Online
Saat ini ada 37 pengunjung tamu dan 0 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Bisnis & Layanan Finansial/Asuransi & Leasing - Keluhan
Kecewa dengan Agent Asuransi Investasi Prudential
Rabu, 24 September 2008
Bantuan Artikel
Sahabatnya ini ternyata masih newby buat jadi agent dan waktu prospek didampingi oleh atasannya (supervisornya mungkin?). Dan setelah menerangkan panjang lebar, akhirnya dipilihlah Asuransi Investasi dari Prudent.
Waktu itu sang atasan dan sahabat istri saya tidak ada sedikit pun mengatakan bahwa dia harus MEDICAL CHECK-UP sebagai syarat yang biasa harus dilakukan oleh calon nasabah.
Beberapa waktu lalu karena saya baru tahu dia ikutan asuransi investasi, saya minta dia untuk menutup. Akhirnya dia menghubungi sahabatnya dan ingin menutup investasi nya. Jawabannya simple...boleh kok ditutup investasinya, tapi kamu HARUS MEDICAL CHECK-UP. Trus istri saya tanya knapa harus medical check-up, jawabannya juga simple..KARENA BERAT BADAN KAMU SUDAH BERTAMBAH! Ditanya lagi sama istri saya, kok dulu gak disuruh...jawabannya juga lucu...WAKTU MENDAFTAR, KAMU KELIHATAN SEHAT..
Pas denger ini..saya ketawa ngakak...lucu banget kasih argumenya..dan ditambah lagi gini...nanti kalo kamu masuk RS, aku pasti bantuin untuk claim..percaya de..
Tambah ngakak saya nya..abis lucu banget..emang itu perusaan punya moyangnya...
Tapi 1 permasalahannya..istri saya tidak mau menutup semuanya (pdahal saya pingin dia menutupnya) dengan alasan takut kehilangan sahabat..
CAPEK DEEEE...mungkin bisa dikatakan bener..agent2 asuransi seperti orang jualan MLM...yang akhirnya pada kehilangan sahabatnya karena cuman ngomong duank..
So..khususnya buat agent Prudent..kalo ngomong yang bener yahhhhh...jangan ngerugiin orang..apalagi sahabat anda!!
Nama & alamat ada pada redaksi
Beberapa waktu lalu karena saya baru tahu dia ikutan asuransi investasi, saya minta dia untuk menutup. Akhirnya dia menghubungi sahabatnya dan ingin menutup investasi nya. Jawabannya simple...boleh kok ditutup investasinya, tapi kamu HARUS MEDICAL CHECK-UP. Trus istri saya tanya knapa harus medical check-up, jawabannya juga simple..KARENA BERAT BADAN KAMU SUDAH BERTAMBAH! Ditanya lagi sama istri saya, kok dulu gak disuruh...jawabannya juga lucu...WAKTU MENDAFTAR, KAMU KELIHATAN SEHAT..
Pas denger ini..saya ketawa ngakak...lucu banget kasih argumenya..dan ditambah lagi gini...nanti kalo kamu masuk RS, aku pasti bantuin untuk claim..percaya de..
Tambah ngakak saya nya..abis lucu banget..emang itu perusaan punya moyangnya...
Tapi 1 permasalahannya..istri saya tidak mau menutup semuanya (pdahal saya pingin dia menutupnya) dengan alasan takut kehilangan sahabat..
CAPEK DEEEE...mungkin bisa dikatakan bener..agent2 asuransi seperti orang jualan MLM...yang akhirnya pada kehilangan sahabatnya karena cuman ngomong duank..
So..khususnya buat agent Prudent..kalo ngomong yang bener yahhhhh...jangan ngerugiin orang..apalagi sahabat anda!!
Nama & alamat ada pada redaksi
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 24 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Huahahahahahahahhahaha.. lucuuu bangettt alasannyaa
Yang tulis ini kayaknya konsumen orang Jogya ya
wah itu pasti tdk di training dulu agent nya
supervisornya juga oknum
harusnya saat penawaran .. bla .. bla .. bla ...
jadi istri anda tidak .. bla .. bla ..bla ...
percayalah, perusahaan kami adalah yg terbaik, dapat dilihat di majalah anu edisi sekian .....
waduh...waduh...saya rasa itu agennya tukang mabuk kalee... saran saya,kepada siapa pun yang akan memiliki asuransi sebaiknya lihat kemampuan agen dalam menjelaskan sesuatu dan jgn lupa tanyakan dulu lisensi dari agennya.
dan kepada nasabah yang mengalami kekecewaan sebaiknya jgn dulu main pukul rata menjelekkan nasabah or perush. pelajari dulu kasusnya dengan kepala jernih. tidak ada agen ataupun perush asuransi yang ingin merugikan nasabah. dan percayalah..prudential tidak akan melakukan itu.
