi seperti ini melibatkan semua oknum dalam satu rangkaian kereta?

Saya dukung sekali PT KAI memberi denda 200% bagi penumpang gelap, tapi yang terjadi kenapa penumpang gelap selalu ada dan mendapat tempat? Apa gunanya pengawasan yang dilakukan selama ini? pantas saja PT KAI selalu merugi dan tidak pernah bisa meningkatkan kualitas pelayanannya dengan selalu berasalan pendapatan merugi..bagaimana tidak rugi, ulah oknum pegawainya begitu!

Saya cinta kereta api Indonesia, bersihkan wajah perkeretaapian kita dari oknum-oknum yang merongrong kinerja usaha seperti itu kalau perlu dipecat dan dihukum karena dianggap sebagai korupsi!

Eko Febri
Tirto Bangunjiwo
Kasihan Bantul


Artikel lain dalam kategori Transportasi/Kereta Api :

Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 2 komentar


  1. permana | Pesan | Kamis, 08 November 2007

    itulah kenapa banyak kereta yang tabrakan...itu salah satu sebabnya.... icon_lol

  2. P.N Jonathan | Pesan | Jumat, 09 November 2007

    Itulah uniknya Indonesia

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !


 Pencarian lebih lanjut dengan Google..

Google
 
Web www.mediakonsumen.com



Surat/Artikel Terbaru



Komentar Terbaru