Online
Saat ini ada 35 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Jasa Pelayanan/Biro Perjalanan - Keluhan
Permintaan Berhenti Keanggotaan Family Tour
Jumat, 10 Oktober 2008
Bantuan Artikel
Pimpinan Grup Famili Tour
di Jakarta Pusat
Dengan perantaraan artikel ini saya adalah salah satu sasaran yang anda bidik dimana sekitar bulan November 2007 ditawari untuk menjadi anggota famili tour dan pada waktu itu diiming - imingi dengan berbagai fasilitas dan pada waktu itu kami tertarik sehingga dengan tidak sengaja membocorkan no rek kartu kridit kepada saudara dan dengan mudahnya kartu kridit saya didebet.
tetapi setelah saya pikir-pikir ternyata tidak menguntungkan dan pada waktu itu baru 5 hari sehingga saya mengajukan klem untuk mengundurkan diri dan direspon oleh yang namanya ibu Nadin dengan catatan kartu keanggotaan Familitour dikembalikan dan oleh saya dikembalikan melalui paket tiki yang berada di Cijerah tetapi ibu nadin meminta uang sebersar Rp.450.000 untuk biaya administrasi dan saya langsung mentransfer uang ke Ibu Nadin tetapi kenyataannya tidak bertanggungjawab uang saya tidak dikembalikan .
untuk itu mohon segera diselesaikan secara baik-baik sebelum bertindak lebih lanjut karena pihak famili memiliki hati nurani dan tidak ada niatan untuk menipu orang dengan alasan masuk menjadi anggotaTravel Family Tour.
Demikian dengan hati yang terluka saya slah satu yang menjadi korban anda
...yang kena musibah
Soleh effendi
Guru SMK Negeri 5
Kota Bandung
JL. BOJONG KONENG NO.27
Bandung
Demikian dengan hati yang terluka saya slah satu yang menjadi korban anda
...yang kena musibah
Soleh effendi
Guru SMK Negeri 5
Kota Bandung
JL. BOJONG KONENG NO.27
Bandung
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 9 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Waduh kang Soleh kade atuh eta mah kantor nu didamelna maling hungkul...atos loba nu complain
Pak Soleh, kayaknya percuma deh bapak complain, banyak sekali teman2 yang sudah terjebak oleh Famili tour dan sampai sekarang masalahnya tidak selesai2
cape de famili tur lagi....
RAMPOK TERUSSSSSSSSSS
Kalo Bapak Mau komplain & Di Tanggapi Dengan Serius Oleh Pihak Famili Tour, lebih Baik Bapak Datang ke Jakarta dengan membawa bodiquard ( Polisi ) acak - acak aja tuh kantor, . tapi pak setahu saya family tour yang kantor cabang rata - rata sudah di tutup.
buruan pak mumpung yang pusat masih buka, mending segera di urusin pak. ntar uangnya ilang lagi...
Heran ya, nih perush. gak berhenti2nya menipu org dengan cara spt ini
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0609/01/opini/2919983.htm
itu situsnya untuk berita ini :
Jebakan Paket Family Tour
Pada 9 Agustus 2006 istri saya didatangi oleh seseorang, Saudara Ismail, dari Family Tour beralamat di Jalan Plaju, Jakarta Pusat, yang menawarkan paket voucher tiket, hotel, dan sejenisnya, bekerja sama dengan Education Card/EC. Sebelumnya ada seorang staf lain, Saudara Renaldo, yang menawarkan melalui telepon. Di voucher tiket tertera perjalanan hanya untuk jalur Jakarta-Surabaya.
Ketika ditanya orang tersebut meyakinkan bahwa tiket dapat diubah jalur ke Medan dan dengan armada apa saja, termasuk dengan pesawat Garuda. Segera saya telepon Family Tour untuk klarifikasi dan stafnya, Saudari Sharen, membenarkan hal itu, tanpa menyebutkan persyaratan. Keesokan harinya, setelah transaksi di rumah, saya mendatangi alamat tersebut dan ternyata jalur tiket tidak dapat diubah, termasuk untuk pesawat Garuda. Kecuali dengan up grade biaya tertentu.
Saya sudah berusaha untuk menemui staf yang berkaitan, namun alasannya sedang keluar/tidak bisa dihubungi. Ketika di Family Tour, saya juga bertemu seorang bapak yang mengaku terjadi masalah dengan paket Family Tour tentang tiket. Ternyata semua hanya merupakan praktik pemasaran yang kotor, bersifat menjebak dan sangat merugikan. Harap semua pihak berhati-hati berhubungan dengan penawaran sejenis oleh Family Tour.
Michael Winata
Pluit Timur Blok NS, Jakarta Utara
ternyata ga cuma luar daerah doang yg kena, daerah sendiri juga dilabrak.... kumaha yeuuuh...
harusmya pihak bank juga tanggap karena udah banyak complain kaya gini, baiknya masuk black list atau diputuskan hub kerjasamanya karena nama bank jug ajadi kebawa2... (tapi bank juga untung atuh ya, dapet pemasukan dari family/samudra/atau apalah nama samarannya.... dasar oncom....)
Keknya mereka dapet data bukan dari bank penerbit kartu kredit tapi dari instansi lain yg menjual data2 kita.
Aku pernah di hubungi untuk penawaran produk2 seperti ini, dan saya langsung balek tanya dia dapet data saya dari mana sbb saya minta mereka jadi saksi sbb bank tsb mau kupermasalkan.
Mereka dapet semua data lengkap kita dari jati diri kita,no kartu kredit, tanggal expire, dan 3 nomor digit dibelakang kartu kredit. Sbb mereka sendiri menyebutkan semua data2 tsb waktu saya tanya ke mereka.
Saya udh datangin tuh kantor jl paju no 18, ternayat mereka udh pindh dr bulan Agustus dan tidak ada pemberitahuan pindah kemana....(pdhl udh bawa pasukan semobil :P)