Kalo saya liat case nya sih, bener2 murni kesalahan agen yg mungkin tidak lulus training.
Sahabat bole jd teman dekat, tp bisnis tetaplah bisnis.
Saran saya, minta kejelasan yg lebih detail kepada org yg lebih berpengalaman di prudential.
Salah satu sifat manusia adalah mencari sekutu. Pecundang akan berusaha berkumpul dng pecundang ataupaling tidak mempengaruhi orang lain agar bs masuk kekelompoknya demikian juga dngn pemenang.
Salah satu ciri pecundang adalah jk ada orang lain punya masalah dia bukan memberi jalan keluar tapi malah " ngompori". Ingat JIKA ASAL JANGAN USUL JIKA USUL GAK BOLEH ASAL
@ Penulis artikel ini
Saran saya untuk Bapak, coba Bapak hubungi Agent nya kembali (atau atasannya) dan minta penjelasan selengkapnya dari dia. Menurut pendapat saya pribadi, dalam kasus ini (bila memang seperti itu keadaannya) kesalahan nya ada di pihak Agent, karena pengetahuan dia dangkal sekali sebagai Agent (mungkin karena dia masih baru saat itu).
Tapi tunggu dulu, ada yg aneh dan rancu dalam kasus ini.
Untuk melakukan surrender (menutup polis asuransi), TIDAK diperlukan medical check-up sama sekali. Medical check-up HANYA dilakukan jika:
- CALON nasabah AKAN masuk dalam jumlah yang cukup besar, atau
- CALON nasabah memiliki gangguan kesehatan yg sudah diderita sebelumnya, atau
- Nasabah akan menaikkan uang pertanggungan dalam jumlah tertentu yg cukup besar, atau
- Nasabah yg terkena exclusion ingin melakukan peninjauan ulang.
Jadi, saya ingin bertanya kembali kepada penulis artikel ini, apakah memang benar istri Anda ingin menutup asuransinya? atau malah istri anda ingin menambah asuransi? hehe
- Jika benar ingin menutup, jelas TIDAK perlu medical check-up.
- Jika ingin menambah asuransi, MUNGKIN harus check-up (tergantung usia, uang pertanggungan, dan kondisi kesehatan).
@ Nouvelle, & Bambang
Saya senang sekali ternyata masih banyak orang bijak yg mampu berpikir jernih di Indonesia ini. hehehe. Karena biasanya bila ada konsumen yg menulis artikel krn merasa kecewa dgn suatu produk, akan banyak sekali komentar2 miring (dan tidak bermutu) yg muncul, yg bukannya menyelesaikan masalah tetapi malah ikut membumbui masalah tersebut.
Di perusahaan manapun, di bidang apa pun, dan sampai kapan pun ... pasti ada 2 jenis manusia: pekerja yg baik dan pekerja yang buruk. Jadi tolong jangan menjelek-jelekan satu profesi hanya karena Anda pernah kecewa dengan seseorang dari profesi tersebut. Tidak semua Agent asuransi itu baik, dan begitu juga sebaliknya, tidak semua Agent asuransi itu buruk. Begitu pun dengan profesi-profesi lain nya.
Good Work For All ...
Sekarang banyak post comment di thread asurasi yang kasih penjelasan bukan iklan.
Memang, tidak semua beriklan, ada juga yg membantu, tidak semua mengompori, ada juga yang menjernihkan, tidak semua agen buruk, ada juga yang baik, tidak selamanya siang, pasti ada malam.
IT WON'T RAIN ALL THE TIME, THAT'S MAKE LIFE BALANCE
Terima kasih buat tanggapannya rekan-rekan disini..
Maksud saya tiada ingin bikin judgment bahwa Prudent itu jelek..tapi saya menyatakan kecewa dengan kinerja agent + pedampingnya yang sudah memberikan info tidak benar kepada istri saya..dan karena ini pula saya menulis disini untuk mendapatkan masukan.
@Pak Yohanes, diatas saya menulis...saya menyuruh menutup yang investasi,bukan menutup asuransinya..dan untuk bisa terus ikutan asuransi..wajib harus medical checkup yang sebelumnya tidak dikatakan oleh sahabat istri saya + pendampingnya ketika mem-prospek istri saya untuk ikutan asuransi investasi.
@Opa..kok tau daku nyang nulis yah...hehehe
@ Pak Thomas
Istri Bapak kan sudah diterima menjadi nasabah (asuransi ataupun investasi), jadi tidak diperlukan medical check-up sama sekali bila hendak menutup polis (asuransi ataupunpun investasi).
Dan bila ingin tetap meneruskan asuransinya, tinggal melanjutkan pembayaran preminya saja, tidak perlu medical check-up juga. Jadi Bapak tdk usah khawatir, abaikan saja perkataan agent tersebut.
Klo dah masuk, trus digituin. Lapor aja ke surat pembaca di koran nasional biar ada tanggapan trus agen kyk gt ditegur. Kl emang bener sahabat ga mungkin sekonyol itu!
@Pakde Thomas,opa banyak spion di Jogya
asuransi adalah suatu bisnis jangka panjang bahkan tahunan, maka saran saya sebaiknya jangan masuk asuransi kalau hanya mengandalkan sahabat, rekan ataupun keluarga tapi cek dulu kapabilitas asuransi tersebut, khan tiap asuransi punya jalur komunikasi sendiri dengan ekternal contoh alamat email, jadi sebelum masul program tertentu kirim email dulu ke kantor pusat maka jawaban email dari kantor pusat itulah yang dapat bapak pegang sebagai acuan berapa tahun kemudian.
kebetulan 2 minggu yg lalu saya ditawarin teman untuk masuk asuransi prudential, namun saya meragukan teman saya tersebut (bukan dari kapabilitasnya, namun karena teman saya tersebut kerjanya pindah2 kota).
yang ingin saya tanyakan:
1. Semisal saya sudah ikut di asuransi PT.Prudential, dan saya mau meng-claim suatu hal. Apakah dapat langsung claim ke pihak PT. Prudentialnya, tanpa melalui agent (temen saya tersebut) terlebih dahulu?
2. @ p'yohanes :Medical check-up HANYA dilakukan jika:
- CALON nasabah AKAN masuk dalam jumlah yang cukup besar
kalo jumlah nya 1jt/bln, mesti medical check up ngga pak...?
thanks yah
saran saya sih, kalo mau masuk asuransi, jangan hanya agennya sebagai teman dekat, tapi liat juga keagenanannya, apakah si agen memang betul2 seorang agen yang profesional? atokah hanya bekerja sebagai agen yang sering pindah2 pekerjaan, menurut saya liat lah agen yg betul2 konsisten kerja di bisnis asuransi. asuransi sudah sama dengan MLM , jadi untuk masuk suatu asuransi, yang diliat adalah apakah si agen, sudah konsisten menjadi seorang agen asuransi prudential, kalo ditawarin asuransi jangan langsung masuk.
lagian kasusnya ini kok aneh ya... mau tutup kok medical chek-up, biasanya waktu kita masuk asuransi deh dilakukan medical chek-up.
sepertinya teman anda , bukanlah teman yang baik., tapi lebih kepada teman yang hanya memanfaatkan anda hanya untuk kepentingannya sendiri,
KEJUJURAN adalah hal penting dalam bisnis asuransi dan MLM. banyak sekarang orang menghilangkan KEJUJURAN, hanya untuk mencapai target penjualan.
GO FREEDOM !!!
@sheila yusuf
1.tanpa melalui agen sih bisa2 saja, namun tugas agen itulah untuk membantu kita mengajukan claim. sehingga kita tidak kesulitan.
2. medical check-up dilakukan tergantung antara Umur dan premi asuransinya.
bila umur ANDA sudah diatas 45 tahun dan Anda masuk dengan jumlah resiko awal diatas 200juta, maka baru dilakukan medical chek-up, namun itu semua tergantung kondisi dilapangan.(lebih baik tanyakan dengan jelas kepada agen ANDA. saran sih saya lebih baik lakukan medical-check-up)
Untuk Pak Yohannes Hermawan B BA
sekedar masukan jika anda adalah orang prudential atau pun dari perusahaan asuransi lain yang kebetulan membaca, mungkin perlu diperhatikan benar - benar kualitas agen anda. Sebaik apapun Prudential atau perusahaan anda, setidaknya saya, mengenal perusahaan anda dari agen - agen anda.
Untuk informasi yang diberikan dengan benar saja customer sering salah mengerti, apalagi kalau informasi yang diberikan jelas - jelas salah.
Anda suruh kami membaca polis dengan benar? banyak bagian - bagian polis ditulis dengan kata - kata yang rumit sampai saya tidak mengerti apa sih maunya (mungkin karena saya cuma D3 makanya tidak mengerti, jadi mohon maklum
)
- mungkin harus dikasih warning asuransi ini hanya untuk customer dengan pendidikan minimum ... dan latar belakang ... agar bisa mengerti isi polis -
sementara kami mempunyai kegiatan lain yang lebih penting dan lebih menarik lain dari pada berusaha mengabiskan berjam - jam mengartikan isi polis?
FYI, Saya selalu mengambil asuransi dari orang yang saya kenal, saya pikir jika nanti ada apa - apa anda suruh saya melawan anda dipengadilan, sudah tentu saya kalah habis - habisan, terus memenangnya ada waktu mengurusi klaim kecil - kecil sampai pekerjaan dikantor yang jadi kacau - balau? sudah pasti tidak mungkin sekali bagi saya yang hidupnya tergantung dari gaji, kemudian harus mengurusi anak saya yang manis - manis pilih mana sama ngurusin klaim?
pokoknya sampai saat ini saya masih merasa nasabah asuransi (diantaranya)selalu dalam posisi lemah.
Say tinggal menonjok agen asuransi kenalan saya itu
karena seperti yang anda katakan perusahaan anda itu adalah perusahaan yang baik cuma agennya saya yang belum terlatih sehingga customer bisa salah mengerti, mendapatkan informasi yang salah dsb.. dsb... penyebab kejadian tidak menyenangkan atau lucu lainnya dengan asuransi.
Oom Thomas Aquino.....saat ini setelah saham dunia terpuruk...itu agen agent investasi nggak kedengaran suaranya yah di MK tercinta ini
kok mereka nggak terus terang seperti waktu menawarkan yah
Oom Thomas daku kasih gambaran aja yah..lagi resesi dunia begini dan harga semua saham pada turun..tabunganku samapai sekarang dah aku itung Euro 1100 anjlok dari nilai nominal yg aku setor saban bulan...padahal aku nabung jangka panjang dari tahun 1995 dan jatuh temponya tahun depan oktober 2009...kesimpulannya tahun depan daku nggak bakal menerima spt yg daku harapkan,mudah mudahan lebih dari nominalnya,tapi kalau sekarang aja goncang..harapan kecil tentunya..Nah Oom Thomas dan semua yang pernah ditawarin investasi oleh agent insurance....jadikan tulisan saya ini sebagai gambaran jika anda ingin menanam uang anda melalui investasi yg sering anda baca...kalian bisa ambil kesimpulan sendiri,saya tdk menganjurkan dan juga tdk melarang
Masalah pasal2 yang ada dalam polis asuransi jiwa terlihat membingungkan, itu disebabkan nasabah tidak langsung membaca pada masalah atau prosedur yang dicari melainkan membaca semua jadinya ya bingung
, sebetulnya simple tapi balik lagi ke agen yang menjelaskan atau tidak...
masalah investasi itu tergantung tujuan, skr asuransi plus investasi itu adalah tetap yang harus diutamakan proteksi dulu, investasi itu adalah penunjang atau bonus. tidak ada perusahaan manapun yang menjamin investasi, baik itu bank atau badan keuangan yang lain karena investasi itu fluktuatif adanya..
sekarang kesalahan pertama memang ada di agen yang menonjolkan investasi terlebih dahulu bukannya nilai proteksinya, tapi dibalik itu kebanyakan di negara kita ini calon nasabah bilang butuh asuransi tapi tetep mengutamakan investasi... ya kejadiannya jadi begini..
tapi yang lucunya lagi mereka nggak pernah ribut dalam masalah mengasuransikan harta seperti mobil... mereka nggak pernah complain uangnya nggak kembali padahal uang yang mereka bayar buat premi asuransi tersebut lebih besar dari asuransi jiwa mereka...
God Bless U all.........
NB: Bagi para nasabah ataupun siapapun yg ingin bertanya atau tukar pikiran dengan saya atau keluhan anda, saya siap membantu mendengar dan menjawab anda dengan sepenuh hati. Itu KOMITMENT yang bisa saya berikan kepada anda.
Alfonsus Giovanni & Maureen Dotulong
Financial Consultan for PT BUSS ALLIANZ
Hp.+6221-93009556/
0857 8206 8888 (ONLINE 24hours)
email: snofla86@yahoo.com
PT BUSS ALLIANZ
MENARA RAJAWALI 6th Floor
Mega Kuningan
South Jakarta
www.bussasia.co.id / www.allianz.com
keputusan mana yg terbaik hanya ada dalam diri para nasabah atau calon nasabah itu sendiri,karena mereka tahu jelas mana yg terbaik untuk mereka dan keluarga mereka, bahkan org yg mereka cintai.kita sebagai fc atau agent berikanlah pelayanan yg maksimal untuk para nasabah kita sepenuh HATI, semua kembali kepada diri agent masing2 lebih mementingkan KEBUTUHAN para nasabahnya atau dirinya pribadi..
begitu pula dengan nasabah, toh pasti sebelum mengambil keputusan bisa memilih terlebih dahulu, menilai dan tahu jelas keputusan mana yg terbaik untuk dirinya dan kluarganya yg dia cintai.
Peace to all..
Mendingan tanya langsung ke customer service-nya. Daripada salah informasi jika via agen.
Halo rekan2 semua... bagi yang serius ingin tau lebih banyak tentang asuransi dan bisnis asuransi harap hubungi saya di 0858-8059-5099 & 021-9371-5082 & email saya mr_oey.allianz@yahoo.com.
Thank you.
Mr Oey
Buss Dev Manager
HP : 0858-8059-5099 & 021-9371-5082